
Ara kian membaik, kemudian Maxime iseng-iseng tanya pada Raina dan Surya. "By the way, kalian ngapain di rumah sakit?" tanya Maxime.
"Buat program kehamilan..." sahut Surya yang usil.
Plakk...
Pukulan ringan mendarat di pundak Surya, "Aw sakit Na!" keluh Surya.
"Suka ngawur kalo ngomong! Jangan dengerin dia! Kita ke sini jengukin tantenya Surya, ada yang lagi sakit." Raina menjelaskan agar tak terjadi salah paham.
Maxime mengangkat salah satu alisnya dengan bibir melengkung kebawah, "Yakin cuma itu doang? Nggak yang lain sekalian?" tanya Maxime dengan nada seolah-olah tak percaya.
Raina sesegera mungkin mengangguk, "Ya iyalah! Ngapain lagi?" jawabnya.
"Ya kan bisa yang lain, program kehamilan, mungkin…"
"Nggak!" Raina menyela dengan cepat, "Daripada program kehamilan, mending gue KB kali!" jawab Raina dengan percaya diri.
Maxime dan Ara menatapnya aneh, "KB kan buat nunda kehamilan Na. Berarti, lu sama Surya, udah..." tanya Maxime yang menggantung.
"Ish... Ah dahlah, bodo amat! Gue mo balik, baik-baik kalian di sini. Bye!" ujar Raina. Raina berbalik dan pergi karena malu.
Surya terkekeh melihat tingkah Raina yang menurutnya menggemaskan, "Ahahaha, ada-ada ae tu anak. Eh gue mo balik dulu ya, ibu negara ngambek. Bisa di usir dari wilayah kekuasaan ntar guenya."
"Oh iya, makasih udah bantuin kita."
"Santai..." Surya menepuk pundak Maxime santai, "Gue balik duluan, kalo ada apa-apa, kasih kabar ae ya!"
"Oke sans..."
"Bye..."
Surya berlari menyusul istrinya yang sedang ngambek itu. Ia berlari menuju parkiran dan lebih dulu membukakan pintu untuk istrinya tercinta. "Jangan cemberut terus atuh, nanti cantiknya luntur. Senyum napa," ledek Surya untuk menghibur Raina.
"Ah bodo amat! Kalo luntur, tinggal tancap lagi. Sampe rumah tinggal pake skincare lagi, udah selesai," jawab Raina jutek.
"Nggak gitu konsepnya samsul! Aelah, dahlah masuk dulu! Ntar ngobrol lagi di dalem." Surya menutup pintu mobil lalu masuk kedalam mobil untuk menyetir.
...***...
Di perjalanan, sesekali mereka menyanyi bersama dengan musik yang ada di mobil, dan sesekali bercanda.
"Na..."
Raina menengok untuk merespon panggilan suaminya, "Apa sayang?" tanya Raina yang begitu lembut.
"Lo nggak ada planning punya baby gitu?" tanya Surya to the point.
Pertanyaan Surya itu membuat Raina terdiam sejenak, "Kenapa tanya gitu? Lo pengen punya anak?" tanya Raina dengan sedikit ragu-ragu.
"Ya bukannya gitu, gue cuma tanya doang. Seumpama lo hamil, pengennya punya anak umur berapa gitu loh. Masalahnya gini, seterampil apapun gue, untuk masalah ngurus bayi pasti lebih terampil perempuan. Dan jadi ibu itu pasti capek, tanggung jawab juga nambah, waktu buat istirahat juga berkurang. Gue tau sih, kita bisa nyewa baby sister, tapi kan kita juga tetep harus ada waktu buat anak kita kelak. Jadi gue nggak pengen ngebebanin lo buat jalanin semuanya. Itu anak kita berdua, tanggung jawab berdua, bukan salah satu." penjelasan Surya membuat Raina terdiam kaku.
Raina merasa tersentuh dengan penjelasan Surya, "Emangnya lo pengen punya anak di umur berapa?" Raina kembali bertanya.
"Gue sih pengennya setelah kita berdua bener-bener siap, karena gue yakin kalo tanggung jawab orang tua itu nggak main-main. Tanggungannya sampai akhirat, anak itu anugerah Tuhan yang paling indah dalam hubungan pernikahan. Makanya, kalo belum siap, mending jangan." Surya mengatakan apa isi hatinya yang sebenarnya.
"Gue bisa aja nolak kok Ay, tapi sebagai istri, gue juga punya kewajiban buat nyenengin suami juga kan. Makanya keputusan lo juga penting, jangan mikirin gue doang," jawab Raina.
"Dan gue sebagai suami, gak pantes buat maksain pilihan istri. Suami itu mengayomi, bukan bikin sakit hati. Sekarang gue tanya, pandangan lo tentang punya anak gimana? Terus, kira-kira lo siap jadi ibu itu kapan? Jangan maksain diri, tanggung jawab itu gak bisa dibuat main-main!" tegas Surya.
Raina menghela nafas, "Huh... Gini ya Ay, dari kecil gue di didik buat jadi cewek mandiri, kapanpun Tuhan kasih anak buat gue, insyaallah gue siap kok. Tapi gue punya cita-cita sejak kecil buat jadi hakim, gue berharap lo bisa hargai cita-cita gue. Gue masih pengen sekolah sampai tamat dan wujudin cita-cita gue, gue pengen jadi cewek yang bisa berdiri diatas kaki gue sendiri, gue nggak mau jadi istri yang selalu bergantung sama lu."
"Andaikan kita punya anak, gue bisa mikir lagi untuk seimbangin tanggung jawab sebagai istri, ibu ataupun hakim. Yang jelas, gue nggak bisa pilih salah satu karena itu semua bagian dari hidup gue. Itu semua sumber kebahagiaan gue Ay, gue harap lo bisa ngerti," tambah Raina.
"Lo nggak marah atau merasa minder kalo gue punya karir sendiri?" tanya Raina dengan sedikit meragu.
Surya tertawa mendengarnya, "Hahahahaha... Malu karena cewek lebih baik dari cowoknya itu cuma buat orang-orang yang pemikirannya nggak luas. Laki-laki dilahirkan untuk berjuang, daripada gue ngabisin waktu buat minder dengan karir lo, mendingan gue perbaiki diri biar jadi suami yang bener-bener pantes bersanding sama cewek mengagumkan kayak lo. Lagian, cewek juga punya hak yang sama dengan laki-laki buat raih mimpinya kali." Jawaban Surya membuat Raina tersenyum bangga dengan pemikirannya yang dewasa.
"Gue bangga deh sama lo, gue sayaaaanggg banget sama lo. Gue bersyukur punya suami kayak lo," ujar Raina senang.
"Hahahaha... Selagi lo nggak bantah apa kata suami, itu masih oke lah. Mau lo punya karir, mau lo mandiri atau lo punya gaji sendiri, itu semua kebebasan lo. Yang penting, lo nggak berani sama suami, bantah suami ataupun nyari suami baru," gurau Surya.
"Yee, buat apa nyari yang lain? Cari yang sempurna?" tanya Raina, "Nafsu manusia nggak ada habisnya kalo diturutin."
"Iya deh iya..."
Raina membuka ponselnya untuk melihat grup yang sejak tadi notifikasinya terus berbunyi. "Ini pada bahas apaan sih!"
...Cogan - Cecan...
Arkan
Heh, lu pada udah liat belum?
Diva
Berita tentang bokapnya Ara?
Dika
Iya, kok bisa sih? Kaget gue sumpah!
Faris
Itu beneran?
Naya
Kok bisa gitu? Itu beneran nggak sih?
^^^Raina^^^
^^^Emang bokapnya Ara kenapa?^^^
^^^Ada berita apa emangnya?^^^
Arkan
https//berita.hari.ini.seputar.bisnis.com
Lo liat sendiri deh
Diva
Eh gila! Baru ae itu berita muncul, udah rame banget di forum sekolah!
Langsung jadi trending topik!!!
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE 🙏
Jangan lupa follow Ig ku:
@diagaa11
Follow akun ku juga ya😇