
bab 44
.
.
Waktu yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Peluncuran produk terbaru yang didasari ide dari Amara akan segera dilakukan pagi itu.
Jakson bersama Miranda datang terlebih dulu dengan saling bergandengan. Para tamu undangan dari kalangan pembisnis juga sudah datang dan menempati kursi masing-masing.
Tak lama kemudian, Amara dan Victor juga sudah memasuki gedung Yang begitu megah dan mewah itu.
"Sayang..selamat ya.."Ucap Victor seraya menggaet tangan Amara.
Amara hanya menerbitkan senyum saja tanpa menjawab. Mereka berdua pun diarahkan untuk duduk disisi Jakson dan juga Miranda.
Amara tak lupa menunduk memberi hormat pada Atasannya. begitupun dengan Victor.
Saat semua tamu sudah hadir. MC memulai acaranya. beberapa sambutan dari artis lokal menghibur diawal acara. hingga setelahnya, Acara sambutan dari investor terbesar dan penggagas acara mewah itu. MC pun nampak memanggil Nama " Inilah dia, Tuan 'Haikal Friandrighta' Inverstor terbesar dan penggagas acara megah ini."
Tepukan Riuh mengiringi langkah Haikal yang maju dan menaiki panggung megah itu.
a
HAIKAL FRIANDRIGHTA
Dari kursi tamu, Victor begitu terkejut melihat siapa yang ada diatas sana.
Sementara Amara hanya bertepuk tangan mengikuti yang lain. setelahnya Amara memperhatikan Haikal yang berpenampilan tidak seformal yang lain, tanpa dasi dan jas yang tetap terbuka tidak terkancing.
AMARA
yang lagi ngeliatin Mantan 😁😁
.
.
Victor yang bisa melihat itu sedikit kesal. ia merasa tak jenak untuk duduk.
VICTOR
yang dikit-dikit mbenerin penampilan. soalnya lagi kepanasan istrinya dilihatin sang mantan 😁😁
.
.
" Sebelumnya Saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Tim saya yang sudah menyiapkan semuanya, demi kelancaran acara kita ini. jika tidak ada kalian saya tidak tau akan seperti apa. " Haikal mulai membuka sambutan.
Tepukan riuh kembali diberikan untuk Haikal.
"Saya tidak akan berkata panjang lebar. Disini saya hanya sebagai penyelenggara. dimana akan diluncurkannya produk terbaru dari kerja sama antara Saya dan tuan Jakson, pengusaha pemimpin perusahaan yang berasal dari jakarta." Tambah Haikal seraya menunjuk Jakson. Jakson pun segera berdiri dan melambaikan tangan kearah tamu undangan.
"Dan saya juga tidak akan melupakan penggagas atau bisa dibilang Sumber ide dari produk terbaru kami. Semua tidak lepas dari kerja keras karyawan tuan Jakson, dialah Nona Amara Syakilla."Haikal mengarahkan tangan kearah Amara.
Meski dipanggil dengan nama lengkap, Amara berusaha biasa saja dan segera berdiri menyatukan kedua telapak tangannya dan menunduk kearah tamu lain.
Sementara Victor semakin dibuat kesal. "untuk apa dia memanggil nama amara dengan nama lengkap !!? Biar orang tau dia mantannya !!! Dasar bandit !!!" Gerutu Victor dalam hati. Wajahnya juga terlihat sangat kesal sekali. Apalagi ia bisa melihat dengan jelas jika Haikal tak melepaskan pandangannya terhadap Amara
"Apa dunia itu memang cuma selebar daun kelor ya ?? kenapa harus dia rekan kerja tuan Jakson.?!!! bahkan diBali saja ada dia !!? Dia itu manusia atau jin sih !! Bisa- bisanya ada dimana-mana membuatku kesal saja !!!? Jika bukan demi istriku aku tidak akan sudi hadir disini !!?" Omel Victor dalam hati. semua hanya dalam hati, omelan itu hanya bisa diucapkan didalam hati.
" Tak perlu panjang lebar. Kita persilahkan untuk tuan Jakson dan Nona Amara untuk maju kedepan memegangi mouse dimana kita akan bersama-sama membuka layar besar agar dillihat semua tamu kita.
.
.