
bab 50
.
.
.
" Jakson.." Ucap Miranda lirih.
Victor pun yang terkejut sampai tak sadar dengan posisinya yang berada diatas miranda.
Nafas Jakson semakin memburu saat matanya semakin jelas melihat wanita yang berstatus istrinya berada dalam kungkungan pria lain.
"Tu..tuan jakson." Gumam Victor lirih.
Miranda langsung mendorong Victor agar turun dari atasnya.
" Jakson..dengarkan dulu.." Ucap Miranda berusaha berkilah, saat Jakson mendekat kearahnya dan juga Victor. tubuh mereka yang tak memakai sehelai benang pun membuat Miranda tak bisa berbuat banyak.begitupun dengan Victor.
" Inikah meninjau liputan yang kau maksud Miranda ?!!!" Kata Jakson dengan penuh penekanan.
" Jakson.. i'm so sorry..Aku khilaf jakson.. percayalah padaku.."balaa Miranda penuh permohonan.
Jakson menyunggingkan senyum lalu menatap tajam Miranda dan Victor bergantian. "Bullsit !!!" umpat Jakson
dengan gerak cepat Jakson menarik selimut yang menutupi Miranda dan juga Victor.
" Aahhhh !!!" Miranda kalang kabut karna tubuhnya yang bugil terlihat jelas. bahkan anak buah jakson yang mengikuti bosnya bisa melihat lekuk tubuh mulus Miranda.
Victor pun terpekik dengan menatap Jakson. "Apa yang anda lakukan ?!!! tubuh istri anda..-"
" Siapa yang istri saya ??!!! dia !!!" Jakson menunjuk Miranda. "Bukan lagi istri saya !!!" Ucap Jakson dengan lantang, dan segera jakson menuju Miranda dan menarik paksa lengan Miranda dengan kasar.
" Ahh.. Jakson.. kau mau apakan aku ?!!! vic.. help me..!!!" Ronta Miranda saat Ia diseret Jaksom dengan posisi badan yang polos.
" Tuan !!! lepaskan dia !!!" Victor pun langsung turun dan tak memikirkan tubuhnya yang juga polos dengan bagian bawah yang masih nampak gondal gandul itu.
Jakson tak peduli, ia terus menarik Miranda untuk dibawa keluar.
" Jakson ampuni aku !!! No jakson...stop jakson !!!" ronta Miranda.
namun seakan sudah dikuasai amarah yang berselimut kekecewaan Jakson sama sekali tak mendengar rontaan Miranda.
Victor mempercepat langkahnya dan menangkap tangan Jakson. "Tolong hentikan Tuan !!! dia bukan binatang !!!"
Jakson langsung menatap tajam Victor. "Jangan mendekati aku jika kau tidak mau mati hari ini juga !!!" ucap Jakson penuh penekanan.
" Bahkan kalian lebih hina dari seorang binatang untuk dikatakan sebagai manusia !!!"
" Bunuh saja saya tapi jangan siksa Miranda !!! Kami saling mencintai, jauh sebelum anda menikah dengannya !!" Balas Victor dengan jelas dan keras.
bruuggg !!!
Tas yang dijinjing Amara terjatuh begitu saja saat melihat dan mendengar suaminya yang tanpa busana serta perkataan yang begitu menyanyat luka dihati Amara.
Victor melihat kearah pintu dimana Amara berdiri dengan dada yang terlihat naik turun karna begitu terkejut bahkan begitu sakit mendegar kenyataan yang tak pernah ia tau sebelumnya.
Amara tak mampu lagi berkata apapun. kerongkongannya seakan kering dan tak bisa lagi bicara apapun. bahkan air mata sudah tak mau menetes karna terlalu sakitnya.
Jakson menyunggingkan senyum. "Jadi kau mencintai dia ??!!" Jakson beralih pada Miranda.
" Baiklah.. kalian berdua akan mendapat akibatnya." Jakson memerintah anak buahnya menyeret Victor juga.
Kamar itu dipenuhi rontaan dan teriakan kala Miranda dan Victor diseret paksa.
Teriakan itu begitu memekik dan bergema ditelinga Amara. hingga Amara memejamkan matanya.
"Stop !!!!" teriak Amara.
sontak semua terdiam.
Amara menatap tajam Victor dan juga Miranda. lalu beralih pada Jakson.
" Tuan Jakson bisa pinjam ponsel anda ??" Ucap Amara dengan suara bergetarnya.
Jakson menggangguk dan menyerahkan ponselnya. dengan gerak cepat Amara memotret Victor dan juga Miranda.
" Kita tidak perlu melakukan hal aneh yang malah mengotori tangan kita tuan Jakson. negara kita adalah negara hukum, biarkan polisi yang mengadili mereka !!!" Ucap Amara pelan namun penuh penekanan. lalu dengan gerak cepat Amara meninggalkan semuanya dan keluar dari kamar itu membawa luka yang begitu dalam tergores didalam hatinya.
inilah Kado terindah yang diberikan Victor diAniversary mereka. Sayatan luka sembilu yang ditorehkan begitu dalam dihati Amara. Amara berjalan cepat dengan pandangan lurus kedepan. matanya yang berair terus berusaha ia cegah agar jangan sampai menangis. karna menagisi seseorang yang menghianatinya adalah sesuatu yang merugikan.
Victor dan Miranda sudah tak bisa berkata apapun lagi. membela diri sudah tidak bisa lagi, sebab mereka tertangkap basah sedang berduaan.
Jakson menghempaskan tubuh Miranda hingga menubruk Victor lalu meninggalkan dua orang yang tengah dalam penyesalan itu.
.
.
.
Nah tuh.. yang ditunggu-tunggu ketahuan juga kan
🤧🤧🤧
sorry otor lagi flu jadi ya nggak bisa yang kejem-kejem gitu. Amara dan jakson kan orangnya Kalem 😁😁😁
Otor minta saran nih... Enaknya tuh buaya sama ulet diapain ya ???
yuk jawab dikomet ya men temen 👍👍👍
thanks...
🙏🙏
.
.
.