Anindirra

Anindirra
Bonchap 09



Setelah berkonsultasi dengan psikologi anak. Dirga mempertimbangakan dan merembuknya kembali dengan Anin sebagai wanita yang melahirkan Alea, yang memiliki hak penuh akan segala keputusan.


Dirga akhirnya memenuhi permintaan Andre, yang sangat memohon untuk bisa di pertemukan dengan putrinya, juga mempertemukan Mama Diana dan Jaya Herlambang untuk bisa bertemu dan mengenal Alea.. Gadis kecil yang telah menyandang nama Wijaya.


Pria itu mempersiapkan tempat privasi, sebuah private room restaurant di salah satu hotel bintang lima miliknya di Seminyak Bali. Dirga mengundang makan malam keluarga Herlambang untuk datang, sekaligus perayaan acara ulang tahun Baby Boy yang ke satu tahun dan acara pembukaan hotel bintang lima miliknya.


Kamar gratis sudah ia persiapkan untuk keluarga yang hadir termasuk keluarga Herlambang jika menginginkan menginap. Sebuah tempat, untuk bisa berkumpul dengan keluarga juga sebagai sarana pertemuan dua keluarga, dalam rangka mempertemukan Alea dengan Nenek dan Kakeknya.


Sehari sebelumnya, ia sudah memboyong istri dan anaknya untuk menikmati liburan selama seminggu untuk menikmati Eksotisme pulau dewata. Bertepatan dengan hari lahir putranya Boy Mehrdad Wijaya. Membawa para pekerja dan dua pengasuh yang sudah 6 bulan bekerja, mereka bertugas untuk membantu Anin menjaga, mengurus Alea dan Boy.


Tentunya Dirga tidak ingin kehilangan moment kebersamaan dengan sang istri berdua, Pria itu selalu mencari alasan dengan dalih menikmati bulan madu kembali, agar istrinya selalu berada di sampingnya. Seperti anak ayam yang kehilangan induknya jika sebentar saja ia tak melihat keberadaan Anin.


Siang ini juga, Bayu dan Stella terbang menyusul ke seminyak bali dengan membawa Baby Biru yang sudah berumur 8 bulan. Selisih 4 bulan dengan Baby Boy yang saat ini sudah berumur 12 bulan genap satu tahun.


Tidak ketinggalan Bastian, Alyne, Alfred dan Amanda terbang dari Singapura langsung mendarat di Ngurah Rai bali. Begitupun Bu Rahma ia terbang dari Bandara Adi Soemarmo saat di minta hadir oleh menantu dan anaknya.


Perayaan ulang tahun yang sederhana, hanya makan malam, berkumpul bersama keluarga dan para sahabat yang di undang untuk hadir, sekaligus sebagai ajang pembukaan kemegahan hotel miliknya yang baru di bangunnya, terletak di kawasan Desa Seminyak kecamatan Kuta kabupaten Badung. Tiga moment bersamaan yang akan di laksanakan.


Sebelum kedatangan Dirga, sang asisten Radit dan Siska telah sampai lebih dulu dalam rangka mempersiapka acara, bersama para staf dan manager yang berada di Bali.


Dokter Hendra beserta istrinya Mayang dan putranya Joey.. Telah tiba, begitupun pasangan romantis, pengantin baru, yang baru 2 bulan menjadi pasangan suami istri Aulia dan Diego, pasangan yang sempat membuat Dirga, Bayu, Dan juga Hendra meradang dan di buat repot dengan sahabatnya itu, untuk bisa mendapatkan hati seoarng gadis, yang bekerja sebagai pengasuh Alea.


Hari ini, kesibukan dan kerepotan terlihat jelas, para staf pengurus sampai para chef yang tengah mempersiapkan hidangan untuk para tamu undangan, para relasi dan rekan bisnis yang berdatangan dari dalam dan luar negri..


Hari ini, pemotongan pita sebagai pembukaan kerajaan bisnisnya yang baru. Dan akan berlanjut ke acara ramah tamah dengan para tamu undangan dengan acara makan siang yang di gelar dengan mewah, di susul malamnya, para chef juga akan mempersiapkan acara makan malam khusus keluarga.


Diana dan Herlambang sangat antusias saat mendapatkan undangan, apa lagi mereka di berikan tempat dan waktu untuk bisa bertemu dengan sang cucu perempuannya, Alea. Sedangkan Andre sang putra, sudah 6 bulan ini menyandang status duda. Ia dan Sinta memilih berpisah secara baik-baik.


Mereka sudah tidak bisa mempertahankkan rumah tangganya lagi, berbeda pandangan dan pikiran menjadi salah satu pemicu alasan mereka bercerai. Keputusan berpisah, cukup membuatnya keduanya lebih baik, karena tidak ada lagi pertengkaran dan caci maki yang selama ini terjadi, mewarnai biduk rumah tangganya. Keduanya memilih berdamai dengan jalan bercerai.


Kemeriahan acara sudah di mulai dari pukul 10 siang, urutan acara pun sudah terlewati sampai tiba, Dirga sebagai pemilik, pimpinan tertinggi Wijaya Grup melakukan ritual pemotongan pita sebagai salah satu pengukuhan, pembukaan hotel yang di beri nama The Heir Hotel. Sebagai hadiah untuk sang putra. Hadiah yang sama yang ia berikan kepada Alea saat ulang tahunnya.


Sepasang suami istri tampak anggun cantik dan gagah tampan. Keduanya sedang menyambut para tamu penting yang masih terus berdatangan. Menggunakan gaun rancangan seorang desainer, Anin terlihat tampak memukau.. membuat Dirga tidak lepas dan tak ingin jauh dari sang istri, tangannya tak lepas dari pinggang yang sudah kembali normal setelah paska melahirkan.


Membelit pingang ramping sang istri sesekali Dirga memuji kecantikan sang istri yang semakin bersinar.


"I love you, Sayang.. Kamu membuatku semakin jatuh cinta."


"I love you to, Mas ganteng .. kamu yang terbaik.." Anin mengedipkan matanya.


"Seandainya aku tidak memiliki tanggung jawab menyambut rekan-rekan bisnisku, aku hanya ingin membawamu, menguncimu di dalam kamar. Aku tidak rela kecantikanmu di nikmati pria lain."


"Oh, ayolah Tuan posesif.. Hari ini kamu harus membiarkan aku bebas dulu.. Aku ingin menikmati hariku menjadi princess sehari di hadapan para tamu yang datang.


"Apapun akan aku berikan yang terbaik untukmu, Sayang.. Baiklah, hari ini aku bebaskan, tapi tidak untuk nanti malam. Kamu harus memberikanku servis dobel seperti para readers yang selalu menginginkan Crazy up setiap harinya."


"Jangan khawatir, aku sudah menyiapkan staminaku."


°°°°°


"Selamat Tuan dan Nyonya.." Andre mengulurkan tangannya dan hanya Dirga yang menyambutnya.


"Aku mewakili istriku menerima uluran tanganmu." Dirga membalas jabatan tangan Andre, pria itu tak mengijinkan Anin bersentuhan dengan pria yang sudah menjadi mantannya.


"Silahkan, Ma.. Pa.." Anin dan Dirga juga menyambut kedatangan kedua orang tua Andre.. Yang datang untuk menyambung tali silaturahmi dan menikmati makan malam.. Sebelum orang tua itu bergabung dengan para orangtua lainnya, Diana memeluk Anin setelah meminta ijin.


"Maafkan Mama An, maafkan atas segala kesalahan dan perlakuan Mama yang sudah sangat menyakitimu selama kamu menjadi menantu Mama. Tolong berikan kesempatan kepada orangtua ini untuk memperbaiki diri di masa tua kami." Diana banyak tertunduk tidak berani menatap mata Anin.


"Anin tidak ingin menengok kebelakang lagi Ma, Anin sudah melupakannya.. Rasa sakit, rasa sedih, rasa kecewa, rasa kehilangan.. Tuhan sudah menggantinya... Anin bersyukur, dengan Anin melewati masa-masa menyakitkan itu, saat ini Anin mendapatkan kebahagiaan yang tak ternilai harganya. Sebuah keluarga yang tidak akan tergantikan dengan tumpukan harta sekalipun. Anin sudah bahagia Ma, dan saat ini waktunya Mama yang hars menemukan kebahagiaan."


Seakan tercuil hatinya.. Diana merasa malu dan menyesali akan perbuatannya di masa lalu.. Menantu yang telah di buangnya saat ini berubah menjadi kilauan emas permata yang tak tersentuh.


Wanita yang ia rendahkan berubah menjadi wanita berkelas dengan segala kerendahan hatinya.


Dialah wanita itu. Sesosok wanita kuat yang memilik nama ' Anindirra '


Andre menatap haru sang gadis kecil yang berdiri di hadapannya. Menjatuhkan lututnya ke lantai, ia memeluk tubuh mungil itu dalam keharuan.. Sesosok bayi merah yang di tinggalkannya. Sesosok bayi merah yang tidak pernah ia dengar jerit tangisnya saat lahir kedunia.


"Alea… Ini Papa…" Andre menjerit dalam hatinya. Ia merasa sungguh berdosa.


"Om siapa?" Gadis kecil itu menatap pria yang tengah menitikan airmata.


Karma yang harus ia terima saat Alea bertanya akan dirinya. Sebuah pelajaran hidup yang tidak akan pernah hilang dari dirinya.


Andre hanya berharap berjalannya waktu gadis kecil itu akan memanggilanya..


Papa…


Bonchap Finish ❤️


Sampai bertemu di judul selanjutnya yaa… Terimakasih sebanyak-banyaknya teman-teman. Terimakasih untuk segala bentuk dukungan, keritikan, dan segala bentuk perhatiannya. Mohon maaf untuk segala kekurangan..


Terimaksih atas penghargaan yang di berikan teruntuk Novel Anindirra …


Salam hangat dan sayang untuk kalian semua.. See you 😘