The President Daughter and Mafia

The President Daughter and Mafia
Kembali



"Bos, apa kau yakin akan membawa nona Barbara ke Italia? Bagaimana nanti kalau nyonya muda mengetahui masalah ini?."


"Kau tidak perlu cemas Dave. Aku akan memberi tahukan siapa Barbara pada Paloma nanti. Lagipula dia tidak akan tinggal bersama kami di Mansion. Kau suruh mereka membawanya keapartemen ku, untuk sementara dia akan tinggal disana. Aku tidak bisa membiarkan Barbara sendirian di luar sana, mengingat dia sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi Dave."


Dave hanya terdiam mendengar ucapan bos besar, dia hanya khawatir kalau kehadiran perempuan dari masa lalu bosnya itu, akan mengganggu hubungan bos besar dan nyonya mudanya.


Dave tidak mau di pusingkan lagi dengan orang yang ingin coba-coba mengusik kehidupan bos besarnya, setelah semua yang sudah dialami oleh Alano dan Paloma nyonya muda keluarga Lodovico.


Tapi nampaknya bos besar Dave itu sudah punya rencana sendiri hingga membuat dirinya tidak punya pilihan untuk mengikuti perintah mutlak Alano.


Hah... semoga saja nyonya Paloma bisa mengerti dan memahami maksud baik Bos. Dan semoga juga wanita itu tidak akan berbuat macam-macam selama dia ada di Italia, dibawah pengawasan ku. Dave bergumam dalam hati dan segera mengirim pesan pada Leo, untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi pada Barbara Divaio selama dia menghilang.


"Kau sudah mengurus bedebah gila itu Dave?."


"Sudah bos. Dia sudah ditangkap atas keterlibatan dirinya dalam penyelundupan nuklir ke Arab, sesuai dengan perintah Bos. Selain itu kami juga menemukan fakta baru kalau dia juga ikut terlibat dalam perdagangan manusia selama beberapa tahun ini bos."


Alano duduk dengan tenang sambil menyesap wine di tangannya, mereka sedang dalam perjalanan kembali ke Indonesia menggunakan jet pribadi milik ketua mafia itu.


Mereka segera berangkat setelah memastikan Barbara sudah pergi bersama Leo dan anak buah kepercayaan nya ke Italia.


"Kerja bagus Dave. Pastikan kelompok perompak The Pirates habis hingga ke akar-akarnya!."


"Baik Bos."


"Aku juga ingin kau yang menjaga Barbara secara pribadi. Pindah lah keapartemen ku bersamanya."


Dave yang sedang meminum wine tersedak mendengar ucapan Alano Lodovico sang bos besar.


"Apa bos? Tapi kenapa harus aku yang kesana bos?."


Dave protes tidak rela jika dia harus menghabiskan waktu istirahat nya bersama perempuan seksi itu. Apalagi harus sampai satu atap dengan dirinya.


Pekerjaan Dave dikantor sudah sangat membebani dirinya dan sekarang malah ditambah lagi harus mengurus kekasih masa kecil Alano.


"Jangan membantah Dave! Hanya kau yang bisa aku percayai untuk menjaganya, dan aku yakin kalian akan cocok tinggal bersama sampai aku benar-benar yakin untuk melepaskan Barbara nanti."


Dave menghembuskan nafas kasar dan tersandar lemas di kursi pesawat. Hah... sudah aku duga, belum apa-apa wanita itu sudah membuat aku repot! Aku bahkan tidak bisa menolak perintah Alano. Shit! Dave menggerutu dalam hati. Dia tidak berani lagi untuk membantah perkataan sang bos besar.


"Dan satu lagi Dave, atur liburan Honeymoon ku bersama Paloma. Kami akan langsung berangkat begitu acara pesta pernikahan kami selesai dilaksanakan. Kau juga tidak perlu ikut bersama kami karena tugasmu sekarang adalah menjaga Barbara. Pastikan dia selalu aman selama aku tidak ada! Bangun kan aku jika pesawat akan landing."


Alano berdiri dan pergi menuju kamar pribadi dalam jet tanpa mendengar jawaban Dave. Alano ingin mengistirahatkan sebentar tubuhnya karena dari semalam dia tidak tidur.


Dia harus terlihat fresh pada saat pesta pernikahan nanti agar tidak mempermalukan Paloma, maupun keluarga besar Presiden. Luka di lengannya juga sudah dijahit dan diobati oleh Dave.


Dave menghembuskan nafas panjang saat bos besar masuk ke dalam kamar pribadinya.


"Bos ini selalu saja tiba-tiba begitu, bagaimana aku akan mencari destinasi wisata bagi bulan madu mereka? Bayangan pun aku tidak punya!."


Dave lalu mengambil tab miliknya dan mulai mencari ide honeymoon untuk membuat bos besar dan nyonya mudanya puas dengan liburan penuh cinta mereka.


"Ah.. aku lupa menanyakan mereka akan pergi selama berapa hari. Oh my... aku pasti akan sangat sibuk sekali di perusahaan! Belum lagi aku harus mengurus wanita masa lalu itu."


Dave mengusap kasar wajah tampan nya dan terus menggerutu karena pekerjaan nya yang semakin banyak saja. Dia berharap selama bos besar dan nyonya muda pergi honeymoon, Barbara tidak akan berulah hingga membuat dirinya kesusahan dan sampai di marahi oleh Alano Lodovico ketua Mafia Fire Red.


.


.


.


.


.


.


.


****Udah 2 hari up banyak yaa guys semoga kalian tidak pernah bosan dengan novel ini


Terus dukung karya Author yaa 🤗


Like and Vote 🌹**