He'S Back

He'S Back
Episode 65



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨


Up lagi ......


"Mrs".


"Mrs"


"Hah ?".


"Mrs kenapa ?".


Sejak kembali dari perusahaan Smith, Allis melamun memikirkan bagaimana ia kedepannya. Dia ingin meminta solusi pada siapa, ibunya ? Ahh dia sepertinya lupa bahwa ibunya meninggalkannya beberapa bulan yang lalu. Allis tersenyum kecut mengingat kembali kenyataan pahit yang selalu menghantui dirinya.


"Aah tidak, sepertinya aku kelelahan".


"Bagaimana hasilnya ?".


"Sonia, ada kabar baik kami sudah menandatangani kontrak".


"Benarkah? Ya Tuhan selamat untukmu Mrs".


"Kau tahu aku harus menghadiri meeting setiap minggu dengannya entah dimana".


"Hah mengapa seperti itu Mrs ?".


"Entahlah".


"Sedikit aneh Mrs".


"Kau rasa begitu, aku juga merasa begitu tapi ya sudahlah aku sudah terlanjur menandatanganinya".


"Sonia aku berencana untuk pulang lebih cepat hari ini".


"Mrs akan menjemput tuan muda ?".


"Tentu, kami akan pulang bersama".


"Baiklah saya akan mengatur semuanya disini".


.


.


.


Pukul 11 siang Allis tiba di depan gerbang sekolah Ethan. Ia turun dengan senyuman manis yang menghiasi wajahnya. Dia mempercepat langkahnya ketika seorang guru cantik melambai padanya.


"Hallo nyoya Allis lama tak bertemu".


"Hallo benar sekali belakangan ini saya sedikit sibuk".


"Bagaimana Ethan di sekolah ?".


"Seperti biasa dia tetap menjadi siswa unggul dalam segala bidang, saya rasa dia jauh lebih pintar dibanding dengan anak-anak yang lainnya".


"Ahhh apakah benar seperti itu ?".


"Itu benar nyonya, bahkan saya saja sampai terheran dengan pemikiran putra nyonya".


"Haha namun dia lebih pendiam".


"Itu juga benar sekali nyonya saat jam istirahat dia hanya diam di kelas sambil membaca buku entah buku apa itu yang jelas dia tak pernah ingin meminjamkan buku itu pada teman-temannya".


"Dan oh ya pamannya juga semakin sering datang kemari untuk menjemputnya pulang".


"Paman ? Aah mungkin maksud Mrs adalah supir kami, kami sudah menganggapnya sebagai keluarga".


"Ahh bukan yang itu nyonya".


"Apa ?".


"Maksudnya ?".


"I-iya itu benar nyonya".


"Lalu sekarang Ethan dimana ?".


"Beberapa menit yang lalu paman yang tadi saya ceritakan menjemputnya".


"Oh ya Tuhan, terima kasih Mrs saya akan segera kembali".


Bagai disambar petir di siang bolong Allis terjingkat kaget. Siapa yang guru Ethan maksud apakah Rony mana mungkin. Rony tidak akan pernah berjalan tanpa perintah darinya. Apakah..?


"Tidak mungkin". Batin Allis


"Nyonya dimana tuan muda ?".


"Ayo paman kita kembali".


Tanpa bertanya lebih banyak lagi supir melanjukan kendaraan sesuai dengan perintah majikannyan. Allis duduk dengan perasaan gelisah dan takut. Berbagai opini saling bersahut-sahutan di pikirannya.


"Tolong lebih cepat".


"Baik nyonya".


.


.


.


"Kau jangan pernah melewatkan batasanmu".


"Berbicaralah yang sopan Ethan berapa kali aku harus memperingatkanmu".


"Jika kau berani macam-macam dengan mommy-ku, aku tak bisa menjamin keamanan perusahaanmu".


"Jangan coba-coba melakukan hal itu Ethan, daddy akan sangat marah kepadamu".


"Cihhh uang memang segalanya".


Disinilah Ethan sekarang, di salah satu restoran mewah yang tak jauh dari pusat perbelanjaan. Andrew kembali menjemput Ethan atas perintah Sean. Sudah seminggu lamanya ayah dan anak itu tidak bertemu, entah rasa rindu perlahan semakin menjadi di hati Sean.


"Daddy, kau tak ber-".


"Aku tak pernah menuntut hal yang lebih dari ini".


"What do you mean ?".


"Just call me daddy".


"Cihhh tidak mungkin".


"Aku akan tetap menjadi ayah biologismu sekalipun kau tidak ingin mengakuinya".


"Aku akan kembali pulang sepertinya mommy-ku mencariku".


"Ethan, tidak kah kau bisa berdamai dengan hatimu daddy sangat serius".


"Lalu apakah kau ingin aku mengikutimu dan meninggalkan mommy-ku, hey kau tak bercanda bukan ?".


"Aku akan menikahnya".


🌼 Bersambung 🌼


Ayo dong kakak-kakak readers komennya jangan lupa kritik dan saran author tunggu di kolom komentar yah jangan lupa juga like nya supaya author semakin semangat buat nulis.


Terima kasih.


Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ✨