He'S Back

He'S Back
Episode 75



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


Up lagi......


"Duduklah".


Allis menatap pria tampan di depannya dengan tatapan bingung. Ia kira setelah sekian lama tak ada kabar pria itu melupakannya dan lingkungannya sehingga ia bisa bernafas dengan lega. Namun sialnya, malam ini pria itu datang kembali dengan senyuman manisnya.


"Lama tak bertemu, bagaimana kabarmu nona manis dan juga jagoanku ?".


"Ahhh kau masih sama seperti dulu, masih memanggilku dengan sebutan nona manis".


"Oh ayolah itu memang fakta dan aku tidak bisa menyembunyikan fakta seindah ini".


"Aku baik, bagaimana denganmu setelah sekian lama tak bertemu apakah kau baik saja tuan Lucas ?".


Benar, Lucas Andrews Jackson pria tampan yang bertamu malam ini. Pria yang membuat kehidupan seorang Allis terusik.


"Baik, bukan maksud menghilang dan meninggalkanmu namun aku memiliki beberapa urusan penting".


"Wahhh rupanya kau pria yang bisa sibuk juga".


"Hahaha sedikit, bagaimana apakah kau merindukanku ?"


"Hmm entahlah".


"Bagaimana jika kau datang ke pesta pernikahan adikku ?".


"Kau memiliki adik ?".


"Tentu, cantik dan juga seksi sepertimu".


Allis mulai risih dengan pandangan dan juga perkataan Lucas. Ia merasa tak nyaman apalagi ada Ethan disampingnya rasanya itu bukanlah perkataan yang pantas untuk didengar oleh anak seumuran Ethan.


"Uncle aku kira kau sudah mati".


Ethan menyahut perkataan Lucas yang membuat Allis merasa risih. Ia tak mau hati ibunya terluka dengan perkataan rendahan seperti itu.


"Wowww tunggu dulu jagoan, apakah kau sering menonton film ?".


"Hmm sepertinya tidak karena aku jijik melihat pria lemah yang menggoda serta menjatuhkan harga diri wanita yang tak berdaya"


"Ahh sial*an anak ini".*Batin Lucas


Ia merasa naik pitam dengan jawaban Ethan. Namun apa yang membuatnya marah kecuali ia adalah pria yang seperti itu, benar begitu ?.


"Bukan maksudku film super hero".


"Yahh bisa dikatakan pernah, lalu apa hubungannya super hero dengan manusia biasa sepertimu uncle ?".


"Mengapa aku sering menghilang ? lalu super hero yang ada difilm tidak pernah mati dan selalu datang setelah kejahatan akan segera berakhir? itu artinya aku dan super hero adalah sang bintang, seperti biasa sang bintang selalu datang terlambat".


"Ku kira sudah pindah profesi uncle".


"Ahh super hero tetaplah menjadi super hero jagoan tidak akan pernah berubah, seperti perasaanku pada mommymu".


"Benar begitu ?".


"Hmm benar sekali jagoan".


.


.


.


"Mrs"


"Mrs"


Sonia masuk dengan tergesa-gesa ia membawa serta gagang telepon dengannya. Allis melepaskan kaca matanya ia beralih menatap Sonia yang menjulurkan gagang telepon padanya.


"Siapa ?".


"Nona muda Jessie".


Allis menghembuskan nafasnya kasar, yang benar saja ia memesan baru kemarin cincin pernikahannya mana mungkin bisa jadi secepat ini. Lagi pula ia bukan satu-satunya yang customer yang memesan desain.


"Hallo nona muda Jessie".


"Maaf nona muda bukannya anda datang baru kemarin, ini pun belum 48 jam nona".


"Iya saya tahu bahwa pembeli adalah raja namun pedagang adalah dewa".


"Cihh benar, dewa tidak berjualan namun mengapa raja menawar ?".


"Iya iya bagaimana mau-mu nona".


Allis mematikan secara sepihak sambungan telepon mereka. Ia memberikan kembali kepada Sonia dan Sonia pun keluar tak lupa ia juga mengingatkan untuk makan siangnya.


Angin terasa sangat lembut membela*i kuping Allis. Malam ini ia memutuskan untuk lembur dan Ethan pun sudah ia jemput. kebetulan sekali ia sempat membuat ruangan kecil untuk berjaga-jaga jika ia lembur di kemudian hari.


Allis beberapa kali menguap tanda rasa kantuk menghampirinya. Dia meraih telepon genggamnya kemudian membuka salah satu berita yang paling trending hari ini.


"Raja bisnis yang tak lain adalah putra sulung keluarga Smith dikabarkan sudah bertunangan dengan gadis cantik, entah siapa yang tahu gadis beruntung mana itu ? yang pasti dia adalah gadis paling cantik dan juga dari keluarga yang sederajat dengannya, ingin tahu siapa gadis beruntung itu ?".


Deg Deg Deg


Jantung Allis berdegup dengan kencang, sesak yang ia rasakan. Matanya memanas air matanya menggenang dipulupuk matanya. Ia segera mematikan layar handphonenya lalu mengusap matanya. Ia pun mengambil segelas air putih meneguknya dengan cepat.


"Apa yang ku harapkan ? ada apa denganku ?".


"Mengapa harus sedih seperti ini ?".


"Memangnya dia siapa ?".


"Toh dia bukan kekasihku, tapi apakah dia begitu tega ?".


"Ya Tuhan rasanya sakit sekali".


Allis berhenti mengerjakan pekerjaannya dia berjalan masuk kedalam kamar. Dia menatap sendu wajah Ethan yang sedang tertidur pulas. Dia begitu sedih namun apa ? bukannya mereka sudah terbiasa.


"Ethan, kau sudah makan malam".


"Hmm".


Ethan hanya menggeliat untuk merespon pertanyaan ibunya. Allis tersenyum kecil dia pun mencium singkat kening Ethan. Lalu berlalu kedalam toilet untuk membersihkan tubuhnya.


.


🌼Bersambung🌼


Hallo semuanya up lagi jangan lupa kasih like komen tekan favorit dan VOTE sebanyak-banyaknya dan jangan lupa untuk follow akun author.


Terima kasih.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨