
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨
Up lagii.
"Kau selalu saja mencuri cium*an dariku dasar pencuri".
Mata Allis membola kala Sean menempelkan bibir seksinya di bibir ranum Allis. Sean tak perduli dengan kedua manusia lain yang juga ambil adil didalam ruangannya.
"Diam !!!".
"Andrew".
"S-saya Mr".
Tibalah saatnya pengadilan yang dinanti-nanti Andrew sudah bercucuran keringat. Matanya pun tak berani menatap Sean yang duduk dengan penuh wibawa didepannya. Ia hanya diam sembari menunduk.
"Kau tahu aku Andrew".
"Maaf Mr saya sedang menjalani rapat dengan beberapa kolega di ruang rapat".
"Lalu ?".
"Resepsionis menelpon saya lalu memberitahukan bahwa seorang wanita mencoba menerobos masuk tanpa memperdulikan peringatan mereka, lalu saya buru-buru menyelesaikan rapat dan berlari menuju lift untuk ke ruangan anda Mr saat sampai nona Bella juga tidak ada di tempat dan saya bisa melihat semuanya".
"Bella".
"S-sa-saya Mr".
"S-saya sedang makan siang Mr".
Brakkk
"Yaak kau mengejutkanku saja sudahlah aku ingin pulang urus saja urusanmu sendiri tuan Sean".
Allis segera meraih dokumen dan tasnya lalu berlari keluar. Sean menatap datar Allis ia membiarkannya toh lusa dia akan datang kembali pikirnya.
"Jangan coba-coba untuk membohongiku Bella".
"Be-benar Mr saya bersumpah".
"Andrew".
"Saya Mr".
"Tunjukkan rekaman cctv padaku".
Segera Andrew mengambil laptop yang dapat mengendalikan semua rekaman cctv yang ada di seluruh penjuru perusahaan. Dalam semua rekaman tersebut andai kata jejak kaki Bella terlihat mungkin masih dipertimbangkan namun jangankan jejak kaki batang hidungnya saja tak terlihat.
"See ?".
"Saya s-saya saya keluar makan siang Mr".
"Pergi, Andrew berikan dia lembur satu Minggu dia tidak boleh tertidur barang satu detik pun".
Keputusan sudah final Sean melangkah keluar dari ruangannya dan segera meminta Andrew untuk mengantarnya pulang. Moodnya hari ini sangatlah anjlok benar-benar jelek.
.
.
"Apa yang terjadi padamu ?".
"Sudahlah Agatha ini tidak sakit".
Sepulangnya dari perusahaan Smith Company Allis menghubungi Agatha untuk menemaninya. Sopirnya ? Ia minta pulang untuk menjemput Ethan.
"Ayo ke rumah sakit aku tidak mau wajah cantikmu tertutupi oleh lebam sial*an itu".
Agatha memutar setir semula mereka akan pulang. Namun saat ia melihat bibir Allis yang meringis ia jadi mengurungkan niatnya untuk mengantar sang sahabat pulang.
"Ayo ceritakan padaku".
"Ayo Allis jangan hanya diam seperti patung aku tidak suka apalagi kau terluka cukup parah, kau pikir ini tidak sakit".
"Ini perbuatan calon kakak iparmu".
"What ???".
Agatha menginjak rem secara mendadak sehingga membuat keduanya terpental kedepan.
"Hey hati-hati aku tidak ingin mati konyol denganmu Agatha".
"Kau yang benar saja".
"Iya benar, ini perbuatan calon kakak iparmu itu jika kau tidak percaya kau tanyakan saja pada kakakmu itu".
Allis menceritakan segala kejadian yang menimpanya. Agatha menggeram kesal bisa-bisanya kakaknya tidak membela Allis yang jelas-jelas adalah sahabat adiknya.
"Bagaimana jika kakakmu marah ?".
"Tidak akan ayo putar balik aku tahu dimana wanita itu sering menju*al d*iri".
Selepas dari rumah sakit benar saja Agatha mengajaknya untuk bertemu dengan Jessie. Mereka kini telah sampai di salah satu daerah yang bangunannya sedikit unik karena bangunannya semua berbentuk paviliun.
"Tempat apa ini indah sekali ?".
"Ini tempat para jala*ng menghasilkan uang, kau mau bergabung ?".
"Ya Tuhan Agatha mulutmu itu".
"Jadi ayo kita akusisi wanita sial*an itu".
Agatha menyiapkan kamera handphonenya ia seperti merekam setiap langkah yang mereka lewati. Hingga sampailah mereka di salah satu paviliun terbesar. Penjaga pintu sudah tak ada mungkin sedang istirahat.
"Ayo kita masuk".
"Tidak tunggu".
Allis mencegah Agatha yang akan menerobos pintu masuk. Ia mendekatkan telinganya ke daun pintu. Ia dapat mendengar suara desah*an.
"Ada apa ?".
"Coba dengarkan mereka sedang apa ?".
Agatha mengikuti Allis ia menempelkan telinganya di daun pintu.
"Wahh sepertinya sangat seru sekali ayo kita menemui mereka".
Gubrak
Pintu terbuka secara paksa karena Agatha menendangnya. Nampaklah sepasang insan sedang memadu kasih. sialnya Allis dan Agatha mengganggu mereka di sela-sela puncak kenikmatan.
"Wahh lihat calon kakak ipar sangat mahir ketika saat diatas".
Sontak Jessie melihat kearah samping dia langsung turun dari tubuh seorang pria yang entah siapa itu. Dia menarik selimut untuk menutupi tubuh pol*osnya.
"Hentikan !!".
Hardik Jessie ia menatap seksama wajah cantik Agatha. Mirip, mirip dengan Sean bahkan sangat mirip.
"Siapa kau berani masuk kedalam paviliun pribadiku ?".
Kini giliran pria itu yang bertanya santai pada Agatha. Ia masih sempat membakar sebatang rokok lalu menghi*sapnya pelan.
"Aku Agatha Christie Smith, putri Jhon Smith aku sangat cantik bukan"
Uhuk uhuk
Tersedak asap rokok pria itu segera melempar putu*ng rokoknya sembarangan arah. Ia segera meraih celana boxser yang tergeletak dilantai lalu mengenakannya dengan terburu-buru sehingga posisinya tertukar yang seharusnya didepan malah dibelakang begitu juga dengan sebaliknya.
"Maafkan saya nona muda dia yang merayu saya".
"Lihat pria ini barusan dia menatapku dengan angkuhnya sekarang saat aku menyebut nama pria yang paling berpengaruh langsung tunduk begitu saja luar biasa sekali pengaruhnya".
"Kau perempuan sun*dal berani sekali kau mempermainkanku".
Pria itu dengan geram menarik rambut Agatha lalu menamparnya dengan keras sehingga sudut bibirnya sobek.
"Agatha".
"Kau pikir dengan menyiksaku semua fakta tentangku akan lenyap begitu saja, memang kau pernah melihat sosok putri kelurga Smith huh pernah tidak ?".
"Tidak namun satu hal yang pasti dia tidak sepertimu jala*ng sial*an".
"Berhenti mengatai aku jala*ng bajing*an*.
Agatha meraih leher pria itu dengan kasar lalu menarik dan menghantamnya di lututnya. Darah segar mengucur deras di hidung pria itu. Agatha menarik kasar rambut pria itu kebelakang lalu meludahinya.
Cuhhh
"Aku, aku adalah putri Jhon Smith, adik dari seseorang yang paling berkuasa di dunia bisnis, satu-satunya anak yang tak pernah menampakkan dirinya di media massa demi kepentingan keluarga dan aku kini adalah mautmu".
🌼 Bersambung 🌼
Hallo up lagi hari ini mimin masih minta kasih like, komen, tekan favorit dan VOTE sebanyak-banyaknya dan jangan lupa follow akun mimin yahh.
Terima kasih.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1444H.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨