
"Fir...kamu pulang sendiri kerumah kamu gitu?atau kamu nginap dihotel?"tanya Alma
"Ngomong nggak ya...hehehe" Firda cengar-cengir melihat Alma
"Udah jujur saja" desak Alma
"Aku nggak ikut-ikutan, aku nggak dengar kalian ngmong apa" Mitha mendekati Ziel dan mengajaknya bermain.
"Ehmmm..sebenarnya gue pulang kerumah Mitha Al, gue nginep disana, mau kerumah loe gak mungkinlah bakalan laki loe tau masalah gue sama mas Yugho. Akhirnya dengan berbagai timbangan gue pilih nginap dirumah Mitha hehehe" Firda nyengir takut melihat reaksi Alma.
Dasar suwek kamu Fir, oh gitu mulai nge-gap ya kalian berdua. Awas aja kalian aku juga gak mau bareng kalian lagi. Jahara kalian tuh nyimpen rahasia berdua tanpa cerita ke aku" Alma mulai cemberut karena merasa diabaikan.
"Tuhkan elo sih Fir, jadi ngambek kan si mamud" ujar Mitha sambil menggendong Ziel mengambil cupcake.
"Aku sudah berakting sebagus mungkin loh. Kamu sendiri kan yang bilang akhirnya" Mitha tersenyum melihat wajah kelabakan diwajah Firda.
"Mamud jangan marah dong pliss...bukannya gak mau ngomong sayang. Cuma takut nggak enak sama hasben kamu Al" Firda memasang tampang memelas.
"Jangan marah ya bebeb gue yang super cantik dan baik hati. Janji deh itu yang pertama dan yang terakhir beib. Aku nggak nyimpen-nyimpen rahasia lagi deh sama kamu Al" Firda masih merayu Alma.
"Awas ya kalian main rahasia-rahasiaan, aku jewer kalian satu persatu" Alma menjewer pelan teman-temannya itu.
"Hehehe...ampun mommy Al" Firda dan Mitha sama-sama memegang telinga masing-masing.
"Al...terus gimana itu pas elo pulang sendiri. Kak Daniel minta maaf gak ke elo?" Tanya Firda
"Boro-boro minta maaf Fir, yang ada 2 hari dia nggak pulang kerumah"
"Buseettt dah....kebangetan laki loe mah Al. Coba loe bilang ke gue waktu itu, gue hajar laki loe Al" Firda nampak gemas mendengar cerita Alma.
"Jangan sombong kamu Fir, kaya berani aja kamu sama dia....hihihi" Alma tertawa geli
"Al...gue mah kalau temen gue ada yang sakitin gue paranin orang yang berani nyakitin temen gue. Nggak perduli siapa dia. Terus yang waktu elo ke kampus banyak cupangan berarti udah pulang dari honeymoon dong Al"
"Bukan Fir, itu kelanjutan setelah honeymoon. Kan hasben aku nggak pulang dua hari tapi begitu pulang aku diremek-remek sama dia. Kayanya aku pernah cerita deh bagian yang ini" Alma mencoba mengingat-ingat kembali.
"Belum cerita loe Al" ujar Firda
"Tapi sepertinya sudah deh Al, tapi anggap aja belum deh aku juga lupa hihihi" Mitha tertawa.
"Kamu kenapa bisa diperkosa sama suami sendiri Al? Tanya Mitha lagi.
"Ini gara-gara laporan suami kamu Fir si mas Yu, ngelaporin aku lagi berduaan sama mas Jo. Padahal waktu itu aku lagi dikampus tiba-tiba aja mas Jo nyamperin aku dikampus. Begitu pulang dari kampus aku benar-benar dihabisi sama hasben" ujar Alma
"Gue mau ngakak kalo inget Al, elo ke kampus pake baju leher tinggi buat nutupin cupangan loe kan, emang elo gak ngaca kalo cupangan loe sampe atas-atas leher....whahahah" Firda tertawa ngakak.
"Wkwkwkkw....hari itu sebenarnya aku mau nginap dirumah kamu Fir tapi nggak jadi, soalnya kita belum terlalu dekat jadi aku masih agak risih Fir"
"Payah loe Al, kalau loe jadi nginep dirumah gue, pasti gue kasih pelajaran elo Al biar bisa bikin daddy merem-melek. Soalnya gue tau gaya loe pasti cuma gaya kecoa ngangkang...wkwkek"
"Hehehe....walau cuma gaya kecoa tapi daddy nagih terus tiap malam" Alma tertawa malu-malu.
"Uwooo....co cweet daddy Niel. Udah tau rasa yang sempit-sempit dia makanya nagihin tiap malam. Gak ingat apa dulu waktu abis buka segel langsung ninggalin....wkwkwk" Firda terus saja menggoda Alma.
" Ya ampun mas Jo aku sepertinya benar-benar cinta mati sama kamu ya Al" Mitha nampak sedih.
"Nggak usah sedih cantik, itu hanya sepenggal kisah masa lalu dan lagipula aku nggak pernah ngapa-ngapain kok sama mas Jo kamu sayang" Ujar Alma lembut.
"Gila ya kita seperti lingkaran aduhai dan elo sumber lingkaran itu Al....duh bahagianya jadi elo Al" Firda membuat mimik lucu diwajahnya.
"Laki gue bodyguard elo, pacar Mitha tergila-gila sama elo. Pake ilmu pelet apaan sih elo Al" Firda tampak cemberut.
"Hehehehe....aku pakai ilmu kasih sayang dan ajian cinta suci makanya hasben nempel banget kaya lem fox eh ralat bukan lem fox tapi lem korea"
"Hahahhaha..." mereka tertawa bersama.
"Cuma aku nih yang belum punya cerita. Sekalinya ikutin ide gila Firda malah aku yang salah minum obatnya" Mitha menjawab dengan memelas. Penjelasan Mitha sontak membuat mereka semua tertawa.
"Hahahha....gue ngakak kalau ingat cerita loe Mit" Firda masih saja tertawa.
"Kan sudah aku bilang, jangan ikutin nasehat Firda, dia tuh biang kerok tapi kamu masih aja ikut-ikutan edan kaya dia...hihihi" Alma masih juga tertawa dengan kepolosan temannya itu.
"Ngobrol terus kapan makannya kitaaaa" Firda mulai protes.
"Bumil sudah kelaparan Al" ledek Mitha.
"Hihihi....iya, sebentar lagi juga bengkak badan dia" bisik Alma ditelinga Mitha.
"Hihihihi....iya" mereka berdua mentertawakan Firda.
"Apa loe berdua, gosipin gue mulu loe nggak bosen-bosen ya gosipin artis...wkwkwkwk" Firda mulai memgambil makanannya dalam porsi besar.
"Al, porsi Firda itu buat kita berdua..hihihi" ledek Mitha.
"Jamannya aku hamil dulu tiap hari minta dibuatin salad sama daddy. Aku tuh awal-awal hamil judes banget sama daddy. Gak mau disentuh sama dia, bau badan daddy. Pernah loh aku suruh tidur diluar dia....hihihi" Alma tertawa sambil menutup mulutnya.
"Pantesan anak loe bule abis cuy, loe liat tuh si Ziel nyeplak abis bapaknya. Gak ada bagian yang mirip elo Al.. Hahaha" Firda tertawa sambil geleng-geleng kepala.
"Asal jangan kaya bapaknya aja playboy cap semvak...wkwkekwk" Alma tertawa sambil menutup wajahnya dengan tangannya.
"Janganlah....pangeran gue jangan sampai kaya daddynya, bisa kurus kering nanti incess gue sama anak loe Al...hahahaha" Firda dan Alma tertawa sambil menciumi pipi Ziel.
"Anak aku sama siapa nanti?" Tanya Mitha polos.
Mitha tertawa sambil menoyor kepala Firda.
"Dasar si somplak kalo ngomong suka bener"
"Gini aja, anaknya Mitha kita jodohin sama anaknya kak Nisha ya kak Zoey gimana?" tawar Alma sambil tersenyum.
"Iya boleehh...." teriak Mitha kegirangan.
"Mitha, anak loe nti pacaran sama om-om tau nggak....wkwkwk"
"Bukan om-om Ida...Zoey anaknya Kak Nisha" jawab Alma.
"Dengerin yeee gaess, Zoey sekarang umur 7th anaknya Mitha aja belum nongol, anggap aja tahun depan Mitha baru hamil dan umur Zoey sudah 8 tahun. anak Mitha lahir umur Zoey sudah 9 tahun berarti beda 9 tahun Mit anak loe sama Zoey. pacaran sama om-om anak loe nanti wkwkwkwk"
"Waduh....tua banget dong ya pacar anakku hihihi" Mitha tertawa sendiri.
"Heyy...pacaran sama yang tua lebih enak, lebih berpengalaman, ngemong kita, manjain kita, dan yang pasti dompet lebih teballl" ujar Alma tak mau kalah sambil tertawa.
"Iya deh...iya yang dapet om-om" Firda terus saja meledek Alma.
"Ini anak mesti di lem bibirnya biar nggak bawel..iissshhh" Alma tampak gemas sementara Firda hanya tertawa-tawa.
"Mommy...mommy phone daddy" rengek Ziel.
"Ziel kangen sama daddy?" tanya Alma..
"Yess mommy...i want daddy"
"Sambungin Al, biar dia anteng ngomong sama daddynya"
"Iya Fir,ini juga lagi aku sambungin" Alma langsung menghubungi suaminya.
"Iya sayang" jawab Daniel disana
"Sibuk nggak bie? Ziel mau ngomong katanya"
"Mana Zielnya berikan ke dia sayang"
"Ziel sini sayang, ini daddy kamu" Alma memberikan handphone-nya pada Ziel dan akhirnya ayah dan anak itu pun saling terhubung melalui video call"
"Do you miss me baby" tanya Daniel
"Yes daddy, i want ice cream dad"
"Mommy tidak belikan ice cream kah?
"No daddy, mommy cibuk teltawa cama onty ida"
"Who's onty ida? who is she Ziel"
"Teman mommy yang natang daddy" jawab Ziel.
"hahaha...oke-oke daddy langsung pulang sekarang ya. i love you"
"love you too dad" ujar ziel sambil memainkan ponsel mommynya.
"Anak loe Al, manja banget sama daddy-nya"
"Begitulah Fir, tiap hari gangguin daddynya terus, kalau hubbie lagi nggak banyak kerjaan, siang-siang aku disuruh nganterin Ziel ke sana. Pernah juga tiba-tiba ada rapat mendadak, Ziel nangis-nangis minta ikut daddynya. Tapi kan tetap nggak boleh ikutlah akhirnya mau tidak mau aku ajak main ke mall. Aku sudah bilang jangan sering-sering ajak Ziel ke kantor tetapi tetap aja si hubbie nggak mau dengar omongan aku"
"Wajarlah Al, kak Daniel seperti itu secara umurnya sudah matang, ditambah lagi punya anak cowok yang lucu dan imut serasa dapat harta karun dia. Pasti disayang banget sama grand pa dan grand ma-nya ya Al" tanya Mitha
"Banget pake banget, kadang anak aku diculik sama opa dan omanya. Ya sudah dirumah cuma aku berdua sama hubbie kebayangkan kalian kalau cuma berduaan aku diapain daddy hihihi" Alma tertawa.
"Iya aku tau kalian mesoom-mesooman kan, iya kaan? wkwkwk" Firda mencubit pipi Alma dengan gemas.
"Ngomong-ngomong tentang opa-oma kenapa hatiku jadi sakit ya" Firda melihat ke arah teman-temannya.
"Upsss...sori Fir" Alma menutup mulutnya.
"Yang sabar ya sayang" Mitha menepuk-nepuk pundak kawannya.
"Gimana nanti aku punya anak ya, keluarga mas Yu pasti nggak akan mau terima, dia cuma punya opa dari aku. Mamaku pun masih enggan menerimaku" Firda nampak nelangsa hatinya.
"Firda...ada aku sama Mitha yang akan menyayangi anak kamu. Kamu tenang saja onty-ontynya baik semua kok. Kita nggak akan ngebedain anak kamu.Kamu yang tenang aja ya say" Alma langsung memeluk Firda.
"Aku pun akan menyayangi incess-mu Fir" Mitha segera memeluk Firda juga.
"Semoga setelah anakmu lahir ada perubahan ya di diri opa dan oma kamu Fir" Alma berkata sambil tersenyum membesarkan hati temannya.
"Aamiin..." jawab Firda
*********
Maaf baru sempet update sayang....kerjaan lagi numpuk jadi nggak bisa menghalu🤧
Aku sebel sama mas Yu rasanya pengen ngehalu daddy niel aja tapi apalah daya, aku takut salah karakter daddy😥.Padahal daddy cinta mati aku lohðŸ¤ðŸ˜Œ
ziel....kamu kok imut banget seehh