Married With Duda

Married With Duda
S2 : Kembali



"Oh my God....Cath...you look so beautiful" puji Cia memeluk sahabatnya Cathrine. Mereka janjian bertemu di restoran milik Alex ayah Cathrine. Setelah 4 tahun di Italia menempuh pendidikannya di bidang ekonomi, dua minggu yang lalu Cathrine kembali ke kota kelahirannya. Saat ini usianya sama dengan Cia yaitu 21 tahun. Sedangkan Cia fokus dalam dunia modelingnya beberapa tahun ini.


"Thanks, You're beautiful too Cia " ucap Cathrine.


"Astaga..Aku tidak sabar lagi ingin bercerita denganmu" ucap Cia kegirangan. Waiters kemudian datang mengantarkan pesanan mereka yang sudah dipesan lebih dulu sebelum mereka datang.


"Oh ya bagaimana kabar Aunty dan yang lainnya? Aku belum sempat berkunjung" tanya Cathrine.


"Semuanya baik-baik kok, Kak Darren sekarang menggantikan daddy di perusahaannya, sedangkan Kak Damien punya perusahaan sendiri. Diego sudah kuliah. Kapan-kapan datanglah kerumah mommy pasti senang melihat menantunya datang" jawab Cia terkekeh sambil menutup mulutnya.


"Hei..apaan sih. Lagi pula sejak kapan Aku jadi menantu keluarga Maxwell" ucap Cathrine geleng kepala.


"Bukankah mommy ku selalu memanggil mu menantu..hahahahah.." ujar Cia tertawa.


"Aku selalu ingin tertawa tiap kali mommy memanggil mu menantu kalau datang ke rumah, padahal waktu itu kamu masih remaja dan dijodoh-jodohkan dengan kak Damien si playboy. Aku selalu melihat ekspresi lucu wajah mu itu" lanjut Cia.


"Hei..apa kamu sedang meledek ku huh" pungkas Cathrine mencubit lengan Cia membuat wanita itu sedikit kesakitan. Tapi Ia senang melihat wajah Cathrine sekarang.


"Aku tidak meledek mu kok..Tapi Aku suka kalau kamu jadi menantu di keluarga kami. Dan suatu saat nanti mungkin Aku akan memanggil mu kakak ipar. hahaha" ujar Cathrine tertawa.


"Cia..." panggil Cathrine.


"Ya kakak ipar" ujar Cia menahan tawanya. Cathrine tampak memicingkan matanya, kesal dengan sahabatnya yang satu ini.


"Iya..iya..ada apa" tukas Cia saat melihat Cathrine kesal padanya.


"Emm..bagaimana keadaan Damien sekarang? Aku tidak memiliki kontaknya lagi sejak Aku kuliah di Italia" ucap Cathrine sedikit ragu.


"Cie..ada yang rindi nih sama seseorang" ujar Cia menggoda Cathrine.


"Dia baik-baik saja. Saat ini mungkin Dia sedang bersama kekasih-kekasihnya. Kamu tau tidak, Dia itu playboy sekali. Entah sudah berapa orang mantannya dalam satu tahun ini" ujar Cia membuat Cathrine sedikit tidak suka jika Damien bersama perempuan lain.


"Oh ya..kamu rencananya bekerja dimana? Apakah kamu ingin melanjutkan perusahaan uncle Alex" tanya Cia.


"Tidak, Aku ingin mandiri. Dua hari yang lalu Aku baru saja mengantar lamaran ku disalah satu perusahaan. Dua hari lagi akan dilakukan wawancara kalau Aku lulus pemberkasan" ucap Cathrine.


"Aku yakin kamu pasti diterima" ucap Cia memberi semangat.


"Semoga saja" balas Cathrine.


Setelah menghabiskan waktu berjam-jam untuk melepaskan rasa rindu mereka, kini Cia pamit duluan karena harus melakukan pemotretan.


"Besok datanglah kerumah, Aku menunggu mu" ucap Cia memeluk Cathrine.


"Oke...Aku akan datang. Aku juga ingin melihat anak kak Darren. Aku sudah rindu anak itu" balas Cathrine. Beberapa bulan setelah keberangkatannya ke Italia Darren menikah dan kini sudah punya satu orang anak laki-laki yang sangat lucu dan pintar. Beberapa kali Anak itu selalu ikut dengan Cia saat mereka melakukan Vidio Call.


"Bye.." ujar Cia lalu pergi. Setelah kepergian Cia, Cathrine berkeliling restoran sekedar untuk melihat-lihat restoran daddynya sebelum Ia kembali ke rumah. Maklumlah Ia sudah lama tidak datang ke restoran daddynya. Semua pegawai disana menyambut baik Cathrine.


"Cath.. " panggil Alex yang baru saja keluar dari ruang kerjanya. Ia hendak pulang dan tidak sengaja melihat putrinya ada di dapur restoran.


"Daddy.." ucap Cathrine langsung memeluk Alex.


"Sedang apa disini" ujar Alex mengecup puncak kepala putrinya. Kini usianya sudah 48 tahun, namun Ia tetap terlihat tampan dan gagah di usia demikian.


"Cath baru saja bertemu dengan Cia di sini. Cia baru saja pulang. Jadinya Aku melihat-lihat restoran daddy" ujar Cathrine.


"Ya sudah..kita pulang saja..kebetulan pekerjaan daddy sudah selesai. Mommy mu pasti sedang menunggu kita" ujar Alex mengajak putrinya pulang.