
Setelah pulang dari tempat tongkrongan tadi, ketika sampai di rumah banyak banget notifikasi bahkan nomor-nomor yang tidak dikenal menelponnya, awalnya mungkin Leo sama sekali tidak mengerti bisa-bisanya ada orang yang mengetahui nomornya tersebut padahal hanya orang-orang private saja yang mengetahui.
Bahkan ada beberapa orang orang yang mengirimkan sebuah pesan singkat di sebuah aplikasi yang berwarna hijau mereka menawarkan diri untuk menjadi pacar pura-pura Leo.
Ia baru raja tersadar kalau misalkan ternyata Roni malah menaruh foto dan juga nomor HP di aplikasi biro jodoh yang otomatis semua orang yang mencari jodoh dan sesuai dengan kriteria mereka maka dari itu mereka akan menghubungi nomor yang tertera yang sengaja kita taruh di sana. Dengan cepat pula Leo pun menghubungi Roni untuk mengkonfirmasi apakah benar.
Sebagai mak comblang juga sama-sama jomblo akhirnya Roni pun mengiyakan dan dengan sengaja menaruh foto profil yang paling ganteng milik Leo dan ternyata sangat mujarab banget mampu membuat perempuan langsung menghubungi orang yang ada di foto tersebut yang merupakan Leo.
Leo pun melihat foto profil yang telah menghubungi tersebut ada beberapa perempuan cantik di sana tapi sama sekali tidak ada kata tertarik sedikitpun ia pun mencoba untuk mencari ke bagian lain agar bisa menarik perhatiannya dan dijadikan pacar pura-pura.
Ia menghubungi kembali kepada Roni agar mencarikan perempuan yang benar-benar sesuai dengan keinginannya dengan kriteria yang disebutkan, walaupun mungkin ini terkesannya pura-pura tapi tetap saja Leo sangat pilih-pilih dalam pasangan ya walaupun ini hanya sekedar pura-pura doang.
Roni malah menawarkan perempuan yang baru saja masuk di kantornya yaitu Tania. Dengan cepat pula Leo mengiyakan apa yang diucapkan oleh Roni.
Ia yakin sekali perempuan polos seperti Tania pasti tidak neko-neko dan tidak mau meminta bayaran yang lebih untuk urusan uang Leo sangatlah sedikit agak pelit.
"Oh iya pokoknya nanti kita bakalan atur jadwal besok tapi sebelumnya lo jangan kasih tahu dulu kalau misalkan gue pengen nyuruh dia jadi pacar pura-pura gue!"
"Ah selesai juga buset banyak banget notifikasi masuk di HP gue bahkan mereka menawarkan diri buat jadi pacar pura-pura gue ternyata tarik yang Roni masukkan di sana cukup besar juga pantesan aja mereka pada mau dasar tuh orang yang bener-bener!" Ia pun mainkan kepala dengan sikap sahabatnya itu yang sangat aneh dan juga unik mereka sudah bersahabat dari dulu sampai sekarang tidak pernah berantem hebat walaupun mungkin banyak sekali perdebatan yang terjadi di antara mereka berdua.
Keesokkan harinya...
Tania disuruh masuk ke dalam ruangan Leo perempuan itu memang bener-bener guguk dan sangat merasa ketakutan karena menurutnya ketika masuk ke dalam ruangan bos itu pasti ada sesuatu hal atau kesalahan yang diperbuat oleh karyawannya. Leo mempersilahkan Tania untuk duduk lalu ia menutup pintu dengan rapat agar obrolan mereka tidak terdengar oleh siapapun.
"Saya ada punya tawaran buat kamu kalau kamu bisa menjalani ini maka saya akan bayar kamu dua kali lipat dari gaji kamu selama 1 bulan."
Tania tidak bisa semena-mena dan secepat itu dalam memutuskan keputusan apalagi ini masalah uang area yang paling sensitif, ia meminta kejelasan terlebih dahulu kepada Leo apa yang dimaksud oleh Leo tersebut lalu ia pun menjelaskan kalau ia disuruh untuk segera menikah tapi karena belum memiliki seorang pasangan maka dari itu ia akan membayar perempuan yang akan menjadi pacar pura-pura nya.
Dan setelah mendengar hal tersebut yang dikatakan oleh Leo, dengan cepat Tania menolak karena menurutnya berpura-pura itu akan menjadi bomerang di kemudian hari dan juga bakal menjadi masalah yang akan berkelanjutan apalagi membohongi kedua orang tua dan keluarga besar. "Kayaknya saya sama sekali nggak bisa terima buat jadi pacar pura-pura Bapak."
Leo mengatakan kembali dengan kata-kata yang menggiurkan. "Saya janji apabila kamu menjalankan tugas dengan baik maka dari itu saya bakalan membayar kamu dua kali lipat melebihi gaji 1 bulan kamu atau kalau misalkan kamu pengen minta bonus saya akan kasih bonus tersebut asal kamu bisa bekerja sama dengan saya, oh iya untuk urusan pacar kamu kamu bilang aja kalau misalkan kamu nggak bantuin bos kamu untuk bisa menjalankan suatu proyek yang besar saya yakin dia bakalan percaya sama kata-kata kamu tersebut!"
"Tidak semudah itu untuk mengatakan kepada dia Pak, dia adalah tipe orang yang tidak mudah percaya sama ucapan atau tanpa bukti sepertinya juga saya nggak mau untuk berbohong soalnya ini nanti bakalan berkepanjangan dan bakalan berkelanjutan mungkin nanti bakalan susah untuk kita jujur sama mereka yang udah kita bohongin. Kayaknya saya harus permisi dulu banyak banget pekerjaan yang belum selesai saya aja baru mengerjakan beberapa tugas saya di layar laptop saya ya udah kalau begitu saya permisi dulu ya Pak!"
Leo mengatakan kembali dan menawarkan agar apabila Tania mau untuk menjadi pacar pura-puranya maka apapun yang diminta oleh Tania selama masa dalam kontrak maka akan memenuhi segalanya apapun itu di luar dari kontrak yang sudah ditetapkan bersama Tania.
Ia adalah perempuan yang paling kuat dan perempuan yang sangat tahan banting oleh tawaran siapapun yang menawarkan diri untuk mengambil keuntungan semata ia sangat yakin apapun itu di luaran sana banyak banget rezeki yang didapat dari keringat kita sendiri bukan karena keringat yang instan. Dan ketika Roni baru saja melintas ia melihat Tania yang baru saja keluar dari ruangan Leo lalu dengan cepat ia pun menyapanya.
Setelah menyapa Roni pun segera masuk ke dalam ruangan Leo dengan raut wajah Leo yang benar-benar masa dan tidak ada senyum sama sekali. "Gimana? Tania pasti nggak mau kan buat diajak kerjasama?"
"Lo nipu gue ya?"
"Apaan sih. Kenapa malah tiba-tiba aja nuduh gue kayak begitu mana gue tahu dia ya yang kasih jawaban ke lo masa gue sih yang disalahin. Dia itu bukannya perempuan sembarangan maka dari itu gue suruh lo buat ajakin dia buat jadi pacar pura-pura eh tapi ternyata gue yakin banget tidak semudah itu benar ternyata feeling gue tapi gue bakalan bantuin sih kalau misalkan emang lo mau jadiin dia pacar pura-pura tapi lo jangan beneran jatuh cinta ya?"
Setelah Leo menatap kedua mata Roni dengan tatapan tajam dengan cepat pun Roni menaruh 2 map di atas meja lalu permisi untuk keluar dari ruangan Leo. "Gue akan bisa mendapatkan Tania menjadi pacar pura-pura, gue yakin banget dia bakalan mau lihat aja nanti kalau nggak mau gue bakalan pecat dia!"