TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband S2-11



Kediaman keluarga Leon


Malam itu di kediaman keluarga Leon. Tampak terjadi perdebatan antara Heidi dan Jason Leon yg menuntut kursi direktur perusahaan keluarga Leon's Group.


Jason : "Ma, aku ingin kursi pimpiban direktur itu untukku."


Heidi : "Sabar, Jason! Mama sedang mengusahakannya untukmu."


Jason : "Sabar? Sampai kapan, ma? Aku juga ingin wanitanya si brengsek sialan itu."


Heidi kaget.


Heidi : "Apa!!! Kau menginginkan istrinya juga."


Jason : "Ma, siapa yg tidak tertarik dengan wanita cantik seperti Mitha. Meskipun, dia sudah menjadi istri si Jhon sialan itu. Jika, dia mati bukankah aku aka memiliki istrinya?"


Heidi : "Apa! Nak, rencana kita tidak perlu sampai sejauh itu. Lebih baik urungkanlah niatmu itu. Masih banyak wanita, bukan hanya Mitha saja."


Jason : "Ma, aku tidak butuh wanita lain. Aku hanya perlu Mitha seorang."


Heidi : "Baiklah, tapi kamu harus menunggu."


Jason : "Aku tidak bisa menunggu, ma. Aku akan melakukannya sekarang juga. Jangan khawatir! Aku akan melakukannya dengan hati-hati."


Heidi : "Terserah padamu, lakukan dengan rapi."


Jason : "All right, mom."


"Heh! Jhon yg malang. Tunggulah saat kematianmu. Hahaha...."


Jason dan Heidi adalah pasangan ibu dan anak yg licik. Mereka berniat menguasai harta keluarga Leon. Selain itu, putranya Jason memiliki niat ingin memiliki Mitha sebagai pasangan hidupnya. Ia sangat menyukai Mitha saat pertama kalinya ia bertemu dengannya. Sedangkan ia tahu, Mitha adalah pasangan Jhon. Yang berarti adalah kakak iparnya, tapi ia tidak peduli. Ia akan tetap pada pendiriannya. Ia harus memiliki Mitha, bagaimana pun caranya. Meskipun ia harus membunuh sekali pun agar semua keinginannya tercapai.


Untuk itu, mulai malam itu ia merencanakan semuanya. Rencana menghabisi Jhon untuk selamanya. Ia menelepon seseorang yg akan membantunya. Seorang pembunuh bayaran berkebangsaan China, Tian Cheng.


Jason : "Tian Cheng!"


Tian Cheng : "Oh, tuan muda Jason rupanya. Apa, kabar tuan?"


Jason : "Tidak usah basa basi, dimana kau!"


Tian Cheng : "Seperti biasa, gang sempit tempat mengasah pedang dan peluru."


Jason tersenyum smirk.


Jason : "Ada tugas untukmu!"


Tian Cheng : "Tugas? Tugas apa?"


Jason : "Membunuh saudara tiriku, Jhon."


Tian Cheng : "Imbalannya? Kau tahu aku tidak suka uang. Aku suka sesuatu yg bersinar gemilang seperti permata."


Jason : "Sekotak batangan emas. Bagaimana?"


Tian Cheng : "Baiklah, deal. Tunggu saja kabar dariku!"


"Tut"


Jason tersenyum senang.


"Sebentar lagi, Leon's Group beserta Mitha akan menjadi milikku. Hahaha...!"


Jhon tak akan dapat berbuat apa-apa. Karena, Jhon adalah seorang lelaki yg tak memiliki tekad untuk mempertahankan apa yg sudah di milikinya. Bahkan, mungkin saja ia akan merelakan Mitha jika saja ia tidak diancam oleh Heidi untuk mendapatkan keturunan. Tapi, sekarang Mitha tidak akan mau kembali bersama dengannya begitu saja.


Mitha tidak ingin disakiti oleh Jhon lagi. Mitha sudah tidak mau dengan Jhon. Mitha ingin berpisah dari Jhon. Tapi, Irene melarang Mitha berpisah dengan Jhon. Asraf mendukung Mitha untuk berpisah dengan Jhon. Ia berjanji akan membantu Mitha lepas dari Jhon. Untuk itu, Asraf menemui Jhon di kantornya untuk membahas masalah tersebut.


Jhon : "Oh, kak Asraf. Ku kira, siapa yg datang ke kantorku. Silahkan duduk kak."


Asraf : "Sudahlah, Jhon. Tidak perlu basa basi denganku. Aku datang kemari mewakili Mitha."


Jhon berkerut dahi.


Jhon : "Mitha?"


Asraf : "Mitha ingin berpisah darimu."


Jhon terkejut dan ia tidak menyetujui jika Mitha ingin berpisah dengannya.


Jhon : "Apa! Tidak! Aku tidak menyetujuinya."


Asraf : "Jhon, tidak ada gunanya kau menahan Mitha. Dia sudah tak nyaman denganmu. Sebaiknya, kau lepaskan dia. Biarkan, adikku mencari kebahagiaannya sendiri."


Jhon : "Kak Asraf. Kakak gigih sekali ya? Dengar ya kakak? Sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan Mitha."


Asraf : "Terserah padamu! Yg penting aku sudah menyampaikan keinginan adikku. Pikirkanlah baik-baik."


Asraf segera keluar dari ruang kantor Jhon. Setelah kepergian Asraf. Jhon emosi ia mengobrak abrik ruangannya sendiri. Ia berteriak penuh emosi.


"Arrrggghhh....sial...sial. Dasar, wanita sialan! Bisanya hanya mencari marahku saja. Uurrggghhh...!"


Jhon mengacak-acak rambutnya. Ia tampak kacau. Saat itu, Jason masuk ke ruangannya. Jason tampak terkejut melihat keadaan ruangan yg kacau balau tersebut.


Jason : "Kakak? Ada, apa ini?"


Jhon : "Jason, diam kau. Kau tidak perlu bertanya padaku apa yg terjadi. Sekarang, aku minta kau keluarrr... dari ruanganku!!!"


Jason : "Ck..ck...ck...kakak? Kau ini kasar sekali. Aku masuk ke ruanganmu mau memberikan file ini. Baiklah, ini filenya."


Jason keluar dari ruangan Jhon. Di bibirnya terukir senyum kelicikan.


"Haha..., Jhon...Jhon...rasakan kau. Sebentar, lagi kau akan kehilangan semuanya. Baik itu harta, kekuasaan dan wanitamu juga. Semuanya, akan kurebut darimu. Semua ini seharusnya menjadi milikku. Bukan milikku, hanya aku yg pantas. Hahaha...!"


Sang iblis dalam hati Jason tertawa riang penuh kesenangan. Memang, ia sangat menginginkan semua yg dimiliki oleh Jhon menjadi miliknya. Jason sudah merencanakan semuanya untuk mengambil apa yg dimiliki oleh Jhon. Bahkan, itu harus dia ambil dengan cara mengucurkan darah saudara tirinya.


Jason memang haus akan semuanya. Sebelum ia melihat Jhon tiada maka ia tidak akan tenang. Satu-satunya hal yg membuat dirinya tenang adalah kematian Jhon yg menjadi penghalang bagi dirinya untuk meraih apa yg di inginkannya.


Bersambung....


TWO HUSBAND Season 2


Jason Leon (21)


Visual



Keterangan :


Jason Leon adik tiri Jhon Leon. Selalu iri dan cemburu dengan apa yg dimiliki oleh Jhon. Berambisi besar dan selalu suka menghalalkan segala cara agar keinginannya tercapai. Termasuk menghilangkan nyawa orang lain. Meskipun ia memiliki tabiat yg tidak baik akan tetapi Jason ternyata memiliki perasaan terhadap Mitha. Akankah, ia dapat memiliki Mitha?