
Hana bersembunyi di kamar mandi restoran saat mendengar langkah kaki mendekati private room yang dipesannya di samping ruangan Bella dan Bambang.
Dia tidak sempat membereskan pecahan gelas yang jatuh berserakan di lantai akibat keteledoran nya. Sial! Untung saja aku sempat lari bersembunyi disini.
Ketika mengetahui Bella dan Bambang sudah keluar dari dalam restoran, Hana segera keluar menuju parkiran untuk mengambil mobilnya.
"Bukankah itu nona Hana? Sedang apa dia disini? Sepertinya dia begitu terburu-buru."
Bella yang masih diam menunggu di dalam mobil melihat Hana masuk kedalam mobilnya dengan tergesa-gesa. Dia curiga kalau orang yang berada disamping ruangan mereka tadi adalah Hana putri Ketua MPR RI. Bella pun memutuskan untuk mengikuti mobil Hana dari belakang.
"Oh tidak, sepertinya itu mobil Bella yang mengikuti ku."
Hana semakin gelisah melihat mobil milik Bella tepat berada di belakang mobilnya. Hana menginjak gas untuk mempercepat laju mobil.
Bella semakin yakin kalau Hana adalah orang yang sudah mendengar pembicaraan mereka berdua tadi di restoran. Tidak ku sangka anda mempunyai nyali yang cukup berani mengikuti aku nona Hana, lihat saja apa yang bisa aku lakukan untuk melenyapkan anda Nona.
Mobil mereka saling kejar-kejaran di jalan raya yang kebetulan sedang lengang malam ini. Hana memukul stir kemudi dengan kuat, dia menyesal sudah menyuruh orang kepercayaannya pulang saat di restoran tadi.
Hana berusaha menghubungi nomor Ali maupun Rangga namun tidak ada satupun yang mengangkat panggilannya. Dia pun menyimpan chip rekaman pembicaraan Bella dan Bambang di restoran tadi ke dalam kamera CCTV mobilnya.
Hana tahu kalau nyawa nya sedang terancam sekarang, dia lalu mengirim pesan pada Rangga sahabatnya untuk jangan mempercayai Bella maupun Bambang Soesatyo mantan juru bicara kepresidenan itu.
Memasuki kawasan yang cukup sepi, Bella mengambil pistol di saku celananya dan menembak salah satu ban mobil Hana yang sedang melaju kencang di depannya.
Doorrr...
Tembakan itu tepat sasaran. Hana terkejut mendengar suara tembakan dari arah belakang. Tiba-tiba mobilnya hilang kendali hingga mobil Hana keluar dari jalur jalan raya dan menabrak pembatas jalan.
Bruukkk
Kepala Hana membentur stir kemudi, mobil depannya rusak parah dan memicu percikan api mobil mewah itu.
Di sela-sela kesadarannya Hana berusaha melepaskan seatbelt yang dipakainya agar bisa keluar dari dalam mobil yang mulai terbakar. Dia meraih sebuah pisau kecil yang selalu Hana simpan di dashboard mobilnya dan memotong tali seatbelt tersebut.
Hana berhasil keluar dari dalam mobil dengan wajah yang berlumuran darah, rasa pusing mulai dia rasakan karena benturan di kepalanya.
Bella keluar dari dalam mobilnya dan menembak kaki kanan Hana.
Doorrrr..
"Aaaaa..."
Hana berteriak kesakitan merasakan timah panas yang bersarang di kakinya. Dia harus terus berlari sebelum Bella menangkap dan membunuhnya.
Doorrr..
Tembakan kedua dilepas oleh Bella dan mengenai punggung Hana. Seketika dia langsung tersungkur di jalan.
"Menyerah lah nona Hana, ajal mu sudah didepan mata!."
Bella tertawa sarkas dia menarik pelatuk pistolnya bersiap untuk menembak lagi kearah kepala Hana.
Tiba-tiba sebuah lampu sorot dari jarak jauh terlihat diujung jalan, membuyarkan rencana Bella untuk menembak Hana. Sial! Aku harus segera pergi dari sini sebelum ada yang melihatku.
Bella berlari menuju mobilnya dan bergegas pergi dari sana, dia harus memastikan tidak akan ada saksi mata lagi kali ini. Bella berharap agar Hana mati kehabisan darah sebelum tiba di rumah sakit.
Sebuah mobil mewah mendekat ke arah mobil Hana yang terbakar. Hana pingsan dengan penuh lumuran darah tidak jauh dari mobilnya.
Ali turun dari mobil dan terkejut melihat mobil yang sangat dikenalinya terbakar di pinggir jalan raya dan menabrak pembatas jalan. Dia segera berlari saat melihat tubuh Hana terkapar di jalan.
Ali mengangkat tubuh Hana dan membawanya kedalam mobil miliknya. Dia lalu tancap gas menuju rumah sakit.
"Apa yang terjadi padamu Hana?."
Ali menatap khawatir Hana yang dia baringkan di kursi belakang melalui kaca spion.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
****Hari ini Up 2 episode lagi guys
Gimana dah makin seru kan hahaha 🤭
tungguin yaa 😁
Jangan lupa Like and Rate 🌹**