
Paloma tersentak kaget saat ia bangun dari tidur dan mendapati tubuhnya sedang memeluk Alano, dia segera bangun dari tempat tidur dan berlari masuk kedalam kamar mandi. Alano yang ikut terbangun saat itu menahan tawa melihat Paloma yang terlihat salah tingkah dengan wajahnya yang memerah.
Semalam saat Alano kembali ke kamar mereka dia langsung naik ketempat tidur, baru 5 menit Alano memejamkan mata dia begitu terkejut ketika Paloma memeluknya sambil berkata kalau dia merindukan Bundanya dan menangis. Alano pikir Paloma masih bangun dan ingin memeluknya tapi ternyata Paloma sedang bermimpi dan mengigau.
Alano membiarkan Paloma memeluknya malam itu, dia bahkan mengusap airmatanya dan ikut memeluk Paloma dari samping menghirup wangi bunga rose dari tubuhnya. Tanpa sadar Alano mengecup lembut dahi Paloma yang bersandar di dada bidangnya, Alano sendiri bingung mengapa dia melakukan itu. Namun ia sendiri merasa nyaman dengan pelukan Paloma yang terasa hangat baginya, merekapun berpelukan hingga pagi.
Didalam kamar mandi Paloma merutuki dirinya yang memeluk Alano semalam, oh Tuhan betapa bodohnya aku ini malah memberikan diriku secara sukarela untuk dipeluknya. Paloma memutuskan untuk segera mandi daripada dia terus memikirkan pelukan mereka.
Selesai mandi Paloma melihat Alano yang masih tertidur, dia menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 6 pagi. Palomapun melakukan tugasnya dengan menyiapkan baju kantor Alano yang dibawa Dave semalam sebelum dia berangkat ke Australia, Paloma juga menelepon pihak hotel untuk memesan makan pagi. Tapi sepertinya Dave sudah mengatur semua hingga Paloma tidak perlu repot lagi berbicara panjang lebar pada pihak hotel untuk memesan makanan.
Selesai menyiapkan semua kebutuhan Alano, Paloma memilih untuk menonton Tv sambil menunggu sarapan yang akan dibawa Bellboy kekamar.
Alano yang mendengar suara Tv terbangun dari tidurnya dan menatap jam dinding dikamar hotel, ia tersenyum tipis melihat Paloma sedang duduk di sofa dan menonton Tv. Alano lalu beranjak dari tempat tidur dan menyambar jasnya dan masuk kekamar mandi, dia harus segera bersiap karena hari ini ada rapat direksi dikantor.
Begitu keluar dari kamar mandi Alano melihat Paloma yang sedang sarapan tanpa menunggunya, diapun duduk disamping Paloma dan memakan roti sandwich dengan tenang.
Uhuk.. uhuk.. uhukk..
Paloma yang sedang makan tersedak dengan roti sandwich yang ia makan, wajahnya memerah mencoba meraih botol air minum yang ada diatas meja. Alano refleks memberikan botol air minum miliknya, Paloma menerima dengan malu-malu.
"Apa kau tidak bisa pelan-pelan saat makan Paloma, tidak akan ada yang merebut makanamu Nona."
Alano tersenyum mengejek Paloma ia sengaja ingin membuat Paloma malu dan salah tingkah, dia senang melihat wajah Paloma yang merah bak kepiting rebus. Sepertinya sangat menyenangkan selalu menggodamu Paloma, Alano menggumam dalam hati.
"Sudahlah cepat habiskan makananmu kita harus segera ke Roma sekarang, aku ada rapat penting siang ini. Pakaianmu ada didalam lemari dan ingat perkataanku tentang memakai pakaian yang sopan jangan seperti kemarin. Mulai hari ini kau akan menjadi Sekretaris pribadiku, kau akan mengurus semua jadwal kerjaku."
Alano menyodorkan sebuah tab ketangan Paloma dan menjelaskan beberapa jadwalnya selama minggu ini, Paloma mengangguk mengerti.
Sebagai pewaris utama Hendrawan,Corp dia sudah biasa dengan pekerjaan seperti ini apalagi hanya untuk mengurus jadwal kerja Alano, tutup matapun dia bisa melakukannya.
Setelah mengganti baju dengan rapi Paloma dan Alano keluar dari dalam hotel, mobil bermerek Mercedes Benz CLS - Class berwarna silver telah menunggu mereka didepan pintu lobi.
"Dimana Dave Alano? Apa dia tidak ikut kita pulang?."
Paloma bertanya pada Alano begitu mereka masuk kedalam mobil dan melihat orang lain yang menjadi supir mereka.
"Dia sudah lebih dulu pergi."
Alano tidak ingin memberitahukan kepergian Dave ke Australia, ia tidak ingin Paloma mengetahui rencananya sampai semua pelaku penculikan Paloma terungkap.
****Dukung terus yuk karya author dengan Like and Vote yang banyak
Terima kasih 🌹**