Married With Duda

Married With Duda
S2 : Sekretaris



"Morning mom, dad, Jav" sapa Cathrine yang baru saja bergabung dengan yang lainnya di meja makan. Ia mengambil posisi duduk di samping Alex. Cathrine sudah rapi dengan pakaian kerjanya.


"Morning baby girl" balas Alex.


"Wah...makanannya banyak sekali" ujar Cathrine. Tidak biasanya ia sarapan dengan makanan yang begitu banyak di meja makan.


"Mommy masak banyak hari ini karena ini hari pertama putri mommy bekerja" ucap Selena.


"Mommy memang yang terbaik. Thanks mom" balas Cathrine senang.


"Oh ya..kamu kerja diperusahaan mana, daddy sampai lupa menanyakannya" ujar Alex.


"Cathrine bekerja diperusahaan Damien" pungkas Cathrine membuat semua yang ada di meja makan terkejut.


"Damien? kamu kerja disana. Apa Damien yang menyarankan mu agar bekerja disana?" tanya Selena.


"No mom. Aku tidak tau jika itu perusahaan Damien. Aku tau saat wawancara. Di sana ada Damien yang ikut mewawancarai" balas Cathrine.


"Tapi baguslah, itu artinya kamu akan dekat-dekat dengan Damien" ucap Selena senang.


"Apaan sih mom.." ujar Cathrine merona.


"Sepertinya putri daddy sedang malu" goda Alex.


"Dad..." ujar Cathrine manja pada Alex membuat yang lainnya tertawa.


Setelah selesai sarapan Alex dan Javier berangkat bersama, sedangkan Cathrine menggunakan mobilnya sendiri. Cathrine sudah mengatakan kalau Ia akan naik taxi saja. Namun Alex melarangnya dan memaksanya menggunakan mobil sendiri. Selena lalu memberikan bekal makan siang Cathrine.


"Sayang..ini bekal makan siang mu, hati-hati dijalan. Semoga pekerjaan mu hari ini lancar" ucap Selena memberikan kotak bekal.


"Cath pergi dulu mom.." ujar Cathrine lalu mencium pipi Selena.


"Sepertinya Aku hari ini harus bertemu Sarah" gumam Selena setelah kepergian Cathrine.


Setibanya di kantor, Cathrine langsung menuju ruang kerjanya yang ada di lantai 3. Setelah sampai disana Cathrine langsung menyapa pegawai yang ada disana. Ia disambut dengan baik. Tak lama kemudian kepala HRD datang.


"Ada yang bernama Cathrine" ucapnya.


"Saya bu" jawab Cathrine.


"Ikut saya, kamu tidak ditempatkan di bagian keuangan" ucap Monika kepala HRD.


"Tapi bu di surat lamaran saya mengambil bagian keuangan" balas Cathrine.


"Tok..tok.."


"Masuk".


"Pak saya sudah memanggil nona Cathrine, kalau begitu saya akan kembali keruangan saya" ucap Monika.


"Kemari lah..jangan berdiri disana terus" ucap Damien. Cathrine lalu berjalan mendekat ke meja Damien


"Kenapa saya dibawa kesini" ujar Cathrine.


"Karena tempat mu disini, kamu akan jadi sekretaris ku" ucap Damien.


"APA?...tapi Pak saya melamar di bagian keuangan, bukan jadi sekretaris" ucap Cathrine terkejut.


"Yap..." balas Damien.


"Maaf Pak, tapi saya tidak bisa. Sebaiknya bapak cari orang lain saja" ucap Cathrine.


"Tidak ada penolakan Cath. Aku mau kamu bukan yang lain. Aku bos mu disini" balas Damien membuat Cathrine dengan sikap Alex yang dengan sesuka hatinya memerintah orang.


"Tapi Pak sa__" ucapan Cathrine terpotong saat Damien mengecup bibirnya dengan cepat membuat Ia membelalakkan matanya. Bagaimana tidak, ini adalah ciuman pertamanya.


"Sudah ku katakan tidak ada penolakan. Satu lagi, jangan memanggil ku terlalu formal. Panggil nama ku saja. Atau kamu akan mendapat hukuman seperti apa yang kulakukan barusan" ucap Damien menyeringai.


"Kamu.." ucap Cathrine kesal.


"Maaf Pak saya terlambat" ucap seorang pria yang baru saja masuk kedalam ruangan Alex.


"Peter ini Cathrine yang akan menggantikan mu, saya harap kamu bisa mengajarinya" ucap Damien pada Peter sekretarisnya. Peter meminta cuti selama 3 bulan untuk menemani istrinya yang sudah hamil tua.


"Baik Pak, saya akan mengajarinya" ucap Peter.


"Cath meja mu ada disana" ujar Damien menunjuk ruangan yang ada di depan ruangannya. Hanya ada pembatas dinding kaca disana sehingga Damien bisa melihat Cathrine kapan pun jika Ia ingin.


"Saya ada urusan sebentar, kalian bisa bekerja sekarang" ujar Damien lalu pergi. Cathrine tidak tau harus berbuat apa lagi. Damien sudah pergi dan akhirnya Ia pasrah saja.


"Hei..Nona kenapa melamun" ucap Peter.


"Eh..tidak kok" balas Cathrine.


"Baiklah..mari kita mulai" ucap Peter lalu Cathrine megangguk.