The President Daughter and Mafia

The President Daughter and Mafia
Tragedi



Mengandung unsur bawang - bawangan yang kuat 🤭


Jangan lupa sediakan tissue sebelum baca 😁


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Dua mobil Ambulance baru saja tiba di rumah sakit tempat Paloma di rawat. Mobil ambulance pertama membawa seorang wanita paruh baya dengan luka di kepala dan yang satunya lagi membawa seorang pria yang terlihat lebih tua dengan wanita tadi, dengan luka di tangan dan kakinya.


Alano berlari menghampiri wanita paruh baya itu dengan penuh rasa takut dan cemas. Dia baru saja mendapat telepon dari tangan kanan wanita itu bahwa baru saja terjadi tabrakan yang cukup dahsyat dan mengakibatkan wanita dan pria itu terluka.


"Shit! Apa yang sebenarnya terjadi Steven? Kenapa kau tidak mengikuti perintah ku untuk tidak membawa Momy kemari!."


Alano mencengkram kerah baju Steven orang kepercayaan Angelina Hall dengan tatapan membunuh. Dia melayangkan satu pukulan ke wajah Steven hingga sudut bibirnya robek dan mengeluarkan darah.


Steven berusaha berdiri setelah pukulan telak Alano di wajahnya.


"Maafkan saya tuan Alano, saya tidak bisa menjaga nyonya Angelina dengan baik." Steven menunduk dalam tidak berani menatap Alano Lodovico tuan mudanya.


"Dasar tidak berguna! Kalau sampai terjadi apa-apa pada Momy kau yang akan ku bunuh lebih dulu!."


Alano menendang kursi tunggu di ruang ICU dengan keras hingga menimbulkan suara nyaring. Sakit di kakinya tidak seberapa dengan rasa cemas dan khawatirnya saat ini.


Dua orang perempuan yang begitu berarti dalam hidup Alano berada di dalam sana. Dia terus menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mampu menjaga dan melindungi orang-orang yang dia sayangi.


Dokter keluar dari ruang ICU dengan wajah yang tak terbaca.


"Maafkan saya tuan Alano, Ibu tuan dalam kondisi kritis sekarang ini. Kepalanya terbentur cukup keras pada saat kecelakaan terjadi, sedangkan untuk paman mu dia mengalami patah tulang kaki kemungkinan dia tidak akan bisa berjalan lagi."


Alano semakin murka mendengar penjelasan dokter. Dia mulai menghancurkan barang apa saja yang ada disekitar nya. Shit! kenapa laki-laki tua itu tidak mati saja, kenapa harus Momy yang kritis karena perbuatan keji Albert Hall.


Dokter dan anggota Mafia Fire Red yang berjaga di sekitar situ tidak berani mendekati Alano. Mereka tahu kalau bos besar mereka sedang marah dan dia tidak akan segan membunuh orang saat ini.


Mata Alano memerah dia tak mampu menahan buliran kristal yang sedari tadi menumpuk di pelupuk matanya. Dokter lalu beranjak dari hadapan Alano dan masuk kembali ke ruang ICU.


Tiba-tiba ponsel Alano berbunyi dan sebuah voicemail masuk. Alano mengambil ponsel yang ada di saku celananya dan mendengarkan isi voicemail tersebut. Terdengar suara seorang wanita yang begitu dia cintai selama ini.


...Alano sayang, maafkan Momy karena tidak bisa melindungi mu dari paman mu sendiri. Berjanjilah pada Momy Alano, jika nanti Momy pergi kau akan menjaga Paloma dengan seluruh nyawamu. ...


...Dia wanita yang baik Alano, jangan pernah menyakitinya. Perlakukan dia layaknya istri dan pendamping hidupmu. Hiduplah dengan bahagia bersama Paloma serta cucu-cucu Momy nanti. ...


...Maafkan Momy karena harus meninggalkan mu sayang dengan cara seperti ini. Berikan jantung Momy untuk Paloma. Kau pasti tahu kalau jantung Momy sangat sehat, jadi kau tidak perlu khawatir jantung Momy pasti bisa menyelamatkan Paloma....


...Momy mencintaimu dengan sepenuh hati jiwa dan ragaku. Momy dan Daddy akan selalu menjagamu dari atas sana. ...


...I love you Alano anakku yang tampan....


Bunyi akhir voicemail terdengar di ujung sana, Alano terduduk di lantai dan menangis. Dia tidak menyangka kalau Angelina akan meninggalkan nya untuk selamanya. Bahkan dia sudah memikirkan untuk mendonorkan jantung miliknya pada Paloma.


Tangis kesedihan keputusasaan terdengar memilukan di lorong ICU rumah sakit. Dave yang baru tiba disana begitu terkejut melihat bos besarnya terduduk di lantai dan menangis tersedu-sedu. Baru kali ini dia melihat ketua mafia yang terkenal kejam terlihat terpukul seperti itu.


Dave memutuskan untuk memberi ruang pada Alano dengan mengawasinya dari jauh bersama Steven di sampingnya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


****Author sempet nangis sendiri nulis part ini 😔


Hari ini Up 2 episode yaa guys dan masih ada bawangnya di part berikut 🥺


Like Rate and Coment 🌹**