
Pesan dari Lita.. baru saja dibaca Nindy.
Sahabatnya itu mengabarkan bahwa prosesi Ngibakan ditempat Yoga penuh haru dan air mata.
Karena semua teringat mendiang almarhumah mamanya Yoga.
Lita juga mengabarkan, Yoga terlihat sangat sedih, sampai dia mencoba menghapus terus air matanya.
Larangan untuk bertatap muka dengan Yoga akhirnya dilanggar Nindy.
Dia sungguh sudah tidak tega mendengar lelaki yang dicintainya sedang bersedih.
Nindy menjauh dari keramaian, lebih mendekat kearah bungalow yang berada dipinggir balong ikan.
Waktu sudah beranjak petang.. warna sinar matahari yang sedikit demi sedikit tenggelam meninggalkan siluet cantik disekitar Nindy sekarang.
Handphone Yoga bergetar, lelaki itu saat ini sedang duduk menyendiri, memperhatikan orang-orang yang sedang lalu lalang mendekor pelaminan untuk pernikahan dia besok dan persiapan lainnya.
Wajahnya sedikit berubah ketika Nindy menghubunginya lewat Video Call.
Yoga terheran, bukankah mereka masih dipingit, tapi sekaligus bahagia karena memang dia menginginkan gadis itu .
"Hi"
Sapa Nindy, begitu Yoga menerima panggilannya.
" Hi.. hon "
Yoga tertegun karena yang dilihatnya Nindy semakin cantik saja. Wanitanya masih dengan berpakaian kebaya Sunda berwarna Baby Pink, dan dilihatnya Nindy mengenakan perhiasan yang Ia berikan kemarin.
Kalung emas putih bermata berlian begitu cantik jatuh dikulit leher Nindy yang putih. juga anting-antingnya kecil mungil yang juga bermata berlian tak berlebihan tersemat ditelinganya.
Wajah Yoga menyiratkan kerinduan yang amat sangat
Dia begitu ingin memeluk wanitanya dan merasakan harum tubuh wanitanya itu.
Mereka begitu saling merindukan, sehingga mereka tertegun.. sudah sangat bahagia bisa memandang orang yang sangat mereka cintai.
" aa dimana sekarang ? kok sendiri aja ? "
" mmmm... semua orang sedih karena ingat mama, nambah berat yang didalam sini hon.. "
Ucap Yoga sambil mengelus dadanya merajuk.
" Aku rindu mama... Aku juga rindu kamu.. "
Yoga coba melemparkan pandangannya kesembarang arah.. agar Nindy tidak melihat matanya yang berkaca-kaca.
" Sayang... aku juga rindu kamu... jangan nangis.. besok pagi kalau matanya sembab bagaimana? nanti orang lain jadi tahu.. honey habis nangis loh.."
" Mama pasti lihat honey bahagia sekarang.. Dan Mama akan selalu dekat berada diantara kita... karena cinta mama ada dalam diri honey, darahnya mengalir dalam darah honey.. jadi jangan bersedih sayang.. "
" Diri kamu.. adalah wujud mama sayang..."
" iyaaa... Makasih sayang ... mmmm... aku mau bilang.. "
" Sayangnya .. mau bilang apa? "
" Aa suka dan semakin suka lihat kamu semakin hari semakin cantik... kamu jadi jauh berbeda .. "
" o yaa... Nindy bersyukur kalau aa suka.. ini semua Nindy lakukan untuk aa. "
" Bukan karena ingin dilihat dan dikagumi yang lain ? "
" iihh kalau itu bonus, tapi usahanya memang supaya aa yang menyukai. Semuanya kan akan jadi milik aa seorang. "
Bujuk Nindy dengan suara merdunya yang selalu menghipnotis Yoga.
" Jangan sedih lagi yaa... Besok adalah hari yang kita tunggu .. Nindy ingin aa bahagia.. karena Nindy juga sangat Bahagia ..."
" Aa juga Sangat Sangat Bahagia.. "
" Aa sekarang ke kamar, istirahat yaa.. besok pagi Nindy tunggu Aa mengikrarkan janji untuk kita berdua."
Hilang sudah resah dan kesedihan yang rasanya tadi menghimpit dadanya.
" Kabari Nin lagi kalau aa sudah dikamar yaa.. "
" Iya.. "
Jawab Yoga sambil beranjak menuju kamarnya. Masih dilihat beberapa keluarga dan teman-temannya yang duduk-duduk sambil bercengkrama ditempat tadi dia melangsungkan prosesi Ngibakan.
Yoga terus melangkah menaiki lift menuju kamarnya.
Yoga mengganti pakaian beskap resminya yang senada warnanya dengan kebaya yang Nindy pakai hari ini dengan kaos putih biasa.
Yoga coba membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur hotel yang empuk dan wangi.
Lalu dia VC Nindy.
Tak berapa lama, gadis itu mengangkat panggilannya.
" aiii... kesayangan akunya sudah dikamar yaa... "
" eheemmm... "
Jawab Yoga memanja.
" Pinter iihh... sekarang coba istirahat yaa hon.. "
" Iya... See You Tommorow hon "
" See You Tommorow darling.. "
Panggilan itu diakhiri terlebih dulu oleh Yoga.
Sungguh..
Aku menggila mencintainya ..
Hatinya yang lembut..
Membuat aku terpuruk didalamnya.
Aku menyukai caranya memandangku dengan Cinta...
Aku menyukai cara bicaranya yang lembut dan menenangkan..
Aku terjebak dalam kerinduan
Karenanya.
Kerinduan.. karena Dia menganggap aku segalanya baginya.
Aku menggila karena mencintainya..
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
♥️♥️♥️♥️♥️
Jika kita mencintai.. maka bersungguh-sungguhlah...
Karena Kamu akan merasakan Cinta itu kembali kepada diri kalian.
Walau butuh proses waktu yang panjang ..
Untuk kalian bisa merasakan Cinta itu kembali kepada diri kalian..
Bersabar ... dan Jangan pernah menyerah..
Tuhan pasti akan memberikan Cinta itu kembali pada kalian diwaktu yang tepat, sebagai hadiah terindah dari semua luka.. cobaan.. airmata .. dan duka yang kalian harus hadapi.
Aku kini merasakan Cintaku Kembali ..
Dan aku mendoakan buat kalian yang membaca tulisanku ini.. semoga Kalian merasakan kebahagian seperti yang aku rasakan juga...