
Semua yang akan dikenakan oleh Nindy sudah atas persetujuan Yoga.
Kemudian giliran yang akan dikenakan Yoga, sementara yang akan dikenakan papa dan mama sudah sesuai.
" Pah.. mah.. izin Nindy ikut kedalam yaa.. masa Yoga hanya didalam sama wanita lain.."
Pinta Yoga.
" Hahhhaaaa iyaa .. ". Jawab papa sambil tertawa
Lalu Nindy ikut menemani calon suaminya berganti pakaian.
Namun ketika akan menggunakan kain kebawahannya, walaupun Yoga menggunakan dalaman celana pendek lagi, dia nggak mau memakai kain itu didepan Lita dan 2 orang bridal.
Yoga memakainya didalam kamar mandi dikamar Nindy, dibantu oleh Nindy.
" Aa nih.. menyusahkan, kalau aa berenang kan sama aja ngumbar seluruh tubuh kamu! "
" Aku nggak pernah berenang ditempat umum! Karena aku tau tubuhku ini mengumbar syahwat wanita-wanita cantik kayak kamu!"
" Iiihh.. kamu itu udah Geer narsis lagi!"
" Coba aa keluar dengan hanya seperti ini... Kita lihat apa kata teman-temanmu diluar"
Yoga melangkah pura-pura meninggalkan kamar mandi, Nindy langsung menangkap lengan Yoga..
" Jangaaan... Jangan yaa... Jangan bikin Lita minta suaminya buat nge gym biar kayak kamu"
Nindy memohon sambil nyengir.
" Haiii! Lama sekali sih kalian didalam ! Jangan macem-macem yaa.. !! Teriak Lita
" Xxiiii tuuh Lita sudah teriak. Cerewet sekali dia!"
Kata Yoga
" Iyaa.. ini sudah selesai pakai kainnya"
Jawab Nindy.
Beskap putih, senada dengan warna kebaya Nindy, dan kain Sekar jagat yang dibuat keduanya sesuai dengan tubuh Yoga, membuat penampilan lelaki tampan itu semakin berkarisma, bak Raja Pasundan yang baru turun dari tahtanya untuk melihat rakyatnya.
Giliran Nindy yang mengambil gambar Yoga dalam balutan Beskap lengkap.
" Gagahnya...mantu mama..". Seru mama begitu melihat Yoga.
" Bagus nak, gagah ". Timpal papa
" Terima kasih pah.. mah.. ". Jawab Yoga
Yoga sudah mencoba semua sampai pada Jas resmi lengkap berwarna hitam untuk pasangan gaun internasionalnya Nindy.
Kemudian Lita dan Pipit melaporkan semua tahap persiapan yang sudah final, Gedung yang sudah dibayarkan untuk tanggal 14 Februari, catring dengan menu dessert, pondokan hingga menu utama seperti yang diinginkan Yoga dan Nindy, souvenir, panitia yang menjadi Among tamu, penerima tamu sampai dengan buku panduan pernikahan Yoga dan Nindy yang siap untuk dikirimkan kesetiap Panitia dan keluarga Yoga dan mereka tinggal menunggu hari H nya saja.
Merasa sudah sangat puas dengan persiapan yang sudah dilaporkan dan diperlihatkan oleh Lita dan Pipit, Yoga berkata.
" Kerja yang profesional, saya sangat puas atas hasil kerja Lita dan Pipit. Selanjutnya peristiwa yang juga tidak kalah pentingnya dan Nindy sudah mendapatkan izin saya untuk melaksanakannya adalah EO kalian terpilih sebagai EO yang mengurus acara ulang tahun perusahaan saya yang ke 25 tahun."
" Jatuh tepat ditanggal 7 Januari, jadi kalian hanya punya waktu 2 Minggu kurang dari sekarang untuk mempersiapkannya."
" OMG ...!! Nin...!! ". Teriak Lita dan Pipit.
" Alhamdulillah.. kalian tetap profesional kan membayar kami.. jangan mentang-mentang perusahaan EO ini milik kamu Nin..!!". Ucap Pipit
" Iyaalah.. kalian dibayar profesional dan jangan salah.. untuk ulang tahun perusahaan a yoga, langsung aku yang bertanggung jawab"
" Yeeeeeyyy... Kita seperti dulu lagiiii ... Proyek terakhir kita masih lengkap bertiga!" Jawab Lita
" Siap Bos, akan kami buat ulang tahun perusahaan Yoga yang nggak akan pernah terlupakan!!". Ujar mereka bertiga penuh semangat.
Aku menyukai saat kamu menjadi dirimu sendiri
Kilatan matamu yang penuh semangat dengan senyum merekah mu yang membuat aku bahagia bisa melihatnya. Batin Yoga
\=\=\=\=\=\=
jangan lupa untuk terus dukung tulisanku dengan Like kalian yaa... terima kasih