
Sebuah lagu, dari ponsel milik rie, terdengar jelas di ruang kamar milik dokter zoey. Lantunan nada lagu milik band Manca Negara 'Maneskin' yang berjudul 'beggin' sangat jelas terdengar di dalam gendang telinga dokter zoey.
Di layar handphone android milik rie tertulis nama sahabatnya sedang melakukan panggilan telepon ke handphone milik rie yang sedang dalam kekuasaan dokter zoey.
Dokter zoey perlahan mengerjapkan kedua kelopak matanya. Agar indera penglihatan dari kedua retina mata miliknya kembali terasa normal.
Dokter zoey memiringkan tubuhnya yang sedang terbaring di atas tempat tidur mewah miliknya. Melihat ke arah nakas yang di atasnya terletak handphone android milik rie yang telah diambilnya kemarin.
Dokter zoey mengangkat tangan kanannya kearah atas nakas di sebelah tempat tidur mewah miliknya. Menarik benda pipih handphone android milik rie. Menatap lekat ke arah layar handphone android, tertulis nama mika. Sahabat baik rie, yang juga sebagai pegawainya di hospital tempat ia meraup rezeki.
Terlukis senyum sungging dari mimik muka dokter zoey. Kemudian ia kembali meletakkan benda pipih milik rie itu ke atas nakas kembali.
Terlihat tidak ada niat dari dokter zoey untuk menerima panggilan telepon dari mika. Dan sangat jelas dokter zoey mengabaikannya.
Tiga kali bunyi lantunan nada dari band maneskin melalui handphone milik rie membuat ramai ruang kamar dokter zoey. Hingga membuat istirahat dari dokter zoey sedikit terganggu. Kemudian senyap. Tidak ada lagi suara suara yang menghiasi suasana di kamar miliknya.
Dokter zoey perlahan bangkit dari tempat tidurnya. Duduk selama lima menit di pinggir tempat tidurnya. Kemudian ia berdiri, berjalan perlahan menuju kamar mandi.
Berniat untuk membersihkan tubuhnya sebelum ia keluar dari kamarnya untuk mengisi lambung dokter zoey yang terasa kosong olehnya. Takut jika ia terlambat untuk makan, asam lambung akan menyiksa dinding lambung miliknya. Dan akan terasa sakit di ulu hati.
Karena dokter zoey adalah seorang dokter yang sangat teliti dalam segala hal sebelum ia lakukan tindakan kedepannya.
Dokter zoey menutup pintu kamar mandinya. Dengan segera ia membersihkan tubuhnya. Butuh sekitar waktu lima belas menit dokter zoey berada didalam kamar mandi.
Dokter zoey kini sudah berada di depan cermin yang ada didalam kamarnya. Menatap penampilannya. Memakai kaos T-shirt hitam polos. Dengan celana jeans model boogie. Merapikan rambutnya. Menyemprotkan parfum khas untuk seorang pria. Kemudian ia tersenyum manis. Merasa puas dengan penampilan yang telah di aplikasikannya ke tubuhnya.
Kini ia dengan cepat berjalan ke arah pintu kamarnya. Memutarnya dan melangkah keluar dari kamarnya. Berjalan menuju tempat meja makan miliknya berada.
Tampak asisten rumah tangga dokter zoey, bu rani sang koki, sedang menata makanan diatas meja makan milik dokter zoey.
Tapi nihil. Sosok yang ia cari tidak berada di ruangan itu.
Bu rani telah selesai menata meja makan milik tuannya. Dokter zoey. Bu rani menangkap sosok tuannya berada tepat beberapa langkah dari hadapannya. Kemudian bu rani menganggukkan kepalanya. Tanda menyapa tuannya.
"Selamat malam tuan. Makan malam tuan sudah siap. Mudah mudahan sesuai dengan harapan tuan." Ucap bu rani lembut kepada dokter zoey.
"Masakan ibu selalu terbaik, karena sejak dari saya bayi, ibu lah yang selalu memasak untuk saya dan mengurus saya." Jawab dokter zoey lembut dengan tatapan yang penuh hormat.
Dokter zoey, memberikan senyuman manis kepada bu rani. Kemudian, ekspresi dari mimik wajahnya kembali datar. Terfikir tentang sosok seseorang yang sedang ia cari tadi.
"Bu, saya ingin bertanya." Ungkap dokter zoey.
"Iya tuan." Saut bu rani.
"Dimana wanita yang tadi siang saya bawa ke rumah ini?." Tanya dokter zoey.
"Mohon maaf tuan. Nona itu masih berada di dalam kamarnya. Dan belum ada keluar dari kamarnya tuan" Jawab bu rani sopan.
"Terimakasih bu." Balas dokter zoey.
"Tuan, apa perlu saya datang ke kamar nona?" Tanya bu rani.
Dokter zoey menggelengkan kepalanya. Pertanda ia tidak mengizinkan bu rani untuk mendatangi rie di kamarnya.
"Tidak perlu bu. Biar saya saja yang ke kamarnya." Kata dokter zoey jelas.
Dokter zoey kemudian memutar tubuhnya. Berjalan perlahan menuju ke kamar rie sedang berada. Menghilang dari hadapan bu rani.