Miss Rusuh

Miss Rusuh
Mencarimu



Malam itu Yugho pergi sendiri menuju Ganapati bar n lounge. Dan seperti janjinya akhirnya mereka bertemu didalam bar tersebut. Nita dan Andi sudah menunggu Yugho sambil menyiapkan 2 botol minuman black label.


Begitu Yugho datang dia disambut oleh Anto dan langsung dibawa ketempat yang sudah direservasi.


Mereka mengambil tempat dipojok. Sambil minum mereka menikmati pula musik hidup.


"Go...sori ya sebelumnya jika gue mengundang Firnie" Nita


Yugho nampak kaget.


"Gila kalian, mau apa kalian mengundang dia? Tau begini aku nggak ikutan acara kalian" Yugho tampak marah dengan Nita.


"Gue kan udah bilang sori Go, kalian adalah sahabat gue dan gue ingin bernostalgila bersama kalian" ujar Nita menambahkan.


"Sori Go, gue nggak tau jika Nita mengundang Firnie kemari" Andi langsung meminta maaf kembali kepada Yugho.


"Jika ada sesuatu terjadi aku akan menyalahkan kalian" Yugho langsung mengancam mereka.


Dan tak lama kemudian Firnie pun muncul menghampiri mereka.


"Halo Nita sayang..cup" lalu dia segera memeluk Nita setelah cipika dan cipiki.


"Andi, hayy sudah lama aku tak bertemu kalian" Firnie pun langsung memeluk Andi juga.


"Dan ini si penghianat yang meninggalkanku dihari pertunanganku" Firnie menatap Yugho dengan penuh kebencian.


"Rasanya suasana sudah panas, lebih baik aku undur diri dulu" Yugho langsung berdiri dan berniat pamit kepada mereka. Namun andi mencegahnya.


"Yugho jangan seperti anak kecil, kita sudah lama bersahabat. Kalian sudah memiliki hidup masing-masing sangat tidak etis jika persahabatan kita hancur begitu saja. Ada baiknya kita melupakan masalah kita dulu dan aku hanya ingin bernostalgia bersama kalian. Apa aku salah Go?" Tanya Andi


"Tentu saja kamu salah, karena mengundangnya tanpa memberitahu ku.Bagaimana jika istriku tahu dan dia salah paham denganku?" Yugho bertanya balik kepada Andi.


"Aku yang akan menjelaskannya kepada istrimu nanti Go" Nita langsung menjawab dan berusaha mendinginkan amarah Yugho.


"Tampaknya kakak takut bertemu denganku kenapa? Merasa bersalahkah?" Firnie bertanya dengan dingin.


"Baiklah aku minta maaf kepadamu, seharusnya dari dulu aku menjelaskannya kepadamu bahwa aku tidak bisa mencintaimu. Apa kamu puas? Dan ku harap kamu bisa menerima ini semua dengan lapang dada Firnie" ujar Yugho.


"Bagaimana mungkin aku bisa menerima ini semua kak.Kau langsung menghilang dan tak ada penjelasan apapun kepada keluargaku"


"Baiklah aku memang salah, dan aku memang berniat menjumpaimu dan keluargamu setelah aku pulang dari bulan maduku" jawab Yugho.


Kata-kata Yugho semakin membuat Firnie marah namun dia berusaha untuk menahan diri.


"Sudah...sudah...ini salahku" jawab Nita. "Aku mengundang kalian untuk bersenang-senang bukan membuat kalian bertengkar. Jika masih ingin bertengkar silahkan diluar kalian selesaikan urusan kalian" ujar Nita.


Firnie langsung duduk mengambil tempat didepan Yugho. Dan akhirnya mereka bisa menenangkan diri.


Musikpun semakin malam semakin panas ditambah lagi dengan wanita berpakaian sexy berakrobatik diatas kepala mereka.


Firnie pun menarik Yugho untuk bergoyang bersama mengikuti alunan musik dari sang DJ. Namun Yugho selalu menolaknya.


"Kak ayolah kita turun satu lagu" pintanya


"Kamu saja aku malas dan tidak suka Fir dengan situasi ini" jawab Yugho.


Namun Firnie terus saja menarik Yugho dan berusaha membujuknya.


"Baiklah hanya satu lagu saja setelah itu biarkan aku duduk kembali" jawab Yugho dan Firnie pun mengiyakan. Akhirnya Yugho pun menemani Firnie bergoyang mengikuti irama lagu.


"Kenapa baru bilang tidak suka saat ini sayang...bagaimana dengan kisah kita dimasa lalu" tanya Firnie sambil menempelkan tubuhnya ke tubuh yugho.


"Jangan berlebihan Firnie, aku hanya merasa kasihan kepada kamu tapi bukan cinta" Yugho menjelaskan kembali.


"Kamu bohong kan mas, padahal dulu kita seperti kekasih yang dimabuk cinta" ucapnya lagi.


"Lupakan Firnie jika kamu tidak ingin sakit hati" jawab Yugho.


Selesai bergoyang satu lagu, Yugho benar-benar kembali duduk ketempatnya.


"Aku suka jika melihat mereka seperti itu" Nita berbicara kepada Andi sambil menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama lagu tersebut. Dia sudah mengabadikan moment tersebut saat Yugho menemani Firda bergoyang.


"Kamu jangan macam-macam dengan Yugho sayang. Kita hanya bersenang-senang disini setelah itu selesai dan jangan ganggu istrinya. Aku tidak ingin melihat kemarahan Yugho. Apa kamu paham?tanya Andi kepada istrinya.


"Baiklah aku paham sayang" jawab Nita dengan pandangan aneh.


Selesai berdansa merekapun duduk kembali ke tempatnya. Kemudian berbincang-bincang sambil minum.


waktu menunjukkan pukul 01.00 dinihari dan Firda pun terbangun. Dia segera mencari suaminya. "Ahh....iya mas Yu masih di luar. Aku telpon ah" Firda langsung menelpon suaminya namun tidak diangkat. Berkali-kali menelpon sama juga hasilnya.


"Suweek nih mas Yu, bukannya angkat telpon aku. Wah jangan-jangan lagi asik sama cewek nih" pikir Firda. "Aahhh...tapi nggak mungkinlah mereka hanya bertiga tapi aku gak suka sama yang namanya Nita itu. Aneh banget kayanya dia benci banget sama aku. Tapi wajar sih namanya juga temannya si mak lampir" Akhirnya Firda membuka sosmed-nya dan melihat-lihat status-status WA teman-temannya. Dia terbelalak kaget melihat status Firnie.


Beberapa pub dimasukinya untuk mencari suami tercintanya namun tak nampak suaminya. Dia pun memasuki pub yang ke empat tampak ramai orang berjoget dan mabuk. Firdapun memberanikan diri memasuki pub tersebut. Baru setengah ruangan dimasukinya tiba-tiba ada yang menyeretnya dan membawanya kelantai dansa. Firda kaget dan dia berusaha memberontak namun lelaki mabuk itu memeluknya dengan erat. Kesal Firda meronta terus lalu ditariknya Firda ke toilet.


"Kurang ajar kamu, lepasin saya...lepasin" Firda berusaha melepaskan diri sambil berteriak kemudian dia menggigit tangan pemabuk itu sekencang-kencangnya. "Oowww"...teriak pria mabuk itu. "**** you bitche" makinya. Firda berhasil keluar dari cengkeramannya.


Firda langsung berlari keluar menghindari pria mabuk tersebut. Karena bingung dia pun masuk kembali ke dalam kerumunan orang-orang yang sedang asik bergoyang. Tanpa disadari dia pun ditarik kembali oleh pria itu. Dan dengan penuh nafsu pria itu mencium bibir Firda, dengan reflek Firda menggigit bibir pria itu sekencang-kencangnya. Karena kaget lalu dihempaskannya tubuh Firda hingga Firda terjatuh dan tubuhnya menabrak meja menyebabkan luka di pelipis dan ujung bibirnya berdarah. Keadaan menjadi kacau, pria itu berusaha menghampiri Firda kembali.


Firda berteriak minta tolong, seseorang nampak melindungi Firda tetapi pria itu membentak orang yang menolong Firda tersebut.


"Let her go, she's my girl" bentaknya.


"Aku bukan siapa-siapa dia, dia hanya pria gila yang sedang mabuk" balas Firda sambil berlindung dibelakang punggung pria yang menolongnya.


Security segera datang dan melerai mereka. Namun pria mabuk itu terus saja melawannya.


Melihat ada ribut-ribut diruang dansa Yugho segera bangkit berdiri lalu diikuti oleh Firnie, Nita dan juga Andi. Yugho berusaha mencari tahu sumber keributan itu. Namun begitu terkejutnya dia saat melihat istrinya ada disana dan dalam keadaan terluka. Secepat mungkin Yugho berlari dan langsung menghampiri Firda. Dia langsung menarik tubuh Firda dari tangan pria yang menolongnya tadi.


"Sayang....apa yang terjadi? kenapa pelipis dan bibirmu?" Yugho langsung meneliti wajah Firda lalu merengkuhnya.


Begitu menyadari suaminya ada dihadapannya Firda pun langsung memeluk kembali suaminya.


"Aku mencarimu mas, namun pria mabuk itu menggangguku dan berusaha menciumku mas" jawabnya.


"Kurang ajar..berani-beraninya dia menyentuh istriku" dengan penuh kemarahan Yugho pun langsung menghampiri dan menghajar pria itu habis-habisan. Pria itu memohon ampun namun Yugho tidak memberi peluang sedikitpun kepada pria itu untuk melarikan diri.


Pria itu nampak pasrah dan darah mengucur dari hidung dan mulut pria tersebut.


Beberapa orang dan security melerai mereka berdua. Yugho tampak semakin marah.


"Siapapun yang mencoba melindunginya maka akan aku hajar sekalian" bentak Yugho penuh kemurkaan.


Firda kaget melihat kemarahan suaminya dan dia pun mencoba menenangkan suaminya. Dia berusaha menarik suaminya agar berhenti menghajar pria itu.


Andi pun berusaha meredam kemarahan Yugho. "Diam kau jangan mencampuri urusanku" bentaknya. Andi tetap menarik Yugho hingga membuatnya kesal.


"Cukup Go, dia sudah tidak berdaya. Kasihani dia,lagipula dia sedang dalam kondisi mabuk. Sudah kita kembali dan hentikan ini semua" pintanya.


Dengan tatapan kesal ditatapinya satu-persatu teman-temannya itu.


"Jika kalian menjadi dalang dibalik kejadian ini maka aku tidak akan melepaskan kalian semua" ancamnya kepada teman-temannya.


"Sungguh Go, kami tidak tau apa-apa" jawab Andi.


"Kami kan bersama kamu Go" jawab Nita taku-takut.


"Ya...semoga benar apa yang kalian ucapkan" jawabnya dingin.


Kemudian dia menggandeng Firda dan membawanya ketempatnya semula. Diapun meminta es batu dan kotak P3K kepada pelayan disana.


Dibersihkannya luka Firda dengan alkohol. Lalu dia mengompres wajah Firda yang sedikit memar.


"Untuk apa kamu menyusul mas kemari Fir. Lihat tuh jadi luka kan wajah kamu" dengan teliti dan hati-hati Yugho merawat dan membersihkan luka Firda.


"Aduuh...pelan-pelan mas. Sakit tau"


"Kalau kamu mau ikut kenapa tidak bilang sama mas sayang, mas kan bisa menjemput kamu"


"Justru aku begini gara-gara mas tau" ujar Firda sambil meringis kesakitan.


"Maaf...kami tidak bermaksud seperti ini. Kami hanya ingin berbincang-bincang dengan suami kamu tidak lebih" Andi berusaha menjelaskan kepada Firda.


" Kenapa dengan mas sayang, bukankah mas sudah minta ijin sama kamu? dan kamu yang bilang kalau kamu tidak mau ikut kan?" tanya Yugho.


"Bodo ah..." Firda melirik ke arah Firnie dengan kesal.


Yugho yang melihat gelagat istrinya segera mengetahui duduk permasalahannya.


"Oke....kita pulang ya sekarang sayang..cup..cup" Yugho menghadiahi ciuman diwajah istrinya yang memar.


Firnie langsung memalingkan wajah seraya duduk kembali dihadapan Yugho.


"Baiklah sudah larut malam dan aku harus kembali pulang, kasihan istriku perlu istirahat" selesai berkata seperti itu lalu Yugho bangkit dan menggandeng istrinya meninggalkan teman-temannya.


*************


Firdaaa....ngapain sih pake acara nyusul segala....kan..kan...jadi luka😤


Takut ya mamasnya diambil Firnie?makanya lain kali ikut kalau Yugho mau ketemu teman-temannya😅


Semalam lupa mau nulis...ngantuk banget...maaf ya telat setornya...🙏😁 love you gaess