Miss Rusuh

Miss Rusuh
Kembali Ke Rumah



Yugho menatap tubuh Firda dengan penuh nafsu.


Andai bukan diruangan terbuka mungkin Yugho sudah melahap Firda sampai habis.


Wajah Yugho menampilkan ekspresi tak bersahabat dengan orang - orang di sekitarnya, terutama yang menatap tubuh Firda tanpa berkedip.


Yaa...tak dapat dipungkiri lagi siapapun yang melihat Firda akan betah menatapnya berlama - lama.


Seorang gadis yang cantik, sexy, berdada sintal ditambah lagi masih sangat muda.


Mungkin banyak diantara mereka yang akan menjadikannya sebagai sugar baby.


Yugho benar - benar tidak suka dengan keadaan saat ini.


Dia benar - benar ingin menarik Firda detik ini juga.


Namun jika dia melakukan hal ini sudah pasti Firda akan marah dengannya.


"Mas, fotoin aku" pinta Firda.


Lalu tampak Yugho mengabadikan moment - moment Firda dikolam itu.


Beruntung satu panggilan masuk bisa membuatnya untuk menarik Firda dan tak berlama - lama berada dikolam itu.


"Fir, jangan lama - lama ya berenangnya"


"Mas harus mengantar Pak Tito ke Semarang"


"Looh, bukannya tugas mas menjaga Alma?"


"Pak Daniel masih cuti, jadi nyonya Alma aman bersamanya, lagi pula ini perintah Pak Daniel"


"Ada masalah kantor yang harus diurus Pak Tito disana, mungkin besok atau lusa mas baru pulang"


"Uuwwww....lama amat si mas, kayanya aku berat pisah sebentar aja sama kamu mas"


"Heyy...kamu masih harus kuliah, tuntaskan tugasmu biar mas cepat menikahi kamu"


"Aahh.. mas gak gaul banget sih, menikah sambil kuliah kan keren mas, tuh contohnya Alma...malah dia sudah punya baby mas"


"Tapi Alma harus cuti selama 1 tahun, seharusnya dia sudah lulus jadi masih harus kuliah, apa kamu mau seperti itu?"


"Gak masalah aku mas"


"Mas gak mau seperti itu Fir, tuntaskan dulu amanah orangtua kamu, baru kamu bisa mengambil jalan hidup kamu sendiri"


"Iihhh..kamu so sweet banget sih mas ngomongnya, eneng jadi pengen gigit bibir kamu mas" ujar Firda sambil melingkarkan tangannya dileher Yugho.


Sebelum bibir Firda sempat menyentuh bibir Yugho, buru - buru Yugho membekap bibir Firda dengan tangannya.


Firda tampak kaget dan melotot ke arah Yugho.


Lalu melepaskan tangan Yugho dari bibirnya.


"Apa - apaan sih kamu mas bikin kesel orang aja, dikasih enak pura - pura nolak jika sudah didalam mobil kaya monster menerkam mangsanya" ujar Firda kesal karena insiden tangan Yugho tadi.


Sementara Yugho tampak membiarkan Firda mengoceh sendirian.


"Sayang...ini tempat umum, kenapa kamu suka sekali mengumbar kemesraan dimuka publik?"


"Memang kenapa mas? Biarin aja mereka lihat, itung- itung amal lah mas...kiss education" ujar Firda tertawa.


"Dasar otak mesum, gak mikirin apa kata orang nanti, mas gak mau kamu di cap sebagai wanita tak beretika loh Fir" ujar Yugho sambil mengangkat tubuh Firda ketepi kolam.


"Mas, main dikolam renang enak kali ya"


Yugho hanya geleng - geleng kepala dengan semua ide gila dari Firda.


"Kamu adalah wanita frontal yang pertama kali mas temukan Fir, semua ide - ide kamu satupun gak ada yang benar" ujar Yugho gemas.


"Hehehe.."Firda hanya cengar - cengir mendengar celotehan Yugho.


"Otak aku kusut banget mas, apalagi kalau liat dada bidang mas....bawaannya mau nemplok aja mas" ujar Firda sambil tertawa.


Yugho langsung menjewer telinga Firda.


Dan tak lama kemudian Yugho pun keluar dari kolam.


"Fir, selesai sudah renangnya...mas mau siap - siap ke kantor"


Lalu Yugho menarik Firda dan tak lupa menutupi tubuh Firda dengan bath robes.


Firda mengikuti langkah Yugho dengan malas.


Yugho menunggui Firda sampai selesai mandi, begitu Firda selesai baru dia menuju kamar bilas pria.


Firda nampak sexy dengan balutan pakaiannya.


Seperti biasanya Firda selalu bergaya untuk minta di foto.


"Kalau kamu suka difoto kenapa kamu tidak jadi foto model aja Fir?" Tanya Yugho.


"Ahaaa.....saran yang bagus mas, fotoin aku lagi mas nanti aku mau kirim foto - foto aku ke Rumah Production...siapa tau ada yang berminat menjadikanku artis mas"


"Apa? Jangan macam - macam Fir, mas gak ingin kamu jadi artis"


"Kenapa mas? harusnya mas bangga punya istri artis, nanti kalau ada yang nanya Firda itu istrinya siapa?orang akan jawab, oh istrinya mas Yugho...wuihh dijamin mas jadi ikutan tenar juga"


"Jangan mimpi, mas gak ingin punya istri artis titik"


"Yaa...ampun susah deh kalo punya suami 'kolot edition'....ujar Firda sambil mentowel pipi Yugho dengan gemes.


"Berisik" jawab Yugho berlalu sambil menggandeng tangan Firda.


Lalu mereka menuju ke kamar hotel mereka.


"Kamu kuliah jam berapa Fir?" Tanya Yugho sambil merapikan dasinya.


"Jam dua mas, hari ini hanya ada satu pelajaran aja".


"Ingat, kamu jangan nakal - nakal ya selama tidak ada mas, nanti mas kirim sandi apartemen mas, kalau kamu mau main kesana"


"Mas sudah ganti nomor pinnya jadi kamu aman jika ingin kesana, ingat jangan kamu bukain pintu siapapun yang datang kesana kecuali mas oke?"


"Bagaimana kalau Firnie yang datang mas?"


Yugho nampak diam seketika.


"Hmmmm....mulaiii lagu lama disetel kembali" ujar Firda tak senang.


"Dia tidak tau sandi pin mas yang baru Fir"


"Ingat, jangan bukakan pintu untuk siapapun, oke?" Ujar Yugho menekankan kembali.


"Ya ampun mas, kamu ganteng banget kalo begini...sumpeh deh, artis juga kalah keren sama kamu mas" ujar Firda dengan mata berbinar.


"Terima kasih sayang" jawab Yugho


"Duduk mas" lalu Firda menarik tangan Yugho dan mendudukkannya di sofa.


Firda langsung duduk dipangkuan Yugho.


Dan tanpa ampun dia menangkup wajah Yugho dan mencium serta ******* bibir tipis Yugho.


Kali ini dia yang bereaksi terlebih dahulu begitu melihat Yugho dengan balutan kemeja yang rapi.


Yugho membiarkan Firda menguasai dirinya sampai akhirnya Firda melepaskan pagutan bibirnya.


"Ihh, kamu koq gak ganas mas...padahal aku udah top banget loh cium kamu mas" ujar Firda sedikit kesal karena Yugho tidak membalas ke agresifannya.


"Kamu tau, mas menahan semuanya Firda, mas tidak ingin hilaf lagipula mas harus ke kantor.Kita akan melanjutkan lagi nanti begitu mas pulang dari luar kota oke?" balas Yugho menenangkan Firda.


"Kamu mau mas antar kemana Fir..kampus, rumah atau apartemen mas?" Tanya Yugho


"Aku disini aja mas, nanti aku ngampus dari sini aja mas.Kalau jalan sekarang kelamaan aku nunggunya".


"Kamu yakin Fir?mas gak tega loh ninggalin kamu sendiri disini"


"Santai aja mas, nti aku telp klo sudah sampai kampus"


"Mas antar kamu kerumah, drop barang-barang kamu biar kamu gak repot Fir"


"Okey...siap paksu"


Lalu Yugho merapikan semua barang Firda dan memanggil bell boy untuk membantu mereka membawakan barang - barang mereka kemobil.


Setelah itu mereka check out dari Hotel tersebut.


Yugho mengantar Firda pulang kerumahnya.


Dan membantu Firda memasukkan barang - barang Firda kedalam kamarnya.


"Hayooo...pintu sudah tertutup berarti mas gak bisa kemana - mana" ujar Firda nakal sambil memeluk leher Yugho.


"Fir, mas harus kekantor loh, gak boleh telat sayang" jawab Yugho sambil mencium kening Firda.


"Perlakuan mas seperti ini yang bikin aku menyerah pasrah" ujar Firda sambil tertawa.


"Buka pintunya sekarang, kamu ganti baju mas tunggu kamu diluar"


"Gak mau, aku ganti baju mas tetap disini"


"Firda...jangan nakal kamu"


"Bagaimana kalau aku bukan baju sekarang mas?" Tanya Firda sambil memepet tubuh Yugho ketembok dan menahan dengan kedua tangannya.


Yugho menahan nafas dan dalam hitungan ketiga dia sudah mengangkat tubuh Firda dan menjatuhkannya ditempat tidurnya.


Dengan mengerdipkan sebelah matanya lalu Yugho membuka kamar Firda dan pergi menuju ruang tamu.


Sementara Firda memanggil - manggil terus namanya namun diabaikan Yugho.


Dia menunggu Firda diruang tamu.


"Ihhhh...mas loe tuh reseh banget sih, dasar kolot" ujar Firda kesal.


Lalu Firda mengganti pakainnya dan siap pergi ke kampus.


"Ini baru gadis mas" ujar Yugho, lalu bangkit dari duduknya dan meraih tangan Firda dan membawanya ke dalam pelukannya.


"Kiss" kata Firda


Tanpa menunggu lama Yugho langsung mendaratkan bibirnya dibibir Firda mereka berciuman dengan penuh kelembutan.


"Kita berangkat sekarang Fir, mas akan mengantar kamu terlebih dahulu"


"Oke paksu"


Lalu Yugho mulai mengendarai mobilnya dan mengantar Firda ke kampus setelah itu baru dia menuju Kantornya.


Baru saja Firda menyandarkan tubuhnya dibangku tiba - tiba Angga mendatanginya.


"Wah, parah loe Fir...gue nyari - nyariin elo kaya orang gila, elo enak - enakkan lagi ama cowok loe"


"Ehh Angga, sori Ga gue juga gak tau kalo mamas gue ada disitu"


"Gue mau hubungin loe Ga tapi kan gue gak punya nope loe Ga, makanya gue gak bisa hubungin loe"


"Kapok dah gue ngajak elo jalan....giliran ketemu bokin loe main ninggalin gue aja" keluh Angga kesal.


"Ga, gue juga kaga tau ada mamas gue, tau - tau gue diculik sama dia...dah kaya penculik ulung mamas gue...gue aja bingung tau - tau dah ada didalam mobil dia aja"


"Laki gue lagi cemburu sama elo ga" ujar Firda sambil tertawa.


"Wajarlah dia cembutu sama gue, secara gantengan gue kemana-mana ama pacar loe" ujar Angga percaya diri.


"Sompret loe ga..boleh diadu ntar ama mamas gue kece -an mana loe sama dia" ujar Firda terkekeh.


"I wanna dance and love and dance again" tiba - tiba ponsel Firda berdering.


"Iya kak ada apa?"


"Ohh kakak sudah balik, oke nanti kita ketemuan langsung ya di four season" jawab Firda mengakhiri sambungan ponselnya.


"Kakak gue yang reseh udah balik dari puncak Ga, dia mau ntraktir gue makan di four season".


"Mau gue anterin ke four season?" Angga menawarkan diri.


"Gak usah Ga, gue jalan sendiri aja"


"Gue anterin ntar, daripada diculik loe, gak ada lagi soalnya orang model loe fir, elo itu stok terakhir Fir" ujar Angga tertawa.


"Sialan loe ANGGAAA"


**************


Hepi reading gaesss


Sori ya suka lambat akhir-akhir ini tapi tetap diusahakan up hehehe😅


Mamasku yang gantengg.....pantesan bikin Firda kelepek - kelepek😍😍


Eneng juga mau diculik baaangggg😍😍