Secret Affair

Secret Affair
Please maafkan aku



bab 61


.


.


Amara terpaksa menggendong Gea agar segera meyingkir dari sisi pengunjung yang mulai menggunjingnya.


"Mami.. itu tadi papi ya ?? papi ko* masuk tivi ???" Tanya Gea ingin tau .


Amara bingung mau menjawab apa.


" Wanitanya seperti tante yang didepan rumah kita ya Mi ??" Tanya Gea lagi.


sumpah demi apapun, otak Amara tak tau mau bicara apa. ia hanya memilih diam saja. hingga netra Amara menangkap ketiga temannya yang sudah memesan meja.


" Itu tante Nindi, sindi dan Tante ani..ayo kesana."amara mengalihkan pembicaraan.


Gea terlihat menggangguk. ia juga tak memaksa maminya mengatakan tentang papinya. meski Gea kecil sangat penasaran.


.


.


Miranda tiba dirumah jakson dan segera masuk. Tanpa permisi tanpa apapun, meski dicegah pelayan rumahnya, Miranda terus memaksa menemui Jakson.


" Jakson !!! kau dimana ??!!" panggil Miranda seraya menaiki tangga menuju kamar mereka.


ceklek...


"Kenapa kau bisa masuk kemari ??" suara barito Jakson terdengar dari belakang Miranda yang hendak masuk kedalam kamar.


Miranda menoleh seketika dengan tatapan memelas lalu menghambur memeluk Jakson.


Tangisannya tumpah ruah dalam dada jakson, Tak ada penolakan dan juga tak ada balasan. Jakson hanya diam tanpa ekspresi dan tanpa menatap Miranda.


"Jakson kumohon maafkan aku..Hiks..hiks..hiks..Aku tau aku bersalah, aku khilaf Jakson, tapi aku mohon jangan meminta untuk bercerai..Aku akan berusaha memperbaiki diri.."ucap Miranda dalam tangisannya.


masih hening, Jakson belum menanggapinya.


"Kita perbaiki semuanya ya ?? Please aku mohon.." Miranda menengadah seraya menatap wajah Jakson, namun sayangnya Dengan cepat jakson mendorong tubuh Miranda hingga Miranda terjerambah kelantai. "Bahkan urat malumu sudah putus untuk meminta seperti ini dariku Miranda !!!"


"akkhhh !!!" Pekik Miranda.


"Kau membuatku kotor lagi !!!" Ucap Jakson seraya memalingkan tubuhnya untuk pergi.


Miranda tak menyerah, ia menghadang Jakson dengan memegangi kaki jakson. "Jakson kumohon.. jangan begini.. maafkan aku.."


"Lepaskan tanganmu Miranda !! Jangan membuatku harus kasar denganmu !!!" Sentak Jakson yang sudah jengah dengan suara tangisan Miranda.


" Pukul aku !! Tampar aku !! Iya, kau boleh memukulku jakson.. lakukanlah sekarang, tapi please jangan ceraikan aku .." Miranda memohon dengan berderai air mata.


Jakson hanya menyeringai dengan penuh kebencian.


" Yang kau lakukan sekarang ini malah semakin membuatku jijik kau tau, Seharusnya kau bersyukur karna aku tidak memenjarakan kalian !!! bukan malah mengemis seperti ini !! menjijikkan !!!"


Miranda tergugu dengan masih terduduk dilantai.


Nampak pelayan datang terburu-buru.


" Bawa dia keluar !! jangan biarkan dia masuk kemari !!!" Perintah Jakson.


" Baik tuan." jawabnya.


Pelayan segera mencoba membawa Miranda.


" Lepaskan !!!" Ronta Miranda seraya mencoba mendorong pelayan yang menariknya untuk keluar.


" Jakson.. ini juga rumahku !!! kau tidak boleh mengusirku !!!" Miranda berkhilah dan menatap Tajam Jakson.


" Kau tenang saja. Harta gono gini pasti akan dibagi rata oleh pihak pengadilan. Jangan kawatir kau akan miskin bersama kekasihmu Miranda."Ucap Jakson penuh penghinaan.


" Baiklah jika kau tidak mau pergi. aku yang akan pergi."Jakson melewati Miranda untuk masuk kedalam kamar, tanpa membawa apapun, Jakson hanya menyambar kunci mobil dan dompetnya lalu pergi melewati Miranda lagi dan kemudian pergi meninggalkan Miranda untuk keluar dari rumah itu.


" Jakson !!! tunggu !!! jakson !?!!" Teriak Miranda mencoba mencegah.


braakkk !!!


pintu terdengar dibanting dengan keras oleh jakson.


"Aaaaahhhhh !!!!!" Teriak Miranda penuh frustasi dan tangisan. ia tertunduk dilantai dengan penuh penyesalan dan kesedihan. Harapannya jika jakson akan luluh ternyata semua hanya harapan saja. Jakson benar-benar serius ingin menceraikan dirinya.


Diluar, Mobil jakson keluar bersamaan dengan Mobil Amara yang baru saja masuk kerumahnya.


Saling lempar tatapan kesedihan dilakukan Amara dan Jakson. tanpa menyapa tanpa berkata mereka seolah berbicara melalui telepati Hati. lalu dengan cepat Jakson menjalankan kembali mobilnya.


"Mami.. paman itu kok terlihat sedih ???" Tanya Gea saat sudah turun.


"Mungkin dia lelah sayang.. ayo masuk.."Ajak Amara seraya bergandengan dengan Gea. untuk masuk kedalam rumah mereka. namun langkah mereka kembali terhenti karna seseorang yang baru saja keluar dari dalam rumah itu. Amara pun terlihat mematung dengan melihat seseorang yang ada dihadapannya.


"Gea sayang.."


.


.


.


.


.


Karma yang kayak gimana maunya kak ??😁😁


Apa Victor dimatiin gitu 🙈🙈🙈 atau dipenjarain ?? atau disunati lagi 🤣🤣


yuk koment yuk, suara terbanyak aku turuti deh 🤗🤗👍👍👍


otor kan orangnya baik 😁😁😁


.


.