G:0

G:0
SUARA HATI G:0 SQUAD



Suara Hati Jonathan


“Bagiku, Grafit adalah orang terpolos kedua setelah Tarzan versi mendiang Benyamin Sueb. Tidak mungkin seseorang tidak menyayanginya setelah mengenalnya. Ia tidak bertingkah manis, bahkan sering bertingkah aneh. Tapi kau seakan tidak melihat satu dosa pun dari matanya.


“Hubungan kami diawali dengan sebuah kesalahpahaman. Saat pertama bertemu dengannya, kupikir dia adalah pacar baru Clara yang tinggal serumah dengannya. Dulu aku sangat membencinya, bahkan selalu curiga jika sikap polosnya itu hanyalah bagian dari tipuannya. Ternyata tidak.


“Jika sekarang ditanya, aku berani menjawab kalau aku menyayanginya sebagai seorang saudara. Seandainya adikku Joice punya otak normal dan tidak menumpukkan trauma masa kecil yang terlalu besar padaku, mungkin aku akan berusaha menjodohkan mereka berdua. Tapi mengantarkan Grafit ke pelukan psikopat itu sama saja dengan meminta buaya untuk menjaga kambing kesayangan kita.


“Aku menganggap Grafit dan G:0 adalah orang yang berbeda. Bagiku, G:0 adalah orang terkuat kedua setelah Samson versi mendiang Benyamin Sueb. Jika mengenyampingkan kekuatan ajaibnya dalam mengendalikan gravitasi, ia masih orang terkuat di kehidupan nyataku. Di balik kepolosannya, ia memiliki determinasi yang tinggi saat menjalankan tugasnya. Meski di awal ia bingung dengan apa yang dilakukannya, saat ini ia sudah menikmatinya.


“Perlu kujelaskan sedikit tentang kekuatannya. Seperti yang kita ketahui, ia memiliki kemampuan mengendalikan gravitasi. Beberapa orang berpendapat ia hanya mengubah massa sebuah benda. Perlu kutegaskan kembali: yang ia ubah adalah gravitasinya. Beberapa orang lagi menganggap kemampuan yang dimiliki G:0 adalah kemampuan kinestetik atau menggerakkan objek tanpa menyentuhnya. Lagi-lagi harus kutegaskan: ia tidak melakukan apa-apa pada benda itu kecuali gravitasinya.


“Dan ada pertanyaan yang paling terkenal di kalangan para ahli tentang kekuatan G:0. Jika ia menghilangkan gravitasi sebuah benda, bahkan sampai tak bernilai, benda itu tak akan terbang ke atas seperti yang selama ini dilakukan G:0 pada beberapa benda. Benda yang tidak memiliki gravitasi hanya melayang di udara. Ini adalah salah satu fakta tentang kekuatan G:0 yang bertentangan dengan ilmu pengetahuan: gaya tolak bumi.


“Memang tidak secara harfiah. Pada dasarnya kemampuan G:0 dalam mengendalikan gravitasi juga sudah bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Hanya saja konsepnya memang demikian, G:0 bisa meningkatkan nilai gravitasi benda, bisa menghilangkannya, bahkan bisa menurunkannya sampai bernilai minus yang akibatnya mirip dengan mendekatkan dua magnet dengan kutub yang sama.


“Masih banyak lagi yang harus kujelaskan terkait kekuatan G:0 itu, termasuk bagaimana ia bisa terbang seperti burung jika ia hanya bisa menaik-turunkan gravitasi.


“Kita beralih ke Clara. Aku tak ingat kapan pertama kali kami bertemu. Sepertinya ketika ia masih TK, di pesta ulang tahun Joice. Tapi pertama kali ia menarik perhatianku adalah ketika ia memaksaku mengadukan seorang siswa perokok pada guru BK. Runtuhnya keangkuhan yang telah kubangun sebelumnya justru membuatku melihat kecantikan dalam dirinya. Memang, saat itu kami masih anak-anak, tapi aku terus mengawasinya dan selama belasan tahun perasaanku padanya justru semakin besar.


“Harus kuakui, aku bertindak bodoh di hadapannya sejak pertama kali mengakui perasaan ini pada diriku sendiri. Aku berusaha terlalu keras untuk mendapatkan hatinya sehingga tanpa sadar aku kehilangan prioritas dalam hidupku. Aku tak ingin menyalahkan Clara, tapi memang kenyataannya hidupku terombang-ambing tanpa tujuan yang jelas kecuali tujuan untuk bisa menikah dengan Clara.


“Tapi hidupku yang tanpa tujuan itu telah berakhir sejak ada G:0. Memberantas kejahatan, meski aku sering mengeluh, adalah pekerjaan yang membuat harga diriku meningkat pesat. Clara boleh berpikir kalau ia adalah pemimpin kami atau Grafit boleh bangga karena ia adalah tokoh utama skuad ini, tapi akulah yang memulai semuanya. Seandainya dulu aku tak menyuruh Grafit membantuku menyerang para preman yang sering merisakku, gagasan G:0 takkan pernah ada.


“Selain itu, G:0 sudah seperti keluarga bagiku. Meski sering berselisih dengan sesama anggota, kami saling melindungi dan secara tersirat saling menyayangi. Aku berharap bisa berada dalam skuad ini selama-lamanya.”


*          *         *


Suara Hati Clara


“Grafit? Aku mengenalnya sekitar setahun yang lalu. Waktu itu aku baru mengakhiri pertunanganku setelah aku memergoki Bojan, tunanganku, berciuman dengan sepupuku. Saat itu aku memutuskan untuk mendaki gunung. Namun aku tersesat dan hampir diserang binatang buas. Untung saja Grafit menolong dan membawaku ke hutan rahasia dan bertemu dengan gurunya.


“Sampai sekarang aku masih ingat wajah lugunya. Aku adalah wanita pertama yang pernah ia temui secara langsung. Meski demikian, jauh sebelum kami bertemu, ia sudah jatuh cinta dengan seorang wanita. Lebih tepatnya sebuah karakter gadis berpakaian sekolah di sebuah komik yang ia miliki.


“Aku tidak tahu pasti umurnya, bahkan dia sendiri juga tidak mengetahuinya. Tapi aku menganggapnya sebagai adikku. Meski ia tampan dan bertubuh proporsional, aku tak pernah tertarik secara romantis padanya. Justru yang muncul dalam diriku saat melihatnya adalah naluri keibuanku.


“Wajar saja, ia sangat ceroboh dan polos. Seringkali aku lupa kalau dia adalah pahlawan super sehingga aku selalu ingin melindunginya dari jahatnya dunia ini.


“Berbicara tentang G:0, aku tetap melihatnya sebagai Grafit berkostum serba hitam saja. Meski aku bahagia karena ia membantuku memberantas kejahatan, aku selalu mencemaskan keselamatannya. Wajar saja jika selama patroli aku terlihat cerewet.


“Jonathan. Pada dasarnya dia adalah orang yang baik. Hanya saja pikirannya hampir dipenuhi dengan hal-hal konyol dan mesum. Untung saja di otaknya masih ada cukup banyak ruang untuk kejeniusannya.


“Ya, meski sering memanggilnya bodoh, aku mengakui kalau ia adalah kenalanku yang paling jenius yang pernah kukenal. Penemuan-penemuannya sangat hebat dan selalu membantu


“Dulu aku menyukainya karena ia terlihat cool dan misterius. Tapi sejak ia mengungkapkan perasaannya, tingkahnya sangat aneh dan pecicilan. Rasa sukaku padanya pun memudar. Aku tidak ingin menutup kemungkinan kami akan terlibat hubungan asmara. Bukan karena aku ragu dengan perasaanku padanya, tapi karena aku melihat pengalaman dari orang tuaku. Saat masih gadis dulu, ibuku menutup kemungkinan untuk jatuh cinta pada ayahku dan sekarang ia terjebak dengan pria itu.


“Untuk G:0 squad, seperti yang dirasakan Jonathan, harga diriku meningkat karena menjadi bagian dalam skuad pembela kebenaran ini. Dulu kupikir duniaku sudah runtuh saat aku difitnah bosku dan dikhianati tunanganku. Sekarang aku merasa hidupku lebih berharga di dalam skuad ini.


“Aku akan berjuang agar skuad ini bertahan selama mungkin.”


*          *         *


Suara Hati Grafit


“Sejak awal aku memanggilnya ‘Non’. Tapi karena ia tidak menyukai panggillan itu, aku jarang memanggilnya. Ia adalah wanita pertama yang kukenal. Ia sangat baik dan perhatian padaku. Tapi entah kenapa, jika mengingat kebaikannya, aku seperti ingin menangis. Sepertinya ada ruang di hatiku yang selama ini kosong telah terisi. Kata Jonathan, itu karena aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu dan naluriku sebagai seorang anak aktif ketika Non Clara bersikap layaknya seorang ibu.


“Aku menyayanginya dan berjanji akan selalu mematuhi segala perintahnya. Ia sudah berjasa besar padaku, terutama karena membawaku ke kota ini dan mengajariku banyak hal. Ia juga yang meyakinkanku bahwa tugasku sebagai G:0 telah membuatku menjadi orang baik. Aku sangat suka menjadi orang baik. Guruku juga selalu menyuruhku untuk menjadi orang baik. Untuk itu, aku ingin menjadi G:0 selamanya dan membantu orang sebanyak-banyaknya.


“Untuk Jonathan, aku berpikir ia adalah orang yang baik dan pintar. Terkadang ia bersikap seperti orang bodoh, tapi ia tetap seseorang yang pintar.”


Jonathan memandang Grafit dengan wajah kesal. “Hanya itu kata-kata yang ucapkan tentangku? Setelah aku membicarakanmu sepanjang tadi? Pujian yang kau berikan untukku hanya dua dan satu mengejekku. Aku akan menarik semua hal baik tentangmu yang telah kusampaikan tadi.”