My Favorite CEO

My Favorite CEO
73. Kembali



Menuju Kota kita ..


Tempat aku memulai awal perjalanan hidupku .. Dimana aku menemukanmu ...



Perjalanan menyeberang laut yang kau inginkan, sambil matamu menatap jauh ... namun kali ini senyum manismu menghiasi wajah lembutmu.


Aku membiarkanmu menikmati itu semua .. Menikmati dirimu yang begitu indah dari jarak yang agak memisahkan dirimu dan diriku.


Seperti juga dirimu yang sedang memikirkan segalanya didalam fikiranmu sendiri, aku pun seperti itu ...


Laut yang begitu tenang dan biru dipagi hari ini .. membuat aku menyadari mengapa segalanya menjadi begitu berarti untukmu. Jauh dari hingar bingar dan peradaban yang metropolis, membuat jiwamu begitu murni dan membuat aku semakin mensyukuri ... Tuhan telah mempertemukan kita.



Kita sudah hampir sampai, kau memalingkan wajah lembutmu .. melihat kearahku.


"I love you mas .." ucapmu .. lebih bermakna terima kasih bahwa aku telah mencintaimu.


"I love You Nisa ..." jawabku sambil mendekat kearahmu, memelukmu dan mencium pangkal kepalamu. Dan itu lebih bermakna bahwa aku yang lebih bersyukur karena telah menemukanmu dalam hidupku.



Dermagamu ..


Sejak saat itu aku menamainya seperti itu ..


Sejak kulihat dirimu apa adanya bersama tawa dan senyummu yang begitu indah ..


Annisa dan Abimanyu telah kembali ke kota mereka. Perjalanan singkat mempersiapkan yang terpenting sebelum acara lamaran resmi dan pernikahan mereka. Perjalanan yang ditempuh cukup jauh karena tidak menggunakan pesawat pribadi Abimanyu. Namun justru itu menambah rasa didalam hati mereka masing-masing.


"Kamu baru besok mulai prakteknya kan?" tanya Abimanyu ketika mereka sudah didalam mobil yang dikendarai oleh Febry.


"Iyaa mas .. baru besok, tapi jadwalnya aku langsung kepulau seberang lagi" jawab Annisa sambil melihat kearah Abi.


"Baiklah, besok pagi mas antar .. sebelum mas melihat ke proyek, kemarin Bapak dan mas ... sudah mengabari kalau renovasi rumah berjalan dengan baik, sehingga 2 bulan saja sepertinya rumah sudah selesai direnovasi, persiapkanlah dari sekarang izin cutimu, biar ada yang bisa menggantikan dalam waktu yang agak lama kalau dipersiapkan dari jauh-jauh hari" ucap Abimanyu sambil mempermainkan cincin lamarannya kepada Annisa dulu.


"Iya mas, mulai besok semua akan Annisa rencanakan dan atur. Mas juga jangan lupa list nama teman dan sahabat yang mau diundang diacara pernikahan kita yang diminta sama bunda" jawab Annisa lagi.


"Iya, nanti mas minta Febry untuk membuat Listnya ... ingatkan saya ya Feb!"


"Baik Pak" jawab Febry sambil melihat dari kaca spion mobil.


Mereka sudah hampir sampai dikediaman dokter Annisa, sudah terlihat bidan Aisyah dan perawat Titi dimuka rumah.


Mereka tersenyum bahagia melihat mobil Abimanyu berhenti, lalu Annisa menghambur kedalam pelukan sahabat-sahabatnya itu.


"Ayo .. kita masuk Nis, itu calon suamimu bawa banyak sekali barang!" ucap perawat Titi. Lalu Annisa melihat kebelakang dan berlari mendekati Abi untuk membantunya membawa semua barang-barang yang ada ditangan calon suaminya. Tapi Abi menolak dan meminta Annisa untuk melangkah terlebih dulu masuk kedalam rumah.


Setelah beristirahat sebentar dan menyesap teh hangat yang dibuatkan Annisa untuknya, Abimanyu pamit untuk melanjutkan harinya ke proyek, karena ada beberapa hal yang harus cepat diselesaikan setelah kepergiannya kemarin.


"Hati-hati yaa .. jangan lupa kasih kabar" pinta Annisa sambil mengusap bahu lengan Abimanyu.


"Iya .. kamu istirahat, jangan terlalu banyak ngobrol dulu!" balas Abimanyu sambil memberi pandangan kearah Titi dan Aisyah didepan pintu rumah.


"Xixxii iyaa sayang .." jawab Annisa sambil tersenyum.


Lalu Abimanyu melepas jemarinya dari pipi Annisa.


"Love You Hon ..." ucap Abi sebelum masuk kedalam mobilnya.


"Love you too .." balas Annisa begitu manis, hingga Abi tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bahagianya bisa sedikit memberikan visual dimana Abimanyu dan Annisa bertemu. Ini adalah gambar sesungguhnya dari salah satu wilayah kepulauan indah yang dimiliki oleh bangsa kita.


Sudut lain dari kota indah yang kaya akan kekayaan alam juga kesholehan orang-orang didalamnya.


sebuah kota yang tenang dan membahagiakan. Kota masa depan yang akan merubah kehidupan Abimanyu dan Annisa.


Jika banyak orang mencintai keindahan negara orang lain, aku lebih mencintai apa yang dimiliki oleh bangsa kita. Membayangkan bahwa ibukota kita akan pindah disalah satu bagian propinsi ini, membuat aku berdoa, semoga kemajuan yang akan dibawa nantinya.. tidak merubah kearifan lokal yang saat ini ada dan membawa kedamaian tersendiri dihati Abimanyu dan Annisa.


Terima kasih kalian sudah terus membaca, memberikan like, point dan komen kalian. Episode ini sungguh berkesan dan spesial bagi Autor. Karena aku memberikan visual yang membawa seseorang terkasih disana.


I love You .. for all the things that you have done for me.