
Tiba di Mansion utama Alano mengantar Paloma ke kamar dan menemaninya hingga tertidur. Alano lalu keluar dari dalam kamar menuju ruang kerjanya dimana Dave sang tangan kanan sedang menunggunya.
"Bos, semua pabrik ilegal tuan Albert sudah disita pihak kepolisian. Agen Ronald menelepon ingin bertemu dengan anda Bos."
Alano duduk dan menyesap wine ditangan nya, "Katakan padanya untuk menemui ku besok disini!."
Dave mengangguk dan memberikan sebuah map kecil ketangan Alano.
"Menurut informasi yang saya dapatkan Sentosa bekerja sama dengan Bambang Soesatyo untuk menculik nona Paloma. Dan saat ini dia sedang mencalonkan diri sebagai wakil presiden bos."
Alano tersenyum smirk, ini kesempatan yang bagus pikirnya. Alano berencana untuk menangkap Bambang Soesatyo pada saat hari pemilihan berlangsung. Dia yakin jika itu terjadi semua orang akan mengetahui kebusukan calon wakil presiden mereka, dan tentu reputasinya selama ini akan hancur.
"Dan bos, bagaimana dengan tuan Albert? Semua media memberitakan hilangnya tuan Albert sejak peristiwa kecelakaan itu terjadi. Aku takut mereka akan mengaitkan dengan anda Bos, mengingat tuan Albert adalah paman kandung bos."
"Kau tidak perlu khawatir Dave, biarkan saja mereka. Mereka tidak akan berani melebih-lebihkan cerita hilangnya Albert dengan membawa namaku. Saat ini aku ingin kamu fokus mengumpulkan bukti-bukti penculikan Paloma, agar kita bisa membantu kedua agen itu. Malam ini kita akan ke markas dan bersenang-senang dengan dua bajingan itu!."
Alano tersenyum licik, dia sudah tidak sabar untuk menyiksa Albert Hall dan Sentosa Abdi Djoyo.
"Baik Bos."
Dave beranjak dari ruang kerja bos besarnya dan meninggalkan Alano yang sedang duduk sambil menikmati wine di tangannya.
Selang lima menit kemudian Alano keluar dan masuk ke kamarnya bersama Paloma. Dia langsung membersihkan diri dan naik ke tempat tidur memeluk Paloma dari samping. Semenjak Paloma dirawat di rumah sakit Alano tidak bisa memeluk Paloma seperti sekarang karena keadaan nya yang tidak memungkinkan untuk dia peluk.
Alano membaui tubuh Paloma aroma rose seketika menyeruak. Ah aku kangen bau ini Alano bergumam dalam hati dan tersenyum puas. Malam ini Alano pasti akan tidur nyenyak.
Sementara itu di bagian negara lainnya Indonesia, Bambang duduk dengan gelisah. Temannya Sentosa menghilang dia tidak bisa menghubungi nya sampai sekarang.
Sentosa seakan hilang ditelan bumi, kabar terakhir yang dia dapat Sentosa pergi ke Mansion Albert Hall bersama anak buahnya.
Bambang juga tidak bisa menghubungi Albert sejak peristiwa kecelakaan yang menewaskan adik kandungnya.
"Sial! Apa yang sebenarnya terjadi, kenapa dua orang ini tidak bisa dihubungi sama sekali!."
Bambang melempar gelas kristal di tangannya kelantai, dia khawatir jika kejadian ini ada sangkut pautnya dengan menghilangnya Gael dan penembakan Bella waktu itu.
Bambang menghubungi Bella yang baru saj keluar dari rumah sakit untuk menanyakan kabar Sentosa dan Albert. Dia ingin tahu apa mereka berdua memberi kabar sebelumnya atau tidak, tapi menurut Bella semenjak dia masuk rumah sakit Sentosa ataupun Albert tidak pernah lagi menelepon nya.
Dering ponsel Bambang berbunyi, orang kepercayaan nya yang berada di Italia menelepon.
"Bagaimana?." Diam mendengarkan.
"Apa? Aku tidak mau tahu kau harus mencari mereka berdua sampai ketemu!."
Rumah dan mansion Albert dijaga ketat oleh pihak kepolisian setempat hingga tidak mungkin jika Sentosa bisa bersembunyi disana.
"Sialan! Dimana kamu Sentosa. Aku tidak ingin menanggung semua ini sendirian!."
Bambang mengusap kasar wajahnya dia takut jika kejadian ini akan diketahui pihak kepolisian dan mereka akan curiga padanya.
Apalagi mengingat Paloma yang masih hidup sampai sekarang membuat Bambang khawatir jika kasus penculikannya bisa terbongkar kapan saja.
"Aku harus memastikan semuanya berjalan lancar sebelum hari pemilihan berlangsung."
Selama masa kampanye posisi calon Presiden dan Wakil Presiden Bambang beserta pasangannya selalu berada di posisi paling tinggi menurut survei yang diadakan oleh salah satu lembaga.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
****Akan ada up setiap hari
Dukung terus karya Author yaa
Like Rate and Coment 🌹**