
Mengandung unsur bawang - bawangan yang kuat 🤭
Sediakan tissue sebelum baca 😁
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Alano memerintahkan dokter yang menangani Ibunya untuk segera menyiapkan operasi donor jantung pada Paloma, begitu Angelina menghembuskan nafas terakhirnya.
Alano sempat masuk ke ruang ICU saat dokter mengatakan kalau Angelina Ibunya tidak bisa bertahan lebih lama lagi. Alano mencium dahi Angelina sambil berurai air mata.
"Pergilah dengan tenang Mom. Aku akan melakukan seperti yang sudah kau minta padaku. Aku berjanji akan mencintai dan melindungi Paloma dengan seluruh jiwa dan ragaku selamanya."
Begitu Alano selesai berbisik di telinga Ibunya, Angelina menghembuskan nafas panjang. Alano mengusap bulir kristal yang terlihat jatuh dari kedua mata Ibunya. Dia tahu kalau Angelina sudah pergi dengan tenang sekarang. Dalam hati Alano terus berjanji kalau dia akan menghabisi siapa saja yang berani menyentuh orang-orang yang di cintainya.
Sudah hampir 7 jam operasi donor jantung Paloma dimulai. Alano masih setia menunggu di kursi tunggu diluar ruang operasi. Dave mendekati bos besarnya dan duduk disampingnya, dia lalu menyodorkan sebuah paper bag ketangan Alano.
"Mandilah dulu bos, aku sudah memesankan makanan untukmu. Bos belum makan sejak semalam."
"Aku tidak lapar Dave. Pergilah jangan mengganggu ku. Aku tidak apa-apa."
Dave menarik nafas panjang, dia tahu kalau Alano memang orang yang keras kepala seperti Angelina Ibunya. Dia tidak ingin di ganggu jika sedang banyak pikiran seperti sekarang ini. Tapi Dave hanya khawatir jika ketua mafia itu akan jatuh sakit karena tidak mengisi perutnya.
"Dave setelah operasi ini selesai dan berhasil segera persiapkan pemakaman Momy. Aku ingin pemakaman ini berlangsung hikmat dan damai. Jika ada awak media yang ingin meliput pastikan mereka tidak akan mengganggu. Aku juga tidak mau ada wawancara cukup diwakilkan saja."
Alano duduk bersandar di kursi tunggu dengan mata terpejam. Dia membayangkan wajah cantik Angelina yang sedang tersenyum padanya.
"Baik Bos. Lalu bagaimana dengan tuan Albert bos? Apa kita akan menyerahkannya pada kedua agen itu?."
"Tidak perlu lagi Dave. Segera bawa dia ke markas sebelum kedua agen itu mengetahui keberadaannya disini. Aku akan menyiksa pria keji itu dengan tanganku sendiri!."
Alano mengepal kuat tangannya dia sudah tidak sabar untuk menyayat pelan-pelan tubuh Albert Hall paman kandungnya.
Alano bisa bernafas lega mendengar penjelasan dokter padanya. Dia pun memutuskan untuk membersihkan diri dan makan begitu Paloma sudah dipindahkan ke ruang perawatan VVIP rumah sakit.
Begitu selesai Alano pergi bersama Dave kerumah duka untuk mempersiapkan ibadah pemakaman Ibunya Angelina Hall. Selama dalam perjalanan menuju rumah duka, Alano tertidur dan memimpikan kedua orang tuanya. Mereka tersenyum sambil membelai lembut kepala Alano, dalam tidurnya Alano menangis bahagia melihat mereka berdua.
Alano tersentak kaget saat Dave membangunkan nya begitu mereka tiba di rumah duka. Awak media terlihat berkumpul disana ingin mengabadikan prosesi pemakaman Ibu pengusaha terkenal di Itali.
Ibadah berlangsung hikmat sesuai instruksi Alano kalau dia tidak ingin di ganggu saat pemakaman berlangsung.
Pablo Dominic juga ikut mengantarkan kepergian Ibu Alano ke peristirahatan nya yang terakhir. Dia langsung pulang begitu membawa Paloma ke rumah sakit malam itu. Pablo yakin kalau Alano pasti bisa menjaga Paloma dengan baik disana. Namun dia begitu terkejut saat mendengar berita tadi pagi kalau Ibu Alano Angelina Hall meninggal dalam kecelakaan.
Alano berdiri disamping kubur Angelina dengan mata sembab. Dia sengaja memakai kacamata hitam untuk menutupi tatapan sendu dan kehilangan di matanya.
Kenangan indah bersama Ibunya terlintas di pikirannya. Dalam hati dia terus berjanji akan selalu hidup bahagia bersama Paloma setelah dia menghabisi tikus-tikus kotor yang sudah membuat Angelina pergi dari hidupnya.
Hujan turun sore itu seakan mengerti akan kesedihan dan kehilangan Alano akan Ibu yang sangat dia cintai dan kasihi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
****Please jangan baper yaa guys 😭
Dukung terus karya Author
Like Rate and Coment
terima kasih 🌹**