TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband-32



Setelah di marahi habis-habisan oleh Lova, Zean segera bergegas mencari Suzy. Ia menyebar dan menyuruh anak buahnya untuk mencari Suzy dimana pun sampai ketemu. Namun, sampai pertengahan bulan pun ia belum juga menemukannya. Anak buahnya jadi uring-uringan karena tingkah dan ulahnya yg membuat kesal. Karena, ketika mereka tak menemukannya maka Zean bertindak seperti orang gila. Semua itu karena ia takut kehilangan Lova.


Ia sangat mencintai Lova dan tidak ingin kehilangan Lova. Maka, ia pun berusaha keras untuk menemukan Suzy. Karena, Lova sudah mengancam dirinya. Jika, ia tidak segera menemukan Suzy maka akibatnya akan fatal. Lova akan pergi darinya. Lova akan meninggalkannya bersama Sean. Ia tidak mau kalah dari Sean. Karena, mereka sama-sama mencintai wanita yg sama.


Sementara, Zean sibuk mencari keberadaan Suzy. Asraf yg saat itu sedang berada di ruang kantornya sedang menerima seorang tamu. Tamunya kali ini adalah seorang detektif swasta sewaannya. Yang ia sewa untuk mencari adik kandungnya yg telah hiang karena di culik dan sampai sekarang entah berada dimana.


Asraf : "Bagaimana, apakah sudah menemukannya?" tanyanya.


Detektif : "Sampai sejauh ini, belum tuan? Saya belum menemukan adik anda."


Asraf : "Teruslah mencarinya, pak Detektif? Dia sangat penting bagi kami. Bagaimana pun caranya, temukan dia!"


Detektif : "Tentu saja, saya akan tetap mencarinya. Saya akan berusaha, tuan? Nanti, saya akan kabari apabila saya menemukan sesuatu."


Asraf : "Ah, baiklah!"


Detektif : "Saya permisi!"


Asraf menganggukkan kepalanya. Detektif itu pun pergi setelah bertemu dan mengobrol masalah pencarian adik kandung Asraf yg telah lama hilang. Tak lama setelah, Detektif itu pergi datanglah seorang wanita remaja berusia 19 tahun ke ruangan tempat Asraf bekerja. Dia adalah adik sepupu perempuan Asraf. Namanya adalah Vlara Aniesah (19) tahun. Gadis remaja ini memang sangat manja pada Asraf. Karena, gadis ini sudah terbiasa dengan senyuman dan kehangatan serta keramahan Asraf sejak kecil.


Vlara : "Kakak!!!"


Asraf terkejut mendengar suara seorang gadis memanggilnya. Dia menoleh, dan dia melihat Vlara disana di ruangannya.


Asraf : "Vlara???"


Asraf menepuk jidatnya sendiri.


"Ck, ngapain si manja ini disini. Dia bisa membuat masalah dan bisa membuatku repot. Dia pake bawa koper lagi. Apa, dia kabur dari rumah? Tante Dini, itu gimana sih? Masa si Vlara kabur dia enggak tahu?" batinnya.


Asraf melihat tingkah laku dan gerak gerik sepupunya itu. Terlihat sekali, Vlara cengengas cengenges kaya anak kecil ketemu mainan favoritnya. Vlara berjalan mendekati Asraf. Asraf tahu itu, dan ia menyuruh Vlara berhenti disana.


Asraf : "Berhenti disana!"


Karena, Asraf menyuruhnya berhenti maka Vlara berhenti.


Vlara : "Ah, kakak? Mengapa, menyuruhku berhenti? Aku kan mau memelukmu kakak?"


Asraf : "Tidak perlu, Vlara? Kau....kau tidak perlu memelukku. Kita bukan anak kecil lagi. Ki...kita sudah dewasa sekarang." ucap Asraf gugup.


Vlara : "Kakak sepupu, kita sudah lama gak ketemu lohh? Kira-kira, sudah setahun. Apa, kakak tidak rindu padaku?"


Asraf : "Tidak! Aku tidak rindu padamu!"


Vlara : "Bohong!"


Asraf : "Aku tidak bohong Vlara? Itu benar!"


Vlara : "Kakak pasti rindu aku!"


Asraf : "Kakak sudah bilang kakak tidak rindu kamu!"


Vlara : "Jadi, siapa yg kakak rindukan?"


Asraf : "Suzy!"


"Ehh? Keceplosan?" ucap hati Asraf.


Vlara : "Suzy? Siapa, itu Suzy! Cepat bilang!"


Asraf : "Bukan urusanmu! Pergi sana, pulang ke rumah! Jangan, suka kabur dari rumah!"


Vlara : "Ihhh....Vlara gak kabur. Vlara mau tinggal di rumah kakak sepupu. Valara udah bilang sama mama!"


Asraf : "Apa!!! Pake tipuan apa lagi kamu, gadis nakal???"


Vlara : "Hehe....gak pake tipu apa-apa. Vlara bilang aja mau temenin tante Irene di rumah."


Asraf : "Cuma itu aja?"


Vlara : "Iya."


Vlara : "Kalau tidak percaya, boleh telepon mama. Nih, pake ponsel Vlara aja." ucap Vlara dengan memainkan anak-anak rambutnya yg menjuntai ke bawah.


Asraf merampas ponsel yg diberikan oleh Vlara. Dengan, cepat ia menekan nomor kontak mamanya Vlara. Tidak lama, telepon itu pun tersambung.


Percakapan Via Telepon....


Asraf : "Halo, tante Dini?"


Dini : "Halo, Asraf? Kirain, Vlara yg telepon."


Asraf : "Iya, tante. Aku telepon pake ponsel Vlara."


Dini : "Oh, Vlara sama kamu? Dia sudah sampai ya? Padahal kemarin ia berangkat lohh???"


Asraf : "Ehh??? Iya, tante?"


Dini : "Titip Vlara, ya Asraf? Tante sebenarnya gak enak sihh? Tapi, dia ngambek terus sama tante buat ngizinin dia liburan ke rumah mbak Irene?"


Asraf : "Ehh? Tante? Asraf akan jaga Vlara. Asraf janji, hehe😁😁.


Dini : "Syukurlah kalau begitu. Sudah ya, tante tutup dulu."


Asraf : "Iya, tante!"


"Tut"


Percakapan selesai.....


Asraf melihat kepada Vlara dengan tatapan tajam. Vlara pura-pura tak melihatnya, ia mengalihkan pandangan matanya ke arah lain.


"Anak ini, bikin kesel aja!" ucap hatinya lagi.


Asraf : "Vlara! Ya, sudahlah ayo ikut kakak pulang ke rumah. Pasti mama, seneng lihat kamu datang!"


Vlara : "Benarkah? Yeey....senangnya hatiku. Makasi, ya kak? Kakak memang yg nomor satu." ucapnya sambil memeluk Asraf.


Asraf : "Hei...., jangan peluk-peluk! Geli tahu."


Vlara langsung melepas pelukannya dari tubuh Asraf.


Vlara : "Hehe...😁😁😁 Tubuh kakak sangat wangi."


Asraf : "Diam kamu!!! Ayo, jalan. Ingat! Jangan, peluk-peluk."


Vlara : "Hehe, baiklah....baiklah. Cerewet sekali."


Asraf : "Huh! Menyebalkan." sungut Asraf.


Sementara, Vlara hanya cengengesan saja melihat raut wajah Asraf yg sedang kesal karena ulahnya tadi.


"Si gadis nakal, ini benar-benar akan membuatku repot. Bagaimana, caranya membuat dia pulang ke rumahnya ya?" ucap hati Asraf lagi.


Asraf benar-benar gila dibuat Vlara. Bagaimana tidak? Vlara adalah sepupu wanitanya yg manjanya tidak ketulungan. Selain, itu Vlara suka membuat ulah dimana-mana. Lalu, apa jadinya kalau Vlara bertemu dengan Suzy. Entah ulah apa lagi yg akan dilakukan oleh Vlara. Karena Vlara sebenarnya sangat menyukai Asraf. Vlara terbiasa dengan Asraf. Kedatangannya kali ini ke rumah tantenya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk bertemu dengan Asraf sekaligus mendekatinya.


Vlara jatuh cinta pada Asraf. Mengingat sifat manjanya itu. Serta sifatnya yg suka membuat ulah. Sudah tentu Suzy akan kena getah dari hasil perbuatannya Vlara nanti. Tidak tahu, hal apa yg akan dilakukan Vlara nanti kepada Suzy. Semoga saja hal tersebut tidak membuat Suzy celaka. Semoga Suzy dan calon bayinya yg akan segera lahir selamat.


Bersambung....


TWO HUSBAND


Profil Vlara



Vlara Aniesah


Cantik


Manja sama Asraf