Eneng Oh Eneng

Eneng Oh Eneng
Hulk vs Kolor Ijo



Saat ini sedang marak film action dengan tokoh berbadan besar berwarna hijau lumut. Dia merupakan salah satu dalam tokoh marvel. Eneng sedang diajak ke Mall bersama keluarga salsa. Salsa sudah lama tidak menonton film di bioskop. Dan kebetulan sedang tayang salah satu tokoh marvel.


"Kita makan dulu apa langsung nonton"


"Sebaiknya kita makan saja dulu pap. Takutnya nanti malah kelaparan. Ini juga sudah hampir jam makan malam"


"Baiklah mam. Coba mami tanya kepada salsa dan Eneng ingin makan apa"


"Ya pap"


Eneng yang terkagum-kagum dengan isi dalam mall terus saja melongo melihat keseluruhan isi mall.


"Non itu semua yang jualan baju laku juga"


"Ya laku dong neng. Kenapa memangnya"


"Nggak ada yang berantem non kalau satu laku satunya nggak"


"Ya nggaklah neng. Mereka gak akan berantem"


Eneng manggut-manggut mengerti. Mami salsa mendekati mereka dan menanyakan ingin makan apa.


"Salsa lagi pengen makanan hangat berkuah"


"Bakso mau"


"Ya sudah gapapa mam. Takutnya kalau makan aneh-aneh Eneng kaget mam"


"Hahaha iya juga"


Mereka mencari food court yang menyediakan makanan berkuah tersebut. Sayangnya kafe yang menyediakan makanan yang diinginkan salsa sedang penuh.


"Yah penuh pap"


"Mau ganti menu sayang"


"Hm bagaimana kalau seafood saja"


"Boleh. Kita ketempat biasa saja. Di Mall ini setau papi ada cabangnya"


"Oke pap"


Mereka berjalan menuju resto yang sering mereka datangi jika sedang menginginkan makanan laut. Walaupun hanya cabang, resto tersebut cukuplah ramai.


Eneng mengikuti saja setiap langkah sang majikan. Eneng duduk disamping salsa. Papi dan mami salsa sedang memesankan makanan untuk mereka. Sambil menunggu mereka sesekali berbincang.


Tak lama makanan pesanan mereka tiba. Sepiring lobster besar sudah ada dihadapan mereka. Tak lupa kepiting Soka kesenangan salsa. Cumi goreng juga tersaji disana. Tak lupa dilengkapi dengan sayuran.


Eneng yang baru pertama melihat lobster dan kepiting yang berukuran jumbo langsung heboh.


"Neng ini udang usianya berapa tahun usianya non. Bisa segede ini. Diumpanin apa ya non biar bisa gede. Kepitingnya juga. Padahal dikampung Eneng ternak udang gak ada yang segede ini loh non"


"Ini udang laut neng bukan udang empang"


"Wah temannya sponsbob dong non. Pasti kepiting ini si tuan kreb"


"Bisa jadi"


"Benarkah"


"Sudah dimakan neng. Keburu dingin gak enak"


"Eneng bingung nyonya mau makan udangnya dari ekor apa kepalanya dulu"


"Lah kamu enaknya darimana neng"


"Ekorlah nyah. Lebih ajib"


"Ya sudah kamu potong ekornya"


"Wah ini pertama kalinya Eneng nyunat udang gede"


Kedua orangtua salsa dan salsa sama-sama menepuk jidat mendengar kekonyolan Eneng. Setelah makan malam, mereka bergegas menuju bioskop. Mereka memilih jam terakhir untuk menonton. Agar selesai menonton langsung bisa pulang.


Papi salsa mengantri membeli tiket dan juga camilan tak lupa minuman. Setelah semua lengkap, mereka tinggal menunggu waktu untuk masuk kedalam ruangan bioskop. Eneng kembali kaget melihat isi dalam ruangan bioskop.


"Kita mau nonton layar tancep ya non. Gede bener itu layarnya. Punya teh geulis mah kalah"


"Anggap aja gitu neng. Dah ayo duduk"


"Iya non"


Tiba-tiba lampu dimatikan karena film akan segera diputar. Eneng kembali heboh. Beruntung tak banyak yang menonton bioskop malam ini karena bukan weekend.


"Kok mati lampu seh non. Jangan-jangan lupa bayar listrik ini gedungnya"


"Sengaja dimatikan neng. Biar lebih seru nontonnya"


"Oh kirain lupa bayar listrik"


Tina tokoh utama muncul berwarna hijau berbadan kekar. Membuat Eneng yang tak paham bahasa asing langsung mengambil kesimpulan.


"Oalah kita lagi nonton pilemnya kolor ijo toh non"


"Kok kolor ijo sih neng"


"La iya kan non. Lihat aja badan ijo semua. Bedanya warna kolornya aja. Gak ijo. Tapi sama aja ijonya"


"Neng itu namanya Hulk bukan kolor ijo"


"Hah buluk non. Jadi dia namanya buluk kok mirip kolor ijo ya. Apa mereka saudaraan"


"Mereka gak saudaraan neng. Mungkin juga gak kenal"


"Wow musuh bebuyutan ya. Pantes kolornya yang ini gak ijo. Emang masalahnya apa non kok berantem mereka"


"Gak tau juga gue neng. Gue belum pernah ketemu mereka"


"Wah harus dicari tau non. Kan gak baik berantem sampai gak saling kenal. Apa jangan-jangan mereka rebutan kolor ya non. Makanya berantem"


"Gak sekalian neng rebutan warna"


"O ya ya. Eneng paham sekarang non"


"Paham apanya neng"


"Jadi antara buluk dan kolor ijo itu sebenarnya saudara. Tapi karena emaknya hanya bikin satu kolor berwarna ijo jadilah mereka rebutan. Sekarang yang satu pake kolor warna ijo dan satunya kolor coklat"


"Serah loe lah neng"


"Eh non. Si buluk kalau kolornya dibuka bisa ngilang gak kayak kolor ijo"


"Emang kolor ijo kalau dibuka kolornya bisa ngilang neng"


"Iya non. Makanya sampai sekarang belum pernah ada yang bisa menangkap kolor ijo. Setiap dia berkeliaran selalu gak pake kolor"


"Kok loe tau neng. Jangan-jangan loe pernah ngitipin si kolor ijo ya neng"


"Aduh pinginnya gitu non biar Eneng gak penasaran"


"Penasaran kenapa neng"


"Penasaran pisangnya dia warnanya ikutan ijo apa gak non"


"Omesh banget sih loe neng. Ampun deh"


"Lah kan bener non. Sekarang kalau semua badannya ijo. Terus otongnya gak. Sedangkan dia akan kuat kalau badannya ijo semua. Bis angilang kalau gak pake kolor. Coba deh non bayangin. Otongnya gak ikutan hijau. Pas dia ngilang terus otongnya gentayangan kelihatan jalan-jalan sendiri. Ngeri gak non"


Parahnya salsa malah mengikuti anjuran Eneng untuk membayangkan.


"Iya juga ya neng. Apa gak takut disambar ayam dikira cacing neng"


"Bukan cacing non yang nyamber. Tapi para jablay non"


"Sialan loe neng. Mempengaruhi otak gue. Dah fokus lihat hulk"


Eneng diam kembali menatap layar besar dihadapannya. Sambil memakan popcorn. Entah apa yang dipikirkan oleh Eneng. Yang jelas dia tidak memahami bahasa si Hulk walaupun ada transletenya. Dia fokus pada hilknya.


"Neng loe paham filemnya"


"Sedikit non"


"Syukurlah. Tapi kayaknya ada yang loe pikirin neng"


"Eneng lagi mikir. Setau neng hanya perut yang kotak-kotak tapi si buluk kenapa lengannya ikut bulat-bulat non"


"Ya kan kekuatan dia disana neng"


"Begitu ya. Itu kaki juga bulat-bulat. Jangan-jangan"


"Jangan-jangan apa neng"


"Otongnya bulat-bulat kaya lengannya non. Wow banget dong. Sungguh amazing. Apa dia akan buka kolor juga buat ngilang kayak kolor ijo non"


"Ya gak lah neng. Gak ada adegan seperti itu di Hulk"


"Penonton kecewa gess"


____


Hai Eneng datang.. Nih yang kemarin minta Eneng sama kolor ijo. Sudah deal mereka...


Jangan lupa bahagia


jempolnya digoyang yuk