TWO HUSBAND

TWO HUSBAND
Two Husband S2-02



Hotel Black Star....


Mitha mengerjapkan matanya, ia merasa pusing. Ia baru saja bangun dari tidurnya. Ia merasakan sakit di daerah intimnya. Ia terkejut. Lebih terkejut lagi ia mendapati dirinya dalam keadaan *****. Dan, ia juga menemukan bercak darah miliknya yg sudah mengering.


"Apa! Darah?" batinnya.


"Astaga!!!" pekiknya.


"Apa, yg terjadi padaku? Aku kehilangan kesucianku? Tapi, aku melakukannya dengan siapa?" batinnya panik.


Mitha melihat ke kanan dan ke kiri. Ia melihat secarik kertas di atas meja. Mitha bangkit dan mengambil kertas itu yg bertuliskan sesuatu.


"***Sungguh, malam yg indah. Membuatku selalu ingin bersamamu. Sayang sekali, tugasku menumpuk. Padahal, aku masih ingin bersamamu."


"BS***"


Setelah membaca tulisan itu. Mitha meremas kertas itu penuh amarah dan membuang kertas itu di lantai.


"Cih, memuakkan. Dasar, Marco keparat sialan! Lihat saja, aku akan mengadukanmu pada suamiku!" batin Mitha marah.


Mitha bergegas pergi ke kamar mandi. Ia membersihkan dirinya dari hasil pekerjaan seorang lelaki yg telah merenggut kesuciannya. Ia menangis sekerasnya bila mengingat dirinya tak suci lagi. Dan, menurutnya Marcolah yg telah melakukannya. Ia dendam sekaligus ia marah pada Marco. Ia merutuki dirinya mengapa ia tampak begitu bodoh. Bisa diperdaya oleh Marco yg kelihatan baik namun, memiliki niat jahat pada dirinya.


Mitha menangis sendirian disana selama berjam-jam. Sampai kulitnya keriput dan matanya bengkak karena kebanyakan menangis. Meskipun, dulunya Mitha adalah seorang gadis tomboy. Tapi, sekarang berbeda. Ia sudah berumah tangga. Dan, otomatis penampilannya juga harus berubah. Tentu saja semua itu ia lakukan demi Jhon.


Puas menangis, Mitha memakai kembali pakaiannya. Setelah itu, ia pun bergegas pergi dari hotel terkutuk itu yg membuat dirinya harus mengalami pengalaman yg pahit. Sementara, ada sepasang mata yg menatapnya dari kamar VVIP di lantai atas hotel tersebut. Seorang pria berusia 60 tahun menghampirinya. Ia adalah kepala pelayan keluarga Standford. Namanya adalah Will Henry.


Will : "Tuan muda? Wanita itu baru saja check out."


BS : "Ya, aku tahu. Baru saja aku melihatnya."


Will : "Tuan muda, apakah perlu saya mengerahkan orang-orang kita untuk menangkap dan membawanya ke hadapan anda?"


BS : "Tidak perlu, Will? Biarkan saja, nanti aku sendiri yg akan mengurus hal ini."


Will : "Baiklah, kalau begitu tuan?"


BS : "Will, sebaiknya kita pulang ke mansion saja. Dan, suruh pelayan siapkan makanan enak bergizi untukku."


Will : "Baiklah, tuan muda. Saya akan segera menyiapkannya untuk anda."


BS : "Terima kasih, Will. Ayo pergi." ucap lelaki itu sambil berlalu dari hotel tersebut diikuti oleh seorang kepala pelayan yg selama ini telah bekerja kepada keluarganya.


.


.


.


.


.


.


.


Sementara itu di kediaman Jhon Leon....


Jhon tampak gusar sekali. Ia berulangkali jalan mondar mandir kesana kesini sambil sesekali menghisap rokok cerutu kesukaannya. Ia sedang menunggu kepulangan Mitha. Disana ada juga Marco, yg setelah gagal memerawani Mitha. Ia juga tampak sedang menunggu Mitha yg sampai tengah hari pun belum kelihatan batang hidungnya.


Raut wajah Marco sekilas tampak kesal. Karena, ia tidak mendapatkan yg ia inginkan. Teringat jelas di ingatannya tadi malam Mitha di bawa pergi oleh seorang pria yg tidak dikenal. Saat ia sedang menari bersama dengan seorang wanita. Dan, hal yg membuatnya kesal adalah ketika ia hendak mengejar Mitha. Dua orang bodyguard menghalangi langkahnya.


Bodyguard : "Jangan, ganggu kesenangan tuan kami." ucap mereka tadi malam.


Marco terpaksa merelakan buruannya dibawa pergi. Ia kesal dan kecewa. Tapi, apa boleh buat. Ia tidak bisa berbuat apa-apa. Ia juga takut menyinggung seseorang yg memiliki kekuasaan atau kekayaan setinggi langit. Karena, Marco hanyalah lelaki biasa dan tidak ada apa-apanya.


Mitha pulang ke rumah tengah hari. Ia kaget saat ia meihat Suaminya dan Marco sedang menungguinya. Ia takut kalau Marco berbicara yg tidak-tidak pada Jhon. Mitha tidak mau bertengkar dengan Jhon karena Marco.


Jhon : "Sayang? Kau pulang?" ucap Jhon akhirnya. Jhon memeluk erat Mitha. Entah mengapa ada rasa bersalah menyeruak di dalam hati Mitha. Sekaligus, emosi yg naik ke ubun-ubun ketika ia melihat Marco dengan wajah cengengesan. Seakan mengejek dirinya. Seketika, membuat dirinya jadi berang.


Mitha : "Kau? Kenapa, kau ada disini. Apa, yg kau lakukan disini!!!" bentak Mitha.


Jhon : "Sayang? Marco khawatir padamu. Jadi, dia menunggumu disini."


Mitha : "Khawatir apanya! Sayang? Apakah, kau tidak tahu apa yg sudah ia lakukan padaku?"


Jhon : "Sayang? Tenangkan dirimu. Memangnya apa yg sudah dilakukan Marco padamu."


Mitha : "Sayang? Sungguh kau ingin tahu?"


Mitha : "Di...dia merenggut kesucianku!"


Jhon bagai disambar petir di siang hari.


Jhon : "Apa!!! Dia merenggut kesucianmu?"


Jhon menatap Marco dengan mata berkilat-kilat.


Jhon : "Marco! Apakah, benar yg dikatakan istriku ini. Kamu sudah melakukannya? Jawab!!!"


Marco berkeringat dingin.


"Dasar, wanita sialan! Sudah enak-enakan tidur dengan pria lain. Malah menumpahkan kesalahannya padaku. Hmph! Lihat, bagaimana aku akan membuatmu bagaikan sampah di hadapan lelaki yg kau cintai ini. Saatnya membalik keadaan." batin Marco marah.


Marco : "Apa! Aku merenggut kesuciannya? Jhon, masa sih kau percaya sama dia ini sih?" ejeknya.


Jhon : "Marco sialan! Jangan main-main denganku. Katakan saja yg sebenarnya."


Marco : "Heh! Yg tuduh siapa, yg dapat reward siapa!"


Jhon : "Marco! Jangan, bercanda denganku!" ucap Jhon menarik kerah baju Marco.


Marco : "Jhon...Jhon...Jhon yg malang. Kau suami yg bodoh. Bukan aku yg melakukannya dengan istrimu, tapi pria lain."


Jhon : "Apa???


Jhon mundur ke belakang dan ia melepas kerah baju Marco. Ia shock.


Mitha : "Apa! Jangan, bercanda Marco! Kau yg menaruh obat dalam minumanku. Tidak mungkin laki-laki lain yg melakukannya denganku!"


Marco : "Hem? Mitha, sialan. Apa, kau pikir aku bodoh? Aku sudah pulang saat kau sedang asyik bersama dengan laki-laki itu." ucap Marco puas.


Mitha : "Ap...apa?"


"Siapa, sebenarnya laki-laki itu? BS? Siapa, BS itu?" batin Mitha penasaran.


Marco : "Well, Jhon. Aku pulang. Silakan, kau selesaikan urusanmu dengan perempuan ini." ucapnya dengan smirk.


"Bye..bye...Mitha sayang!" bisik Marco di telinga Mitha. Yang membuat Mitha semakin naik emosinya.


"Kurang ajarr!" batin Mitha sambil menggigit bibirnya.


Bersambung....


TWO HUSBAND Season 2


VISUAL


Mitha (Mikayla) 20 tahun.



Keterangan :


Mitha (Mikayla) adalah kembaran Lova. Istri Jhon Leon. Memiliki wajah cantik namun terkesan tomboy saat ia masih melajang dulu. Sekarang, ia berubah menjadi wanita feminim. Kehilangan kesuciannya karena ulah Marco teman suaminya yg egois.


VISUAL


Bara Standford (27) tahun.



Keterangan :


Bara Standford adalah seorang pria sukses di dunia bisnis. Ia merupakan seorang pengusahawan yg banyak digilai kaum hawa. Bisnisnya sudah menembus pasar Asia dan Eropa. Karena ia kaya dan banyak uang ia menjadi seorang playboy yg suka menghamburkan uang seenaknya. Ia kerap bergonta ganti pasangan. Asal ia suka maka ia rela merogoh kocek untuk wanita yg diinginkannya. Dan, kali ini ia memiliki ketertarikan pada Mitha. Wanita yg sudah memberi kesuciannya pada dirinya. Dan, ia berniat untuk memiliki wanita itu seutuhnya. Bila perlu, dia akan mengikatnya dengan tali pernikahan. Tapi, Bara tidak tahu kalau Mitha sudah menjadi istri Jhon Leon.


VISUAL


Jhon Leon (25) tahun.



Keterangan :


Suami Mitha. Si tampan berkacamata. Seorang pria sukses. Tapi, lemah dalam hubungan suami istri. Tidak bisa memberikan keturunan untuk Mitha karena sesuatu hal yg disembunyikannya.