
Meskipun, dulu sering terjadi pertengkaran rumah tangga dengan adiknya itu. Tapi, ia tetap tak bisa memungkiri bahwa Zean adalah saudaranya. Selain, Zean dan Lova serta Zidan anaknya. Tidak ada lagi yg ia miliki selain juga teman-temannya seperti Bara dan juga Steven. Sean di dalam sikapnya yg angkuh dan sombong itu diam-diam juga memiliki sifat lembut sebagai seorang kakak. Meskipun, caranya ia menyayangi adiknya Zean berbeda dengan kebanyakan saudara sedarah. Tapi, tetap saja ia tak bisa menyembunyikan kerinduannya akan Zean yg hilang entah kemana.
Two Husband S2 Epds-29
Macau
Zhang Jie Luo dan Tian Cheng sudah tiba di Macau. Mereka sedang menyusun rencana mengadu nasib di Macau. Di mana di negara tersebut banyak sekali arena perjudian alias kasino berdiri.
Tian Cheng : "Zhang-Zhang, disinilah aku akan membantumu mengubah nasibmu."
Zhang Jie Luo terdiam. Matanya lurus menatap ke depan. Tian Cheng memperhatikannya. Tian Cheng menepuk pundak Zhang Jie Luo.
Tian Cheng : "Ada apa, Zhang-Zhang."
Zhang Jie Luo : "Tidak apa-apa. Aku mencium bau uang disini. Ayo!"
Tian Cheng tercengang mendengar kata-kata Zhang Jie Luo. Dia melihat Zhang Jie Luo sangat percaya diri bila sudah bicara menyangkut uang. Tian Cheng mengikuti langkah kaki Zhang Jie Luo menuju pintu gerbang menuju kesuksesan mereka.
Setelah sebelumnya, Zhang Jie Luo berada dalam bahaya. Ia hampir saja dibunuh oleh Tian Cheng. Namun, disaat dia berada di ambang kematian ia memohon hidupnya yg baru pada Tian Cheng. Saat itu nama Zhang Jie Luo adalah Jhon Leon. Setelah, Tian Cheng melepaskan tembakan tiga kali ke udara. Saat itu juga, orang yg bernama Jhon Leon pun tiada.
Tian Cheng memberi identitas baru pada Jhon dengan mengoperasi wajah Jhon sekaligus juga pengobatan therapy untuk penyakit menyimpang yg di deritanya. Setelah, usahanya selama hampir setahun akhirnya Jhon atau Zhang Jie Luo berhasil sembuh dari penyakit menyimpang yg di deritanya. Dan, sekarang ia menjadi lelaki normal yg banyak dipuja kaum hawa.
Ia memiliki sederet wanita cantik di sisinya. Namun, satu yg tetap pasti ada di dalam hatinya hanya Mitha. Wanita pertama sekaligus merupakan istri sahnya. Ia merasa menyesal sudah memcampakkan Mitha. Menyakitinya, dan membuatnya menderita. Kini, Jhon atau Zhang Jie Luo bersumpah ia akan merebut kembali Mitha dari tangan Bara.
Dan, untuk rencana awal adalah ia harus menjadi orang yg paling kaya dulu di Macau. Ia harus menjadi seorang bos besar di salah satu kasino yg ada di negara Macau. Untuk itu ia, akan berusaha menarik peehatian para bos besar pemilik saham kasino yg ada di Macau. Agar melirik dirinya dan mau bekerja sama dengan dirinya. Meskipun, seluruh aset perusahaan keluarga sudah jatuh ke tangan Jason saudara tirinya. Tapi, Zhang Jie Luo akan berusaha bangkit kembali dan untung saja Tian Cheng memiliki sedikit saham.
Dan, saham itulah yg akan digunakan oleh mereka untuk mencapai tujuan mereka. Bersama Tian Cheng, Zhang Jie Luo melancarkan aksi balas dendamnya secara bersama-sama. Agar tercapai cita-cita yg dimaksud oleh Zhang Jie Luo. Ia mengepalkan tangannya. Berharap di dalam hatinya.
"Mitha, tunggu aku kembali. Akan kurebut kembali kamu dari sisinya. Dan, tak akan kubiarkan kau tinggal di sisinya. Karena, kau adalah istriku dan hanya milikku."
Ungkapan itu terlihat jelas dari sorot mata berwarna coklat gelap itu. Dan, keinginan itu yg membara. Seakan membakar apa saja yg ada di hadapannya. Tekadnya, seakan tak akan pernah pudar dimakan waktu. Buktinya ia sudah menjalani berbagai macam proses hingga sampai saat ini. Sampai saat ia berubah menjadi seorang manusia yg lebih baik. Seorang manusia yg diterima oleh masyarakat luas. Seorang manusia yg terlahir kembali dari keterpurukan. Sekarang, saatnya ia bangkit dan berjalan dengan tekadnya yg membara itu.
Sementara itu di sisi lain....
INDONESIA
Bumi nusantara yg indah. Yang menyimpan sejuta keindahan dan pesonanya. Alamnya, lautnya, pegunungannya serta penduduknya yg beraneka ragam. Warganya yg ramah, anak-anak kecil yg berlarian kesana kesini. Sungguh, Indonesia sangat tentram, aman dan damai.
Mitha menatap pemandangan alam yg indah ini. Ia dan Bara sedang berlibur. Mereka berlibur ke puncak. Jimmy tidak ikut bersama dengan mereka. Ia tinggal di rumah Lova. Katanya sih, kakek nyentrik bin jadul itu tidak ingin pisah sama Zidan beruang kecilnya. Padahal, nih ya Zidan itu bukan cucunya. Hem, memang si kakek nyentrik bin jadul ini memang suka membuat kehebohan dimana pun ia berada.
Bara menghampiri Mitha. Ia memeluk Mitha dari belakang.
Bara : "Sayang?"
Mitha tersenyum.
Bara : "Apa, kau suka liburannya?"
Mitha : "Suka, sayang? Aku suka dengan pemandangan alamnya."
Bara : "Syukurlah, kalau kau suka. Pemandangan alam disini memang bagus. Emm? Nanti, kita keluar ya?"
Mitha : "Keluar kemana?"
Bara : "Aku akan mengajakmu jalan-jalan ke kebun teh yg ada di puncak ini."
Mitha : "Apakah, jauh dari sini sayang?"
Bara : "Tidak, sayang? Jalan kaki juga bisa."
Mitha : "Benarkah, sayang?"
Bara : "Benar, sayang?"
Mitha : "Kalau begitu, kita pergi sekarang yuk?"
Bara : "Nanti dulu, sayang?"
Mitha : "Kok nanti sih, sayang?"
Bara : "Aku minta jatah dulu dong."
Mitha : "Apa! Huh, dasar suami."
Bara : "Heheheh, namanya juga suami wajar dong aku minta. Ayolah, sayang?"
Mitha mengerucutkan bibirnya.
Mitha : "Iya...iya...huh!"
Mitha sungguh kesal dengan Bara. Bara seakan tidak pernah memberinya istirahat. Yah, hanya demi meluluskan keinginan sang kakek. Ia sampai mencari tempat tenang untuk memberi beruang kecil untuk kakeknya dan keluarga kecilnya. Saking gigihnya ia berusaha mewujudkan impian tersebut.
Tibalah, satu hari yg ditunggu-tunggu yaitu kehamilan Mitha. Mitha merasa tidak enak badan pasca pulang dari puncak bersama Bara. Ia sering merasakan pusing dan mual selain itu ia juga sering muntah di pagi hari. Ia tidak memberitahu Bara tentang penyakit yg di alaminya.
Sampai akhirnya ia pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan dirinya. Ia ditemani oleh Lova. Dokter yg memeriksa dirinya berkata kalau ternyata ia sudah hamil dua minggu.
Dokter : "Selamat ya bu, ibu sudah hamil dua minggu."
Mitha terkejut, sedangkan Lova tersenyum mendengar kata-kata Dokter barusan.
Mitha : "Apa dok? Saya hamil?"
Dokter itu mengangguk.
Mitha : "Kau dengar itu Lova, aku hamil."
Lova : "Selamat ya, kak? Akhirnya, kau hamil juga."
Mitha : "Iya."
Kedua saudara kembar itu saling berpeluka erat.
Lova : "Apakah, kakak akan memberitahunya?"
Mitha : "Tentu saja, dik? Aku pasti akan memberitahunya berita gembira ini."
Lova tersenyum. Lova menepuk-nepuk punggung Mitha. Ia sangat senang dengan berita kehamilan Mitha saudara kembarnya.
Dokter : "Saya sangat senang sekali dengan berita bahagia ini Ny. Standford. Jaga, dia baik-baik sampai ia lahir ke dunia ini. Jangan, lupa untuk mengecek kehamilan anda setiap bulannya."
Mitha : "Oh, baik Dokter. Terima kasih, Dokter."
Dokter : "Ya, sama-sama."
Setelah, selesai memeriksakan keadaan dirinya. Dan, setelah ia mengetahui tentang kehamlannya. Mitha sangat bahagia sekali. Ia berencana akan memberitahu kehamilannya pada Bara.
Bersambung....
TWO HUSBAND Season 2