
Sesuai dengan perintah Alano bos besarnya, Dave mengatur pertemuan bersama kedua Agen FBI dan CIA yang sedang menyelidiki kasus penculikan Paloma.
Alano tidak mau menunggu lebih lama lagi mengingat keadaan Paloma yang sakit karena ulah pamannya. Alano kebobolan kali ini, dia tidak memprediksi kan kejadian Paloma yang keracunan karena melindungi dirinya.
Bertempat di sebuah restoran pinggir kota, Agen Ronald dan Agen Catheline di bawa ke sebuah private room dimana Alano sedang duduk menunggu mereka. Kedua agen masih berpikir apa yang membuat pengusaha muda dan sukses se terkenal Alano Lodovico ingin bertemu dengan mereka.
"Terima kasih karena sudah menyempatkan waktu berharga kalian untuk bertemu denganku agen Ronald dan Agen Catheline."
Alano berbicara dengan suara dingin khasnya.
Dave menyodorkan sebuah amplop kecil di depan Agen Ronald dan Agen Catheline, mereka bersitatap kaget melihat isi amplop yang diberikan Dave.
"Apa maksud foto-foto ini tuan Alano? Apa kau tahu dimana Gael Avignon berada?."
Agen Catheline bersuara mereka sangat penasaran bagaimana foto-foto Gael berada ditangan pengusaha ini.
"Aku akan memberikannya pada kalian tapi sebagai gantinya kalian harus bekerja sama denganku untuk menghancurkan Albert Hall."
Agen Ronald dan Agen Catheline kembali saling menatap, mereka bingung kenapa harus bekerja sama dengannya dan menangkap Albert Hall.
Melihat kebingungan kedua agen tersebut Alano memberi kode pada Dave untuk memberikan amplop selanjutnya yang sudah disiapkan oleh mereka sebelumnya.
Di dalam amplop terdapat bukti-bukti penculikan Paloma beserta pengakuan Gael Avignon di malam penyiksaan nya. Agen Ronald dan Agen Catheline terbelalak melihat semua bukti-bukti yang ada, seperti mendapatkan angin segar dengan kasus yang tengah mereka tangani selama ini.
"Bagaimana bisa kau mendapatkan bukti-bukti ini tuan Alano. Apa anda tahu dimana Nona Paloma berada?."
Agen Ronald menatap Alano dengan seksama mereka masih belum mau percaya 100% dengan bukti yang diberikan Alano padanya, selama Paloma belum bisa ditemukan.
"Kau tidak perlu khawatir agen Ronald, Paloma masih hidup dan aman sampai sekarang. Aku hanya ingin kalian melakukan penangkapan Albert Hall dan mendakwanya dengan bukti-bukti yang sudah aku berikan tentang terlibatnya dia dalam penculikan Paloma dan penyelundupan senjata nuklir di Rusia."
Alano tersenyum tipis melihat agen Ronald dan Agen Catheline sambil menyesap kopi ditangannya.
"Jadi maksudmu setelah kami menangkap dan menuntut Albert Hall kau akan menyerahkan Gael Avignon pada kami?."
Agen Catheline bersuara. Alano mengangguk mengiyakan dan meletakkan gelas kopi diatas meja dengan pelan.
"Dia juga memiliki beberapa pabrik ilegal yang memproduksi kokain di Kota Napoli dan Kota Venesia. Aku ingin kalian menangkap dia besok malam!."
Alano tahu kalau kedua agen didepannya ini tidak bisa menolak permintaan nya seperti yang sudah ia rencanakan.
Mereka terdiam selama lima menit kemudian mengangguk mengiyakan permintaan Alano untuk menangkap Albert Hall dan menukarnya dengan Gael Avignon.
Alano tersenyum smirk melihat Agen Ronald dan Agen Catheline. Dia berencana untuk menghancurkan semua usaha milik pamannya Albert Hall lalu menyiksa nya secara perlahan.
Siang itu mereka membicarakan rencana penggrebekan pabrik ilegal milik Albert. Alano juga akan mengerahkan anggota Mafia Fire Red untuk membantu mereka secara diam-diam.
Masih ada yang mengganjal dihati agen Ronald, dia pun memberanikan diri untuk bertanya pada Alano.
"Apa yang ingin kau ketahui Agen Ronald?."
Alano duduk dengan gaya penuh kharismanya menatap tajam kedua agen itu.
"Apa anda yang menculik Gael Avignon setelah perampokan nya di Bank of Melbourne waktu itu?."
Alano tersenyum tipis mendengar pertanyaan agen Ronald, "Ya kau benar sekali agen Ronald."
"Tapi kenapa, apa untungnya bagimu? Apa kau ada hubungannya dengan penculikan noa Paloma?." Kali ini Agen Catheline yang bertanya.
Alano tergelak mendengar ucapan agen Catheline, "Kalian akan mengetahuinya setelah kalian berhasil dengan misi besok malam!."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
****Hari ini hanya bisa up 1 episode yaa guys
author masih sibuk 🤭
Happy 2nd new year guys
semoga Corona bisa secepatnya pergi dari muka bumi ini 😁
🌹🌹🌹🌹**