
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨
Up lagii...
"Allis ayo bertemu malam ini, aku ingin mengatakan beberapa hal kepadamu ini sangatlah penting jika kau tidak ingin keluar maka aku akan mendatangi rumahmu ".
Pesan masuk kedalam notifikasi handphonenya. Allis menatapnya sejenak lalu beralih menatap Sean yang tengah sibuk dengan iPad di tangannya.
"Aku ingin keluar sebentar, bolehkah ?".
"Hmm "
"Aku memiliki beberapa urusan penting dan sangat tidak bisa ditunda".
"Hmm pergilah".
"hanya sebentar, aku akan cepat kembal"
"Iya iya pergilah".
Allis segera mengambil mantelnya dan juga kunci mobilnya lalu berlalu keluar meninggalkan Sean yang menatapnya dengan ujung matanya yang tajam.
"Urusan mendadak apa yang sangat penting sehingga membuat ia harus keluar malam-malam begini haish".*Batinnya.
Allis mengendarai mobilnya menuju tempat yang dijanjikan. Sesampainya di sana kedatangannya sudah benar-benar dinanti oleh seseorang yang mengiriminya pesan singkat itu.
"Apakah kau sudah lama ?".
"Hmm kau sudah datang nona manis".
"Tuan Lucas urusan apa yang begitu penting sehingga memintaku untuk datang malam-malam begini ?".
"Duduklah dulu kita harus minum kopi hangat kau sudah lelah menyetir mobil dimalam yang dingin ini".
"Pesanan anda tuan".
"Terima kasih".
"Minumlah kopi-mu Allis".
Mereka menyeruput secangkir kopi hangat pada gelas masing-masing. Allis menatap Lucas yang tengah menatapnya dengan penuh arti.
"Mengapa kau melihatku seperti itu ?".
"Adakah yang salah denganku tuan Lucas ?".
"Tidak, kau sangat cantik".
"Hmm iyakah ?".
"Allis sebenarnya aku ingin meminta tolong padamu".
"Meminta tolong kepadaku ?"
"Bolehkah ?"
"Jika aku mampu aku pasti akan membantumu tuan Lucas".
"Sebelum itu tolong lah jangan memanggilku dengan sebutan embel-embel tuan itu aku sangat tidak suka Allis".
"Haha aku sudah terbiasa".
"Aku merasa itu membuat kita memiliki jarak Allis"
"Ahh tidak-tidak kita kan teman, teman dekat"
"Jadi katakan apa yang bisa aku bantu ?"
"Orang tuaku memintaku untuk segera menikah".
"Lalu ?".
"Mau kah kau menikah denganku Allis ?".
"Hah ? Aku ?".
"Iya kau".
"Kau mau kan menikah denganku".
"Bagiamana ? aku tidak memahami ini".
"Menikahlah denganku, bantu aku memenuhi keinginan orang tuaku hiduplah bersama denganku".
"Mengapa harus aku ?".
"Karena kau adalah pilihanku, aku mencintaimu Allis sungguh"
"Untuk hal ini mohon maaf Lucas aku tidak bisa membantumu".
"Mengapa ? Apakah kau tidak menyukaiku ?".
"Bukan seperti itu, kita adalah teman baik".
"Aku tidak menginginkan status teman baik itu Allis, aku menginginkanmu sebagai istriku bukan temanku, aku ingin kau menjadi teman seumur hidupku".
"Aku tidak bisa Lucas maafkan aku, bagaimana jika kau mencari wanita lain aku akan membantumu katakan bagaimana kriteriamu ?".
"Aku tidak menginginkan wanita lain aku hanya menginginkan dirimu Allis hanya dirimu".
"Kriteria seperti kau Allis dan di dunia ini hanya kau yang seperti itu tidak ada yang lain".
"Tidak,tidak mungkin dunia ini luas Lucas kau belum menjelajahi seluruh dunia".
"Untuk apa aku menjelajahi dunia jika seluruh keindahan dunia ada di depan mataku saat ini yaitu kau Allis".
"Aku tidak bisa Lucas".
"Mengapa ? Bukankah anakmu telah tiada apakah kau tidak menginginkan anak lagi, ayo aku akan memberikanmu keturunan".
"Aku sudah mengatakannya padamu Lucas aku sudah menikah".
"Tidak, tidak mungkin kau pasti berbohong".
Allis mengulurkan tangannya di depan wajah Lucas. Meminta Lucas untuk memperhatikan jarinya yang dilingkari oleh cincin pernikahan yang indah.
"Apakah kau benar-benar telah menikah ?".
"Hmm benar, tepat satu bulan yang lalu".
"Dengan siapa ?".
"Aku tidak bisa memberitahumu Lucas suamiku sangat tampan".
"Apakah dia tak lebih tampan dariku Allis sehingga kau memilihnya ?".
"Tentu saja suamiku lebih tampan haha aku bercanda aku bercanda".
"Jika begitu ceraikan suamimu dan menikahlah denganku".
"Hah ? Apa ? kau gila Lucas ?".
"Aku serius ceraikan dia dan menikahlah denganku aku akan menerimamu bagaimana pun keadaanmu"
"Tidak, tidak kau keliru Lucas".
"Jadi kau tidak ingin menceraikan suamimu ?".
"TIDAK, bagaimana pun keadaannya aku sudah berjanji kepada diriku sendiri bahwa seumur hidupku aku akan menghabiskan sisa umurku bersama dengan suamiku dan menikah hanya sekali seumur hidup"
"Baiklah, semoga kau bahagia".
"Tentu, terima kasih".
Selepas itu tak ada obrolan yang terdengar dari mereka. Mereka hanya saling mendiami satu sama lain. Allis yang merasa tidak enak hati kepada Lucas segera menyantap makanannya dengan cepat.
"Kau sudah selesai ?".
"Hmm malam semakin larut aku takut suamiku pulang nanti".
"Apakah kau tidak memberitahunya ?".
"Tentu saja, mana mungkin suamiku mengizinkan diriku bertemu dengan pria lain di luaran sana".
"Ahh iya kau benar juga".
"Baiklah, aku pamit sampai jumpa terima kasih atas makanannya dan selamat malam tuan Lucas maaf atas kejadian malam ini".
"Ahh iya tidak apa-apa, selamat malam juga Allis berhati-hatilah".
"Mungkin kita belum berjodoh, aku akan berdoa semoga kita berjodoh di kehidupan selanjutnya".
"Humm terima kasih".
Allis meninggalkan restauran dengan sejuta kebimbangan pada lubuk hatinya. Bukan karena ia menolak lamaran Lucas tetapi karena permintaan Lucas yang menurutnya sangat tidak masuk akal. Memintanya untuk menceraikan suaminya ? lalu menikah dengannya ? sungguh ia tak habis pikir dan tak mengerti jalan pikiran seorang Lucas.
"Yang benar saja meninggalkan Sean dan Ethan demi menikah dengannya cihhh itu sama saja dengan membuang berlian demi batu kerikil".
Allis terus saja menggerutu kesal karena kejadian tadi dengan Lucas. Hingga matanya menangkap gelagat aneh pada mobil yang dibelakangnya. Yang mengikuti semua gerak geriknya. Dan sekarang tiba-tiba saja mobil hitam itu berada disampingnya.
Lalu
BRAKKK BRAKKK BRAKKK
Pengemudi itu tiba-tiba saja menabrak body mobilnya pada mobil Allis. Allis untung saja dengan sigap menguasai mobilnya. Lagi dan lagi mobil itu mendekati mobilnya Allis menambah laju kendaraannya.
Namun tiba-tiba saja mobil hitam itu menabrak belakang mobil Allis dengan kencang yang sukses membuat Allis oleng dan membentur pada pembatas jalan raya.
Allis tak sadarkan diri pengemudi mobil hitam itu segera membawanya berlari dan masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan tempat kejadian perkara.
"Aku mendapatkanmu".
.
"Urusan penting apa yang membuatmu sampai tengah malam begini Allis, apakah kau bertemu dengannya lagi ?".
Sean duduk dengan wajah marah dan juga raut kegelisahan dan kekhawatiran. Sudah pukul dua belas Allis tak kunjung kembali. Sean kini dilanda gelisah dan juga amarah yang mengubun.
Drrttt drrttt drrttt
Getaran handphonenya membuat Sean seketika menoleh. Nama Andrew tertawa disana. Sean segera menjawab panggilan tersebut.
"Mr terjadi kecelakaan dengan nomor polisi S117H seperti nomor kendaraan anda Mr".
"Itu adalah nomor polisi khusus untuk kendaraanku Andrew".
"Apakah Allis mengendarai mobil itu ?".*Batin Sean.
Sean segera keluar dari kamarnya lalu berjalan menuruni tangga dan langsung menuju ke garasi kendaraannya. Benar satu mobilnya tak ada di tempat. Mobil hitam dengan nomor polisi yang persis dengan nomor polisi yang disebutkan oleh Andrew tadi.
"Andrew periksa tempat kejadian kemungkinan besar itu adalah Allis, CEPATLAH Andrew".
"Ashh sial".
Sean segera berlari menuju kamarnya menyambar mantelnya dan kembali menuju garasi dia mengendarai mobil untuk menuju ketempat kejadian.
"Andrew berikan lokasi itu kepadaku".
"Jalan xxxx Mr, saya sedang menuju kesana Mr apakah saya akan menjemput anda juga ?".
"Aku sedang menuju kesana, kita bertemu disana".
Sean mematikan sambungan telepon mereka. Dia menambah laju kendaraannya menembus jalanan kota yang terlihat begitu lenggang malam ini. Dia memukuli setir mobilnya dan mengumpat dengan penuh penyesalan.
"Sial menyesal sekali aku tidak ikut dengannya, ya Tuhan apa lagi ini Ethan akan membunuhku nanti".*Batinnya.
🌼 Bersambung 🌼
Hallo semuanya mimin up lagi nih semangat membacanya kakak-kakak readers sembari menunggu mimin update terbaru ayo mampir ke lapak novel mimin yang satu lagi _Si Cowok Cuek Itu Milikku _ bantu mimin mendapatkan reward 🙏🥺.
Btw selepas membaca jangan lupa untuk klik like, komen, tekan favorit dan berikan VOTE sebanyak-banyaknya dan juga follow akun mimin yah.
Terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨