Married With Duda

Married With Duda
Ekstra part 2 : Apa pun untuk kalian



Dua minggu kemudian.


Pagi ini Sarah sedang sibuk membantu Cia dan Cathrine mengganti pakaian kedua gadis kecil tersebut setelah Ia selesai menyiapkan bekal untuk anak-anak.


Sudah dua hari lamanya Cathrine tinggal di rumah Devano. Dua hari yang lalu Cathrine merengek pada Alex agar mengizinkannya menginap di tempat Cia. Tentu saja Alex tidak bisa menolak permintaan putrinya itu. Alex juga mendaftarkan Cathrine di sekolah yang sama dengan Cia beberapa hari setelah kepulangan mereka dari Italia.


"Wah cantiknya kedua princess mommy ini" ucap Sarah memuji Cia dan Cathrine.


"Gracias aunty Cathrine yang paling baik" balas Cathrine tersenyum.


"Thank you mom" ujar Cia.


"Ya sudah..kalian turun duluan, mommy mau melihat Diego dulu" kata Sarah. Cia dan Cathrine lalu pergi menuju ruang makan. Sarah berjalan menuju kamar mereka untuk melihat Diego. Semalam Diego ingin tidur di kamar Sarah dan Devano.


Saat Sarah masuk Ia melihat Devano dengan handuk yang melilit dipinggangnya sedang memakaikan baju untuk jagoan mereka.


"Loh..Hubby memandikan putra kita?" ujar Sarah masuk ke dalam.


"Ya sayang..seperti biasa Dia ingin mandi bersama daddynya" balas Devano kemudian menyerahkan Diego pada Sarah.


"Wah...mommy kira Diego masih tidur tadi..ternyata sudah mandi dan harum" ujar Sarah mengecup pipi putranya berulang kali membuat Diego tertawa senang .


"Aku ganti pakaian dulu" ujar Devano.


"Aku bantu menyiapkannya, kamu mau pakai kemeja warna apa?" tanya Sarah.


"Biar Aku saja sayang, hari ini Aku tidak ke kantor. Aku bekerja dari rumah saja" ucap Devano mengecup kepala Sarah. Ia tidak ingin merepotkan istrinya mengingat Sarah pasti lelah mengurus anak-anak mereka.


"Kamu bergabung saja dengan anak-anak, Aku akan menyusul" lanjut Devano.


"Ya sudah..Aku turun dulu" ucap Sarah membawa Diego menuju ruang makan.


"Morning mom" ujar Darren dan Damien bersamaan


"Morning juga anak-anak mommy yang tampan" balas Sarah. Ia kemudian mendudukkan Diego di kursinya dan menyiapkan makanan untuk mereka.


"Aunty Aku mau ayam gorengnya" ucap Cathrine.


"Aku mau cuminya mom" ujar Cia. Sementara itu Damien dan Darren mengambil makanannya sendiri. Karena mereka tidak mau merepotkan Sarah.


"Selamat makan" ujar Sarah lalu Ia memberi makan Diego.


"Mau matan cama daddy" ucap Diego menolak suapan Sarah. Setiap pagi Diego memang lebih sering disuapi oleh Devano.


"Daddynya belum datang sayang...mommy saja yang suap ya..." bujuk Sarah namun Diego tetap menutup mulutnya.


"Nah..itu daddy datang" ucap Sarah membuat Diego senang dan menepuk-nepuk tangannya saat melihat Devano berjalan menuruni tangga.


"Putra kita mau makan sama kamu" ujar Sarah pada Devano.


"Kamu makan saja, biar Aku yang menyuapinya" ucap Devano mengambil alih piring yang ada ditangan Sarah. Devano kemudian menyuapi putranya dengan telaten.


Setelah anak-anak berangkat ke sekolah, Sarah dan Diego menemani Devano sarapan sembari menikmati puding coklat buatannya.


"Kapan mommy dan daddy pulang dari Inggris?" tanya Sarah pada Devano. Sudah dua minggu lamanya David dan Elisabeth pergi liburan menikmati hari tua mereka.


"Kata mommy mereka akan disana selama satu bulan ini" balas Devano.


"Kamu ingin jalan-jalan juga?" tanya Devano. Sara lalu menganggukkan kepalanya.


"Baiklah, libur sekolah nanti kita akan pergi liburan. Kalian bebas memilih tempatnya dimana saja" ucap Devano lada Sarah.


"Benarkah...terima kasih Hubby. Nanti Aku tanya anak-anak dulu" ujar Sarah senang lalu mengecup pipi Devano.


"Apa pun untuk kalian sayang..asalkan kalian senang Aku juga akan senang" ucap Devano tulus mengusap wajah Sarah.


"Diego endak dicium juga?" tanya putra mereka.


"Muach...mommy sayang Diego" ujar Sarah mengecup pipi gembul putranya lalu Diego mencium pipi Sarah dan Devano bergantian.


"Diego juga cayang cama mommy dan daddy" ujar Diego membuat Sarah dan Devano tersenyum bahagia melihat putra mereka.