My Ketos My Husband

My Ketos My Husband
Suami Nggak Berperasaan



"Gue heran... Ini sekolah terkenal bagus bahkan kelasnya internasional. Tapi kenapa mau nerima sampah-sampah kayak kalian!" ucap Raina dengan menekankan kata-katanya


"LO!!!"


Fira siap melayangkan sebuah tamparan keras menuju pipi Raina, namun saat tangannya melayang, tangan Surya lebih cepat menggenggamnya.


"SURYA!!!"


Surya sedikit memutar tangan Fira, genggaman Surya semakin lama semakin erat hingga Fira mengeluh kesakitan.


"Lo nggak papa kan Na?" tanya Surya


"Nggak papa, cuma ni badan rasanya lengket semua," jawab Raina


"Ar... Lo urus dia, yang ini biar gue yang urus," tegas Surya


"Siap bos!"


"Aww.... Ya... Lepasin Ya... Ya..." keluh Fira


Surya menyeret kasar Fira menuju depan pintu ruang BK. Fira kehilangan keberaniannya.


"Jangan pernah lo sentuh Raina!" tegas Surya


"Apa-apaan sih Ya! Emang lo siapanya? Sekalipun keluarganya laporin gue, keluarga dia nggak bakal menang lawan keluarga gue," sombong Fira


"Sekali lagi gue tau lo bikin masalah sama dia, jangan harap lo dan seluruh keluarga lo bisa nginjakin kaki di sekolah ini lagi! Di luar sekolah lo buat masalah sama dia, urusan lo sama gue!" tegas Surya sambil menatap tajam Fira


"....."


"Mau lo, Amel maupun kepala sekolah, siapapun yang cari masalah sama Raina, urusannya sama gue! Inget itu!" ancam Surya


Surya memasukkan Fira ke BK, dengan bantuan kesaksian Surya, Fira pun ikut di skors 3 hari. Mau siapapun yang cari masalah, Surya bisa saja buat perhitungan. Lagipula sekolah ini milik keluarga Surya.


.


.


.


.


"Lo nggak papa Na?" tanya Naya


"Nggak papa, anj*r pengar hidung gue!" kesal Raina sambil menggosok-gosok hidungnya


"Gila ya tu anak!" kesal Maxime


"Udah biarin aja, yang penting dia gila dan kita nggak," jawab Raina enteng


"Nggak ganti baju Na?" tanya Arkan


"Ntar dulu, mau makan mie ayam gue. Udah pesen tapi nggak di makan itu mubazir, dosa!" jawab Raina


"Allah! Ada ya manusia kayak dia," ucap Arkan tak percaya


"Div... Gue hargai keberanian lo, tapi lain kali mending lo hindarin lah geng mereka," ujar Raina


"Emang kenapa Na?" tanya Diva


"Mereka itu kayak anj*ng gila, kalo lo ladenin nggak ada habisnya. Lagian nggak ada siapapun yang kuat hadepin gue selain Surya," jelas Raina


"Surya?"


"Yang tadi narik Fira pergi, dia KETOS dan anak pemilik sekolah ini," jawab Naya


"Oh..."


"Btw lo kenapa pindah ke sini Div?" tanya Raina sambil memakan mie ayamnya


"Hmm... Dulu di sekolah lama gue, ada yang bully gue karena iri. Gue bully balik, malah dia takut trus pindah sekolah, eh anak-anak lain malah nyalahin gue," jelas Diva


"Keknya anak-anak di sekolah lama lo pada buta ya?" tanya Raina


"Ya gimana... Dulu gue punya lebih banyak hatters daripada temen," jawab Diva


"Tenang aja... Sekarang kita semua temen lo kok," sela Maxime


"Udah di bawah naungan Ibu Raina Ashalina, sekalipun ada gempa, aman deh idup lo," sahut Dika


"Kok gitu?"


"Pala lo botak! Gue nggak segalak itu," kesal Raina


"Dia terkenal ratu bac*t di sekolah ini! Jarang-jarang ada yang mau cari masalah sama dia," jelas Arkan


"Aelah, bobrok semua lo!" kesal Raina


Surya datang menghampiri Raina yang masih sibuk makan mie ayam dengan baju basah.


"Lo nggak papa kan?" tanya Surya


"Kagak napa-napa," jawab Raina


Surya mendekati Raina dan membisikkan sesuatu.


"Gue tunggu di parkiran, ayo gue anter pulang! Pasti baju lo nggak nyaman kan?"


Raina pun membalas kata-kata Surya dengan sebuah bisikan pula.


"Iya bentar, gue abisin dulu mie ayamnya. Mubazir kalo nggak habis,"


"Gue tunggu!" ujar Surya lalu pergi


"Kalian ngapain sih bisik-bisik tetangga," cibir Arkan


"Kepo banget lo pada," cibir Raina sambil lanjut makan


"Oy... Follow ig gue dong!" pinta Dika


"Miris follower tu pasti!" cibir Faris


"Tau ae lo bang," jawab Dika


"Namanya?" tanya Diva


"Radika_," jawab Dika


"Ok,"


"Wah... Nggak ada yang follow," ujar Dika


"Emang lo ada kuota?" tanya Arkan


"Kagak,"


"Ah...B*go di pelihara," cibir Raina


"Ada-ada aja," ucap Maxime


***


Di Parkiran


Selesai makan mie ayamnya, Raina pergi ke parkiran dengan tas di punggung.


"Ayo balik," ajak Surya


"Bukannya ini masih jam sekolah?" tanya Raina


"Ya gue anter lo pulang, abis itu balik lagi," jawab Surya


"Aelah... Lo aja deh yang balik ya, hari ini gue mau body spa beybeh... Aku mau pake body scrub, shower foam, milk cleanser, face wash, face srub, trus mau pake toner, moisturizer, sun block, terus pake body lotion, pake baju bagus, pake parfum yang paling mahal terus tidur," jawab Raina


"Sekolah Na!" tegas Surya


"Lo nggak tau ya? Ini lengket semua loh, kalo nggak percaya ayo ke kamar mandi. Gosokin badan gue, pasti tau kalo lengket," tantang Raina


"Nggak minat," jawab Surya


"Ih... Tapi beneran ini lengket semua! Gue di siram pake air jeruk, bukan air putih," protes Raina


"Iya-iya! Serah lo!' jawab Surya kesal


Surya langsung mengantar Raina pulang, selesai Raina turun dari mobil, ia langsung bergegas kembali ke sekolah.


"Ih... Suami nggak berperasaan, kasih saku kek atau gimana! Kalo ada tukang bakso lewat gimana? Apalagi kalo ada pangsitnya, mana tahan godaannya guenya!" kesal Raina


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏


Boleh dong di share novel ini biar makin banyak yang baca dan author makin semangat update 😁