TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband-23



Lova terbangun di pagi hari dengan tubuh yg segar. Di sebelahnya sedang berbaring Sean. Lova menatap wajah Sean lekat-lekat. Dengan perlahan, ia membelai wajah suaminya yg tampan itu. Sean terbangun dan membuka mata ketika ia merasakan sentuhan lembut di wajahnya. Lova terkejut. Ia panik. Lova langsung menarik tangannya kembali. Sean tersenyum melihat kepanikannya.


Sean : "Ada, apa? Mengapa, sayangku terkejut begitu?"


Lova : "Ti....tidak apa-apa, kok? A....aku hanya, kaget."


Sean : "Oh, ya??? Hanya kaget, saja? Kelihatannya, istriku ini memang minta dihukum!"


Lova : "A....apa??? Dihukum? Sean, jangan! Aku tidak mau!"


Sean : "Tidak mau? Tampaknya, sayangku ini benar-benar minta dihukum. Karena, kamu sudah menggangguku dengan sentuhan lembutmu! Sekarang, milikku mengeras! Dan, dia menginginkanmu! Berikan, secara sukarela atau aku memaksamu!"


Lova : "Ap...apa??? Ahh, tidaakkk!"


Lova langsung turun dari tempat tidur dan hendak lari. Namun, dengan cepat Sean menangkap tibuh Lova.


Sean : "Mau lari kemana, kau!"


Lova menjerit kaget.


"Aaahhh"


Lova : "Jangan! Sean, kumohon jangan!"


Sean : "Jangan??? Dari kemarin malam, aku puasa dan tidak menyentuhmu! Itu karena sakit perutmu. Dan, pagi ini kau sengaja membelaiku. Itu cukup membuat adikku terbangun. Sekarang, nyonya Frederick harus tanggung jawab. Ayo, sayang? Buka, semua pakaianmu. Jangan, sampai aku memaksamu! Jika, aku memaksamu. Kau tahu kan, apa yg akan aku lakukan padamu? Kau, mengerti?"


Lova mengangguk pasrah. Ia pun menuruti kata-kata Sean. Sean yg melihatnya jadi tersenyum. Ia memperhatikan Lova membuka satu persatu pakaiannya.


"Wow? Makanan, yg sangat lezat." ucap Sean ketika ia melihat Lova sudah full naked.


Sean mendekati Lova dan berbisik di telinganya.


Sean : "Kau, tahu? Kau sangat cantik. Tapi, kau lebih cantik lagi apabila kau tak memakai apa pun." bisiknya penuh hasrat menggoda.


Sedangkan, Lova yg mendengarnya ia hanya bisa memejamkan matanya. Sean semakin tersenyum melihat Lova hanya bisa pasrah dan menerima perlakuannya. Kembali, Sean menjamah tubuh indah istrinya. Ia menyentuh setiap titik sensitif yg ada di tubuh Lova. Lova mendesah.


"Aahh, Sean?"


"Ah....emh...uuh...., Sean???"


Sean : "Istriku, Lova? Uuuhhh....kau sexy sayang???"


Lova : "Sean, bi....bisakah....kau....melakukannya sekarang? Ak....aku sudah tidak tahan lagi. Aaahh...." ucap Lova karena pertahanannya sudah goyah.


Sean : "Tentu saja, sayang? Sesuai, keinginanmu istriku tercinta?"


Sean menuruti keinginan Lova untuk segera melanjutkan permainan ke tahap yg lebih panas membara. Lova semakin tak dapat menahan gairah asmara yg semakin menderanya. Pagi itu, Sean menuntaskan hasratnya yg ia tahan selama satu malam penuh setelah beristirahat bersama Lova. Bukan, hanya sekali tetapi Sean selalu meminta jatah lebih untuk dirinya. Setelah, malam terakhir kemarin ia bermain bersama Zean. Ia merasa tidak puas.


Dan, pagi itu ia mendapatkan kepuasan beruntun dari Lova tanpa ada Zean bersama mereka. Zean yg sedang ditugaskan oleh Sean untuk mengurus bisnis sementara waktu jadi uring-uringan. Begitu ia mengetahui kalau kakaknya dan Lova tidak ada di rumah. Dan, para pelayan mengatakan bahwa Sean mengajak Lova berbulan madu. Zean sangat terkejut mendengarnya. Sungguh, ia tidak menyangka kalau kakaknya akan menggunakan alasan bisnis untuk membawa pergi Lova bersamanya. Zean marah sekaligus kesal.


"Ck....sialan!!! Kakak, kau benar-benar tidak adil. Kau bermain-main dengan istri kita. Dan, kau tidak mengajakku serta. Hmph!" ucap hati Zean kesal.


Karena, suasana hati Zean sangat kesal. Ia pun pergi ke suatu tempat sendirian ke tempat hiburan malam milik kakaknya. Disana, ia menumpahkan kekesalannya sambil minum-minuman keras. Suzy sebagai pekerja wanita disana datang menghampiri Zean. Ketika, ia melihat Zean duduk minum sendirian disana.


Suzy : "Ehh, tuan Zean? Adiknya, pak bos? Ngapain, minum sendirian disini?" ucapnya dengan gaya centil.


Zean : "Bukan, urusanmu! Pergi, sana! Aku tidak butuh ditemani wanita genit sepertimu!" ucap Zean mengusir Suzy.


Suzy : "Duh...duh....galak amat. Tidak kakaknya, tidak adiknya sama-sama galak." ucap Suzy sambil membuka kancing atas pakaian Zean dan menyelusupkan jari jemarinya disana.


Zean : "Jalang genit? Kau, mau apa heh?"


Suzy : "Tentu saja, mau kamu tuan Zean!" ucap Suzy terus merayu Zean dengan sentuhan nakalnya. Membuat, Zean jadi kehilangan akal sehatnya.


Zean : "Oh, ya? Kalau begitu, emm?" ucap Zean sambil main mata kepada Suzy.


Suzy tersenyum senang. Ia mengerti tanda lirikan mata Zean. Ia pun lalu membawa Zean ke tempat khusus VIP dan bercinta dengannya disana. Zean benar-benar sudah tidak memikirkan hal apa pun lagi karena rasa kecewanya pada kakaknya. Malam itu, ia bercinta dengan Suzy seorang karyawan yg bekerja di tempat hiburan milik kakaknya sendiri. Sedangkan, Suzy ia merasa cukup senang. Meski, ia tidak bisa mendapatkan Sean tapi, ia bisa mendapatkan Zean dengan mudah.


❤❤❤BERSAMBUNG❤❤❤


💕TWO HUSBAND💕