
Setelah Yoga puas telah merubah semua foto Profil disemua media sosial Nindy, di foto profil nomor kontak Nindy juga Nomor kontak miliknya, Yoga mengembalikan Handphone Nindy, dan memanggil Ferdi untuk melanjutkan pekerjaan mereka.
Nindy menerima handphonenya lagi, melihat apa yang baru saja dilakukan Yoga terhadap handphonenya.
" Hahhhaaaa "
Nindy tertawa terpingkal-pingkal
" Apa siih aa ini... ngapain semua diganti kayak gini? itu blog sama Ig EO aku ngapain jadi gambarnya gambar kita? "
Lalu Nindy tertawa lagi. Yoga hanya mesem-mesem, dan Ferdi merasa Bos besarnya sudah menjadi Bucin.
" Lihat niiih... jadi banyak pesan masuk, gara-gara aa.."
" apa ? coba baca apa pesan mereka ? aa mau tau"
" Bu Nindy, pacarnya boleh nggak jadi model mempelai pria untuk iklan EO Kita?"
Iiihhh... Awas aja !! kalau berani-beraninya Dia menjual ketampananku ini. Batin Yoga
" trus.. apa lagi?"
" ada lagi nih... cie cie cie mba Nindy sekarang sudah tau yaa rasanya jadi Bucin !"
" apa itu Bucin ? "
Yoga dan Nindy bertanya bersamaan.
Ferdi yang kali ini tertawa
" Berani-beraninya kamu ketawa! ".
" Maaf...maaf pak... saya nggak sengaja..habisnya lucu bapak dan ibu "
Nindy tersenyum geli juga.
" jadi apa itu arti Bucin?". tanya Yoga ke Ferdi
" Bucin itu artinya Budak Cinta Pak "
Yoga dan Nindy baru tertawa belakangan.
" masih banyak niih pesan yang masuk, aa siih... Nin kan nggak pernah gonta ganti foto Profil. jadi deeh niih rame yang japri"
" coba baca in apa aja yang mereka bilang "
iiihhh Big Bos sudah narsis jadinya. batin Ferdi
" Aku suka... kamu tambah cantik kas..."
Nindy menghentikan apa yang baru dibacanya. Dia salah membuka pesan
Handphone direbut lagi oleh Yoga
Dia mengotak ngatik lagi Handphone Nindy. Menyerahkan lagi ke Nindy.
Entahlah apa yang dilakukan Yoga, ketika Nindy menerima Handphonenya lagi pesan dari K Aris tidak terhapus atau dijawab.
" Coba trus baca lagi ! " perintah Yoga.
" Enggak aah.. nanti salah baca lagi !"
Kamu nggak bacain aku juga bisa tetap lihat Chatt kamu dan kemana aja kamu berada ! batin Yoga
Setelah menunggu agak lama, akhirnya makanan pesanan mereka datang.
Yoga menghentikan pekerjaan yang sedang dilakukannya bersama Ferdi.
Nindy menuangkan makanan ke piring Yoga.
Sedang mereka menikmati makan malam,
" itu ibunya nggak bisa apa-apa ya? bayinya nangis terus dari tadi ! ". ucap Yoga kesal
Nindy menoleh memperhatikan ke arah tempat sepasang suami istri muda dengan bayinya yang terus menangis.
Sedari tadi dia juga sudah mendengar, tapi dirasa takut mencampuri urusan orang lain, Nindy berusaha tidak perduli.
Tapi benar juga apa yang dikatakan Yoga, jangan-jangan ibu muda itu enggak ngerti ada apa dengan bayinya.
Karena merasa kasian sudah cukup lama bayi itu menangis, membuat Nindy menggerakkan kakinya berdiri ingin membantu si Ibu muda itu.
" Mau kemana ?". Tanya Yoga
" Mungkin benar kata aa, ibunya nggak ngerti apa yang terjadi sama bayinya. Nin mau coba bantu dulu yaa a"
" Bantu apa? memangnya kamu ngerti ? "
" Ya.. Nin lihat dulu aja.. apa yang bisa Nin bantu kalau sudah lihat kesana.. kasian bayinya terus menangis "
selanjutnya Nindy sudah melangkah mendekat kearah pasangan muda dan bayinya itu.
" Maaf mba... mas, kenapa bayinya nangis terus? boleh saya bantu?"
" iyaa ini k, kami nggak tau kenapa, biasanya dinenennin juga diam, tapi ini ***** juga nggak mau. "
" ok.. coba saya lihat yaa.. siapa tau saya bisa membantu "
" iya K"
Lalu ibu muda itu menyerahkan bayinya ke pangkuan Nindy.
Nindy menerimanya. Yoga yang demi melihat Nindy menggendong bayi yang menangis itu akhirnya datang mendekat juga bersama Ferdy.
Nindy membuka semua baju bayi itu sampai ke Pampersnya.
Memeriksa dengan teliti dan pelan dengan menyusuri semua pakaian dan Pampers si bayi, takut ada binatang atau benda kecil yang mungkin menggigit dan mengenainya.
Ternyata tidak ada.
Kemudian beralih ke tubuh si bayi, Nindy mencoba memeriksanya dengan menyusuri dari bagian leher sampai pantat si bayi, ternyata baik-baik saja.
" Mbanya... saya izin, bolehkah saya pijit bayi mba dan masnya? ini kembung, dia nggak nyaman."
Tau apa dia tentang pijat bayi? Batin Yoga
" boleh mba... tolong kami.. saya nggak ngerti "
Kemudian Nindy memperhatikan ayah dari si Bayi menerima panggilan dari handphonenya, dan ibu si bayi memberikan minyak telon ke tangan Nindy.
" siapa nama bayinya mba?"
" Yoga.. " .Jawab ibu muda itu
Nindy tersenyum, Yoga mengernyit sedikit merasa terganggu.
" Dd Yoga... aku pijat yaa sayang... Tembung yaa peyuutna.. Ndak enak bunda.. peyut aku.. Ndak enak.. iyaa sayang.. "
iiihhh kenapa dia tiba-tiba bicara seperti itu! jelek sekali. Batin Yoga
Lalu Nindy melakukan pijatan.
" Bunda... lihat Tante pijit aku.. pijit bisa ngilangin kembung aku.. iyaa.. nak.., jadi aku enak.. nggak rewel... bisa bobo nyenyak "
si Bayi pun bereaksi terhadap sentuhan dan suara Nindy.
Dia berhenti menangis dan malah seperti menjawab apa yang dibicarakan Nindy.
Kenapa perlunya sih dia bicara seperti itu, Bayinya aja nggak ngerti ! masih batin Yoga
Tapi sedari tadi, Ferdi sudah merekam apa yang dilakukan Nindy. Menurut Big Bos nya tadi biar ada barang bukti kalau calon istrinya tidak melakukan hal-hal salah yang membahayakan si bayi.
Dan melihat bahwa mata Big Bos nya menjadi sangat teduh melihat pemandangan didepannya.
" Bunda... lihat yaa... gerakan ini disebut Water Wheel
Letakkan satu tangan di bawah tulang rusuk bayi dengan posisi kelingking di bawah dan telapak tangan meghadap kaki bayi.
Secara perlahan, usapkan dari perut hingga di atas panggulnya. "
" enak yaa nak... enak yaa.. sayang.. lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali gerakan "
"Teyuuus... bunda angkat kaki aku kayak gini.. ini disebut gerakan Knee Up
Tekuk kedua lutut bayi ke arah perutnya. Lakukan dengan lembut. Pastikan juga menopang belakang lututnya dengan jari telunjuk Bunda."
Lalu tiba-tiba si Bayi terkentut.
" Aduuuh... Tante Tageet deeeh.. bunyi apa itu yaa.. "
Yoga hampir tertawa mengeluarkan suara melihat kejadian tadi, tapi segera dia tahan.
Si bayi tiba-tiba tertawa, menanggapi suara yang dibuat Nindy.
Ibu bayi tertawa sambil berkali-kali mengucapkan maaf pada Nindy
Ferdi senang mengabadikan kejadian dimana dia melihat seperti ada kelegaan terpancar dari wajah Big Bos nya demi mendengar suara kentut bayi tadi. Ternyata dia khawatir juga dari tadi.
" mau tentut lagi..? sayang mau tentut lagi? Tante angkat yaa... 1.. 2...3 "
Dan benar si bayi terkentut lagi..
" Aduuuh... enak bunda.. enak... yaa.. tentut enak yaa... "
Semua sudah tertawa lega, juga dengan suara seorang ibu dari sebrang telpon genggam yang ternyata sedang Video Call an dengan ayah si bayi
" Bunda.. teyuuus buat gerakan seperti ini... namanya gerakan Sun and Moon
Buat pola lingkaran searah jarum jam dengan telapak tangan kanan di perut bayi, kemudian diikuti tangan kiri "
" Teyuuus.. gerakan I Love You Yoga... I Love You Yoga..
Satukan jari telunjuk dan jari tengah. Letakkan jari di perut bayi bagian kiri. Kemudian , tekan dengan lembut ke arah bawah hingga seperti membentuk huruf I. Lalu, mulai dari perut bagian kiri, geser ke arah kanan, kemudian ke bawah hingga seperti membentuk huruf L. Setelah itu, dimulai dari lipatan kaki kanan, geser jari hingga membentuk huruf U ke arah lipatan kaki kiri. "
Dia itu sengaja yaa bilang seperti itu !! I love you Yoga ! I love You Yoga.. ke aku apa si bayi? batin Yoga
Ferdi melihat raut wajah Big Bos nya ke Geer an.. dan itu tidak luput dari rekamannya.
" Nah.. yang terakhir gerakan Thumbs to sides bunda "
tapi kali ini Nada suara Nindy agak berbisik, karena si Bayi sudah tertidur pulas.
" Pegang pinggang bayi dengan posisi kedua ibu jari di perutnya. Tarik ibu jari ke sisi perutnya secara bersamaan. "
" emmm nyamannya... bobo dia.."
Lalu cepat Nindy mengganti Pampers dan baju si Bayi. menambah membalut setengah badannya dari dada sampai kakinya dengan selimut tipis.
" terima kasih banyak yaa k"
ucap ibu si Bayi
" Iya.. sama-sama.. kalian sangat muda sekali untuk memiliki bayi, jadi lumrah kalau belum mengerti. Sekarang makanlah, utamakan yang hangat-hangat kalau kamu memberi ASI bayimu, biarkan Dd Yoga nyaman seperti itu dulu yaa... "
Sekali lagi kedua orang tua muda itu mengucapkan terima kasih kepada Nindy. Kemudian Nindy sudah beranjak dan disambut genggaman tangan Yoga.
Menatap sayang dengan matanya yang penuh kekaguman ke arah Nindy.
Lihat itu.. sekarang mimik wajahnya yang terlihat senang.. Bos... Bos... Bucin banget siih
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Tahun Baru 2020 semua pembaca setia ..
Semoga semakin berlimpah segala kebaikan dan kebahagiaan ditahun ini untuk kita semua
Terus dukung tulisanku dengan Like and Komen juga kutunggu point kalian untuk tulisanku yang kalian sukai yaa 😍
Terima kasih...🙏🙏