
bab 36
.
.
Pelukan dari Victor mengawali kedatangan Amara yang menghampiri Victor dirumah makan sederhana.
"Maaf sudah membuatmu menunggu lama."Ucap Amara.
" No problem sayang.. Bagaimana hasilnya ?? goal kah ??" tanya Victor penuh semangat.
Amara langsung tersenyum dan segera menggangguk penuh semangat.
" oh..Baby.. selamat ya.." Victor memeluk Amara dengan erat lagi.
" Terima kasih Vic..aku juga tidak menyangka jika akan semudah ini.."Balas Amara.
"Kita harus merayakan ini." Ucap Victor dengan bahagia pula.
" Merayakan ??" Amara memperjelas. Terlihat Victor menggangguk dengan cepat.
.
.
Malam tiba, Victor benar-benar memberikan kejutan makan malam romantis untuk Amara. sesuai dengan janjinya siang tadi.
Dimanjakan dengan dekorasi yang bernuasa Romantis, dipinggir pantai, bahkan hembusan angin pantai begitu menampah suasana Dingin penuh harap kehangatan disana, dan hal itu membuat Amara sangat bahagia.
Tak luntur sedikitpun senyum diwajah Amara saat berjalan bergandengan dengan Victor menuju meja makan.
"Kapan kau siapkan ini ??" Tanya Amara seraya menatap Victor penuh bahagia.
"Rahasia. namanya bukan kejutan dong kalau kuberitau."Balas Victor sambil menoel hidung Amara.
Amara duduk setelah Victor membukakan kursi untuknya. tak henti-hentinya Amara tersenyum akibat rasa bahagia yang tak terhingga. Ia tak menyangka jika Victor masih bisa romantis padanya.
"Bagaimana ?? kau suka ??" Tanya Victor seraya memegangi tangan Amara, tak lupa Victor melayangkam ciuman dipunggung tangan Amara.
" Tentu saja. terima kasih Vic.." Balas Amara.
"jangan terima kasih dulu. ada lagi.."Ucap Victor.
" apa itu ??" Amara semakin dibuat penasaran.
Victor menepuk kedua tangannya beberapa kali, hingga beberapa pelayan datang dengan pesanannya.
Salah satu pelayan menyiapkan makanan. dan pelayan yang terakhir membawa sebuah kue yang menambah rasa bahagia Amara.
Tepat dihadapan amara, Pelayan itu meletakkan kue pesanan Victor.
" Vic,.." Amara tak bisa melanjutkan kata-katanya.
Dengan erat Victor menggenggam jemari Amara. "Happy Aniversary sayang.. terima kasih sudah menemaniku selama ini, memberiku malaikat kecil sebagai kekuatan cinta kita..Aku sangat menyayangimu, I Love you Amara.."
Haru, yang dirasakan Amara. Tak disangka pernikahan mereka memang sudah masuk usia 8 tahun. usia yang begitu tak disangka.
" Hanya ini yang bisa aku berikan. maaf aku tidak bisa memberikan kemewahan padamu.." Tambah Victor.
" Vic..kau bicara apa..kau fikir aku matre sekali !!? ini sudah sangat berharga.. terima kasih. aku juga sangat mencintaimu."Tutur Amara. Victor berdiri dari duduknya dan berpindah kebelakang Amara, Memegangi tangan Amara guna memotong kue Yang telah ia pesan.
Sebelum itu tak lupa Victor mengecup pipi Amara dengan mesranya.
Disudut lain ternyata ada sepasang mata yang memperhatikan Kebahagiaan Amara dan Victor.
Meski berada dalam dekapan Jakson, dada Miranda begitu bergemuruh melihat suasana romantis dan kemesraan yang diberikan Victor pada istrinya.
Iya, mereka berdua juga ditepi pantai yang sama lokasinya dengan Amara dan Victor. entah sengaja atau tidak yang jelas Tempat itu adalah pilihan Miranda sendiri.
" Honey.. Bagaimana jika kita kembali kekamar ??" Ajak Miranda seraya menengadah dan bermain didada Jakson.
" Apa kau sudah mengantuk ??" tanya Jakson seraya melabuhkan ciuman dibibir Miranda.
" Yeah..Aku lelah sekali.." Balas Miranda penuh manja.
" Ok..come on."Jakson patuh dan segera megiyakan.
Miranda berdiri dari duduknya dan dengan gaya seksinya menunggu jakson berdiri dari tempat duduknya.
Miranda
Jakson pun sampai terkekeh dengan tingkah sang istri.
" Kau menggodaku honey.." Ucap Jakson yang sudah berdiri.
" tentu saja.. Menggoda suami sendiri kan tidak masalah.." Balas Miranda yang dengan sengaja mengecup jarak jauh pada Jakson.
Namun saat jakson hendak meraih tubuhnya, Miranda segera menghindar dan menggoda jakson dengan memainkan jemarinya.
" Awas kau jika sampai tertangkap.."Jakson berlari kecil mengejar sang istri yang tertawa lepas. namun tanpa jakson sadari mata Miranda sesekali tertuju pada Victor dan Amara yang tengah berciuman mesra, hingga Miranda lengah dan berhasil didekap oleh Jakson. "Aku mendapatkanmu honey !!"
Jakson membawa Tubuh Miranda melayang dalam gendongannya.
" You are creazy honey.." Balas Miranda yang seketika mengalungkan kedua tangannya dileher Jakson.
.
.
.