
''laras kau mau kemana? kenapa terlihat buru-buru"
"aku ingin menjeput anakku, hari ini adalah hari pertama dia masuk sekolah setelah satu minggu libur" jawab laras sembari tersenyum.
"kau memiliki anak. tapi bukannya kau belum menikah?"
"dia anak angkatku" jawab laras sembari berlalu pergi.
"oh begitu, lain kali bawa dia kemari. aku ingin bermain dengannya" ucap virda dan di balas anggukan oleh laras.
''aku harus bergegas jangan sampai starla menungguku lama, nanti kalau pak al tau dia bisa marah kepadaku"
dengan segera laras masuk kedalam mobilnya dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju sekolah starla.
*******
"heii lihatlah siapa yang duduk disana?"
"itu starla si anak yang nggak punya ibu"
"hei kalian berdua diam, atau aku akan menghajarmu jika kau membuat starla bersedih" ucap juno dengan berapi-rapi.
"juno sudah, aku nggak mau tante di panggil ke sekolah lagi gara-gara kamu bertengkar" ucap starla sembari memegang lengan juno.
"tapi mereka menyebalkan star"
"sudah biarkan saja, sampah emang selalu banyak bicara" ucap nana sembari menatap tajam ke dua gadis di depannya, sebenarnya nana mau saja mengusili mereka tapi dia takut kalau mamanya di panggil lagi kesekolah. ia dan juno telah banyak melakukan kesalah hingga membuat orang tua mereka di panggil kesekolah.
"star jangan tahan aku, aku akan menghabisi mereka. berani-beraninya mereka mengejemu, aku dan nakula tidak akan pernah terima"
"hei nono kendalikan emosimu, kalau sampai mama kita di panggil kepala sekolah lagi. kita tidak akan dapat uang saku"
"ada starla yang akan memberi kita uang"
"aku tau, tapi kita bebaskan saja mereka. aku sedang mager untuk bertengkar"
"kau ini menyebalkan sekali"
"kau harus belajar mengatur emosimu nono, aku tidak ingin terus bersembunyi di balik punggungmu. biarkan saja mereka mengejekku, aku tidak ingin kalian bertengkar lagi" ucap starla sembari menyenderkan kepalanya pada bahu jonu.
"tapi aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu. karena kamu adalah princess buat aku dan nana, jadi kami harus menjagamu"
"betul"
"manisnya saudara-saudara ku" ucap starla sembari merangkul bahu juno dan nakula.
"banyak drama" ucap lala dan lula secara bersamaan.
"dasar kembar botak, diem lu sok cantik banget" ucap nana sembari menatap tajam lala dan lula. nana suka heran kenapa dua bocah kembar itu suka sekali mengganggu saudarinya, padahal starla bukanlah anak yang nakal.
"starla, nono, nana"
"MAMA" panggil starla sembari berlari memeluk laras.
"mama jemput aku?"
"iya dong, kan putri kesayangan mama udah mulai masuk sekolah lagi. tadi mama udah izin sama daddy juga"
"starla seneng banget, ini untuk pertama kalinya mama jemput starla"
"kenapa kalian berdua diam, sekarang kalian berdua lihatkan kalau starla juga punya mama" ucap juno sembari menatap tajam lala dan lula.
"jangan iri ya kalau mamanya starla lebih cantik dari mama kalin" timpal nana.
"laras kamu disini?" tanya gisel yang baru saja datang.
"ahh iya mbak. aku jemput starla, aku ingin mengajaknya pergi ke taman, apa boleh?"
"aku udah minta izin kok mbak"
"bagus. kamu mau bareng sama aku dan anak-anak?"
"tidak mbak aku bawa mobil sendiri"
"baiklah. nana, nono ayo pulang sayang. tapi salim dulu sama mbak laras"
"kita pulang dulu ya mbak laras" ucap nana dan nono secara bersamaan, dan mereka secara bergantian mencium tangan laras.
"hati-hati ya sayang'' ucap laras sembari mencium puncak kepala nana dan nono.
"siap boss" jawab dua bocah tampan itu secara bersamaan.
"kita duluan ya ras"
"iya mbak, hati-hati di jalan"
"iya, kalian juga hati-hati"
"iya mbak" jawab laras sembari tersenyum.
''mama kita mau kemana?"
"ke taman, kita makan ice cream"
"hore, ayo kita pergi sekarang ma"
"hati-hati sayang jangan lari-larian, nanti kamu bisa jatuh"
"tidak akan mama cantik"
*******
"starla mau ice cream rasa apa?"
"aku mau rasa strawberry sama sama vanilla ma"
"oke tuan putri" jawab laras sembari tersenyum. "pak ice cream strawberry satu, vanilla dua"
"siap mbak. ini anaknya mbak?"
"iya pak"
"cantik banget kayak mamanya"
"bapak bisa aja"
setelah mendapatkan ice cream yang mereka mau, laras segera mengajak starla untuk duduk di ayunan.
"apa anak mama lelah?"
"tidak ma"
"bagaimana sekolahnya hari ini? apa menyenangkan?"
"selama ada nono dan juga nana akan sangat menyenangkan ma"
"anak mama pinter banget sih, sekolah yang rajin ya nak. starla harus bisa banggain daddy"
"siap ma" jawab starla sembari tersenyum manis, hingga membuat laras gemas sendiri dan langsung mencium pipi tembam starla.
"anak manis"