
3 Hari kemudian Alano dan Paloma berangkat menuju Kota Venesia untuk mengikuti acara peresmian resort mewah, salah satu properti milik perusahaan Lodovico, Corp. Mereka tiba 1 jam sebelum acara peresmian di mulai.
Ayah dan Bunda Paloma juga ikut menghadiri peresmian resort mewah milik menantunya. Bahkan semua keluarga besar Hendrawan ikut di boyong Alano hadir di peresmian hari ini.
Penjagaan yang ketat di seluruh resort dan jalan yang akan dilalui keluarga Presiden diterapkan. Alano juga menurunkan anggota mafia Fire Red miliknya, untuk ikut berjaga-jaga disana.
Kehadiran salah satu kepala negara di Kota Venesia menjadi pembicaraan hangat di seluruh media nasional maupun internasional. Alano juga sudah menyediakan tempat untuk para pencari berita, dia menggelar red carpet untuk tamu-tamu penting dari berbagai kalangan maupun pemerintah setempat.
Alano dan Paloma turun dari Limosin hitam dan elegan. Awak media yang tidak mau ketinggalan momen bahagia itu, langsung mengambil banyak gambar untuk mengabadikan nya.
Paloma terlihat cantik menggunakan dress berwarna merah dengan belahan panjang pada kaki sampai ke pahanya. Sedangkan Alano yang selalu tampak sempurna di mata Paloma istri nya, memakai jas hitam dengan dasi kupu-kupu berwarna merah senada dengan warna dress yang dipakai Paloma.
Tepat pukul 7 malam acara peresmian resort mewah milik pengusaha muda dan sukses, Alano Lodovico dimulai. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran beberapa artis ibukota yang ikut meramaikan acara peresmian tersebut.
Alano juga memperkenalkan Paloma Hendrawan putri Presiden RI sebagai istrinya. Semua menatap iri pada pasangan hebat dan fenomenal itu, yang tampak serasi dan saling mencintai satu sama lain.
"Resort ini saya persembahkan untuk mendiang Daddy dan Momy saya. Tanpa mereka, hari ini saya tidak akan berdiri disini, di depan kalian semua. Resort ini resmi saya buka."
Bunyi fireworks terdengar di luar resort saat Alano selesai memberi sambutan. Semua bertepuk tangan merasa takjub dengan permainan fireworks yang sengaja di desain untuk memeriahkan acara peresmian resort mewah tersebut.
"Selamat nak Alano, resort ini sungguh sangat indah. Ayah dan Bunda akan sering-sering berlibur kemari jika nanti ayah sudah pensiun sebagai Presiden."
Kevin menepuk pelan pundak Alano, merasa bangga dengan menantu laki-lakinya itu.
"Tentu saja ayah, kita akan sama-sama berlibur disini."
Alano tersenyum penuh kehangatan merasakan kebahagiaan nya bisa memiliki keluarga baru, setelah ditinggal pergi oleh Daddy dan Momy nya.
Poly memeluk Alano dengan penuh cinta, dia juga merasa sangat bahagia karena Paloma bisa memiliki seorang suami yang bertanggung jawab, dengan kharismanya sebagai pengusaha sukses di Negara Italia.
Ali Hartono kakak tiri Paloma juga ikut memberikan ucapan selamat di ikuti keluarga Hendrawan yang lain.
Paloma mendekati Ali dan memeluk kakaknya penuh cinta. Dia sudah tahu kalau hubungan Ali dengan sahabatnya Hana telah berakhir. Hana lebih memilih sang kakak sepupu yang sudah berhasil membuat wanita itu melupakan perasaan nya pada Ali Hartono.
"Jangan terlalu lama bersedih Ka, nikmati saja hidup mu. Aku yakin suatu saat nanti akan ada seseorang yang hadir di hidupmu, dan tidak akan pernah melepaskan dirimu Ka Ali."
Ali tertawa meledek sang adik kesayangan, Paloma bersyukur meski kakaknya itu masih berusaha menata hatinya yang patah. Namun Ali masih bisa bercanda dan tertawa, tidak ingin membuat adiknya khawatir pada dirinya.
Tak lama berselang, Austin dan juga Hana datang memberi selamat pada pasangan suami istri Alano dan Paloma. Ali yang masih berbicara dengan Paloma tampak berusaha tersenyum pada mereka berdua, meski sebenarnya hatinya sendiri sedang tercabik-cabik melihat Hana yang kini berada di pelukan orang lain.
Ali berusaha menerima dengan lapang dada semua yang sudah terjadi, dia ikut merasa bahagia melihat Hana yang tampak bahagia bersama Austin sepupu tirinya.
Pelan-pelan mereka mulai berbicara dan bercanda seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Kedua orang tua masing-masing di antara mereka tersenyum bahagia melihat anak-anak mereka, yang bisa bersikap dewasa dengan masalah yang terjadi sebelumnya diantara mereka semua.
Rangga juga ikut memberi selamat dan larut dalam pesta peresmian resort mewah sang sahabat.
Barbara yang berdiri tidak jauh dari sana, menatap iri kehangatan keluarga besar Paloma. Dia baru tahu kalau istri Alano Lodovico, adalah putri Presiden RI saat ini.
Meskipun Paloma berasal dari keluarga yang terpandang, namun selama ini Paloma selalu memperlakukan dirinya dengan baik dan tidak pernah memandang rendah orang lain. Dia jadi tahu apa yang membuat seorang Alano Lodovico sampai jatuh cinta pada Paloma Hendrawan.
"Apa yang sedang kau pikirkan Barbara?."
Dave memeluk wanita pengganggu nya dari belakang dan mencium pipi Barbara penuh cinta. Mereka sudah memutuskan untuk berpacaran sebelum maju ke jenjang yang lebih serius lagi.
Mereka juga sudah memutuskan akan menikah tahun depan dan memulai kehidupan yang baru bersama sampai tua. Barbara memang ingin mulai menata kembali hidupnya bersama lelaki yang telah berhasil merebut hatinya itu.
"Tidak ada Dave. Aku hanya bahagia melihat nona Paloma dan bos Alano bersama keluarga nya. Mereka terlihat saling menyayangi satu sama lain sebagai keluarga terpandang di Indonesia. Aku sedikit iri melihat keakraban mereka semua."
"Kau tidak perlu iri Barbara, tidak lama lagi kita akan membuat keluarga kita sendiri. Semakin banyak semakin bagus."
Dave tersenyum mesum melihat wanita pujaan nya yang selalu tampak cantik dan seksi baginya.
Rasa kebahagiaan milik semua orang malam ini, mereka tertawa dan bercanda penuh cinta menikmati malam panjang di Kota Venesia Italia.
Alano dan Paloma saling berpelukan bpenuh cinta di lantai dansa merasa bahagia, dengan semua yang sudah mereka lewati bersama baik suka maupun duka. Mereka berharap kebahagiaan akan selalu hadir menyinari kehidupan rumah tangga mereka, bersama anak-anak mereka berdua nantinya.
...🌹The End🌹...