Miss Rusuh

Miss Rusuh
Menghukummu



Firda langsung lemas melihat suaminya sudah tiba dirumah.


"Mas kok cepat pulangnya, aku kira nanti siang mas baru sampai rumah"


"Kamu mau kemana Fir?" Tanya Yugho


" Ohh...aku..aku...tentu saja aku mau kekampus mas. Memangnya kenapa mas?" Firda menjawab dengan terbata-bata.


"Masuk" perintah Yugho


"Hahh!! A-apa maksudnya mas?aku..aku..mau kuliah loh mas...hari ini aku ada kuis...ah iya benar, ada kuis mas" ujarnya sambil deg-deg-an.


"Mas bilang masuk ya masuk Firda sayang" Yugho menatap Firda dengan tajam. Firda semakin ketakutan.


"Kenapa diam Fir, ayo buka pintunya lagi dan bawakan ke dalam barang-barang kamu itu" ujar Yugho sambil terus menatap ke arah Firda.


Firda membuka kembali pintunya sambil terus berfikir bagaimana cara kabur dari rumah saat ini juga.Lalu dia pun sesekali mencuri pandang melihat ekspresi wajah suaminya.


"Kenapa melihat-lihat terus Fir?apa kamu sedang memikirkan sesuatu?" Tanya Yugho sambil menuntun tangan Firda.


"Aku sedang tidak memikirkan apa-apa tuh mas,apalagi mikirin cara buat kabur. Nggak kok aku nggak kepikiran kaya gitu. Tapi tolong lepaskan tangan aku mas" pintanya.


Yugho segera melepaskan tangan Firda dan mengambil kunci rumahnya. Lalu dia pun segera mengunci gerbang tersebut.


"Mas..aku mau berangkat loh, jangan digembok pintunya. Aku mau kuliah dulu" Firda tidak mau masuk ke dalam rumah, dia tetap bertahan dipintu gerbang.


Yugho tidak menghiraukan Firda. Dia kembali memasukkan barang-barangnya kedalam rumah. Sementara Firda masih mencari celah untuk keluar dari rumah.


Tiba-tiba Yugho mengangkat tubuhnya dan membopongnya.


"Hah..mas turunin aku, aku mau ke kampus, aku ada ujian hari ini mas, pliis turunin mas" pintanya.


"Iya sebentar lagi juga mas turunin kamu Fir" jawab Yugho sambil terus membopong Firda ke dalam kamar mereka.


Yugho membuka kamarnya dengan sikunya dan menutup kembali kamarnya dengan kakinya.


Lalu dia pun meletakkan Firda diranjang.


Dan Yugho langsung menindih tubuh Firda. Namun Firda meronta-ronta terus.


"Kamu kenapa sih sayang, bukannya senang mas pulang ini malah nggak mau disentuh sama sekali" Yugho mulai kesal dengan penolakan istrinya.


"Katakan kenapa kamu menolakku" Yugho memegangi ke dua tangan Firda dan mengecupi wajah Firda.


"Lepasin mas...lepasiiinnn" rengeknya.


"Aku mau ke kampus maasss....ouuww" Firda berteriak saat Yugho menggigit bibirnya.


"Kamu tidak boleh kemana-mana seminggu ini sampai mas mengizinkan kamu keluar.


"Kenapa kamu tidak mau disentuh Fir? Kenapa kamu menghindar terus sayang. Apa kamu tidak tau dari kemaren mas menginginkan kamu, mas merindukan kamu dan ingin cepat-cepat bertemu kamu tetapi begitu ketemu kamu malah seperti ini balasan kamu" wajah kesal terpampang jelas diwajah tampannya.


"Aku tidak mau disentuh sama kamu mas, bukankah sudah ada Firnie yang melayani kamu selama kamu disana? dan kamu pasti selalu bersamanya ya kan? Entah apalagi kelakuan kalian disana. Awalnya cium pipi lalu cium-cium yang lain.Dasar pria toxic." Firda meluapkan kekesalannya dan Yugho semakin bingung.


"Kamu mulai-mulai mencari alasan ya sayang untuk tidak mau melayaniku" lalu Yugho bangkit berdiri dan membuka lemarinya, dia mengambil dasinya. Firda buru-buru bangun dari ranjangnya, tetapi Yugho dengan cepat segera menariknya dan merebahkannya. Dia mengambil kedua tangan Firda dan mengikatnya dengan dasi diranjangnya.


Firda meronta-ronta berusaha melepaskan ikatannya.


"Mas lepasin aku, apa maumu mas? Lepasiiin akuuu" teriaknya.


"Kamu mulai nakal sayang, tidak mau menuruti kemauan mas saatnya mas menghukum kamu sayang" lalu Yugho mendekati Firda kembali, meraih wajahnya dan menciumi bibirnya.Sementara tangan Yugho sibuk mempreteli pakaian yang melekat ditubuh istrinya sambil bermain-main dengan tubuh istrinya. Firda tidak bisa berbuat apa-apa dengan tangan terikat. Dia berusaha untuk tidak bersuara namun gerilya tangan Yugho membuatnya mendesah dan menjerit kenikmatan. Dengan pandangan penuh nafsu Yugho memandang tubuh istrinya yang polos dengan bukit kembarnya yang sangat menantang.


"Maass lepasin aku mas, aku tidak akan kabur lagi mas..aaaeww..ehhmmm" Yugho langsung menutup bibir istrinya dengan bibirnya. Dia menciumi wajah istrinya dan melum*ti bibir kenyal istrinya itu. Yugho semakin mabuk dengan pemandangan yang dibuatnya. Dia menghujami istrinya dengan jilat*n dan cium*n yang sangat panas. Firda terus mengerang saat kedua bukitnnya direm*s -rema*s suaminya. Yugho menciumi dan menenggelamkan wajahnya dibukit indah istrinya. Tangannya sibuk memil*n, dan menarik-narik put*ngnya. Lalu melum*tnya dan sedikit menggigit-gigitnya hingga membuat Firda mengejang. Disaat seperti itu dia semakin meningkatkan kulum*nnya dan menghis*p put*ngnya hingga membuat Firda berteriak dan kemudian langsung lemas.


Melihat istrinya lemas, Yugho segera membuka pakaiannya juga. Dia mendekati istrinya kembali dan menjamah bagian inti istrinya. Dia menelungkupkan wajahnya diintisari istrinya dan sibuk memberikan hadiah ******n dan jilat*n. Firda semakin kegelian, dia menggerak-gerakkan tubuhnya menahan nikmat sambil mengerang-ngerang kenikmat*n. Suaminya tersenyum puas. Dengan tetap menjil*ti inti Firda tangan Yugho bermain-main kembali di gunung kembar istrinya. Dia menci*mi dan mencupangi seluruh tubuh Firda tanpa terkecuali. Paha, dada leher dan juga perut semuanya jadi sasaran Yugho. Puas membuat peta ditubuh istrinya lalu Yugho mensejajarkan tubuhnya dengan Firda dan mereka berciuman dengan sangat dalam. Kini giliran tangan Yugho menjamah inti istrinya. Firda teriak sesaat sambil memejamkan matanya sementara pahanya mulai dibuka dengan perlahan sehingga membuat jari Yugho bermain lebih leluasa. Kedua insan dengan tubuh polos tersebut saling menatap dengan wajah penuh gairah. Wajah Firda sudah teramat sendu dengan memejamkan matanya dia meminta suaminya untuk memasukinya.


"Mas... aku tidak tahan lagi...maas..aahhh" Firda melenguh karena jari-jari Yugho membuatnya merasa kenikmat*n. Yugho kembali berciuman dengan Firda saling melilitk*n lidah, menghis*p dan mengec*p nikmat. Perlahan ciuman Yugho turun ke leher dan bukit kembar istrinya. Lalu turun ke perut dan kembali menciumi inti istrinya. Yugho membuka lebar-lebar pah* istrinya dan secara perlahan dia menyatukan tubuhnya dengan istrinya.


Firda sedikit menjerit namun bibirnya langsung ditutup dengan bibir Yugho. Kedua insan itu terus berpacu dengan sangat panas Firda terus menggoyangkan pinggulnya sehingga membuat Yugho terus mendesah kenikmatan. Lalu Yugho membuka dasi yang mengikat tangan istrinya dan membalikkan posisi istrinya. Sehingga Firda berada diatas tubuhnya. Dengan semangat Firda menari sambil meliukkan tubuhnya dan membuat Yugho menggeram tak tahan. Dia segera memegangi pinggul istrinya dan membalas gerakan istrinya dengan sangat cepat sambil terus mengerang panjang Yugho sudah mancapai klim*ksnya. Dia menarik tubuh istrinya dan memeluknya dengan nafas terengah-engah. Dia menciumi wajah istrinya yang terlihat sangat lelah dan membelai rambutnya.


Dengan mengatur nafas pelan-pelan Yugho berbisik ditelinga istrinya sambil sesekali menjil*ti telinga Firda.


"Mas akan terus menghukummu jika berbuat nakal lagi apalagi sampai kabur dan pulang sendiri seperti kemaren. Katakan kenapa kamu meninggalkan mas sendiri?"


"Aku kesal karena mas ingin mencium Dia didepan aku, mas nggak pikir apa perasaan aku gimana?kesel mas...sakit hati tau" ujar Firda sambil membuang mukanya.


"Sayangg....mas hanya ingin menolong bukan mengambil kesempatan. Buang itu pikiran kotor kamu. Semua yang mas miliki itu hanya untuk kamu termasuk tubuh mas, semua hanya milik kamu.Mas tau batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar sayang" ujarnya dan kembali memeluk Firda dari belakang, karena Firda membelakangi suaminya.


"Alaahh bohong....nggak percaya aku mas. Mas mau aku kasih bukti? ujar Firda menantang.


"Mana buktinya....ayo buktikan sama mas sayang. Mas tidak pernah menyentuh siapapun disana sayang.Pikiran mas hanya tertuju sama kamu bukan seperti pikiran kotor kamu sayang"


Firda bangkit dan mengambil handphonenya lalu menunjukkan sebuah gambar kepada suaminya.


**********


Agak horor dan berantakan adegannya 🤭


Maklum mas Yugho baru sampai rumah dan masih agak lelah😂


Setor segini dulu deh daripada kelamaan nunggu.


Love you gaess🤗😘


kangen mamasku