Miss Rusuh

Miss Rusuh
Bonchap 3



Hari ini genap sudah 8th usia Earlyn, mami dan daddynya sudah menyiapkan pesta yang meriah untuk anak semata wayangnya di hotel H. Semua persiapan telah selesai. Mulai dari gaun pesta, cake, dekorasi semua berbau Frozen.


Bahkan tamu-tamu yang diundang wajib memakai kostum disney. Hari ini Earlyn ingin menjadi Elsa tokoh favorite kartunnya.


"Aku harus memakai baju apa mah?" Celline


"Temanya Disney kak, kakak mau pakai baju apa? Cinderella? Putri Salju?" Tanya mama Firda


"Nggak mau, aku mau pakai baju peterpan saja" jawab Celline.


"Haii sayang..kamu itu cewek, perempuan, anak gadis mama yang paling cantik. Masa iya mau pakai baju peterpan sih? Kalau adikmu yang pakai sih oke-oke saja. Tunjukkan pada dunia kalau mama itu punya anak yang super cantik"


"Males ah mah...aku lebih suka jadi prajurit atau jadi penyihir saja mah" Celline


"Owww....tidak bisa anak mama yang cantik ini akan menjadi Rapunzel titik dan tidak ada bantahan" lalu mama Firda bergegas masuk ke dalam kamar anaknya dan memberikan baju yang sudah disiapkan beberapa hari lalu.


"Semua datang mah?" Tanyanya


"Tentu sayang, pestanya di hotel Ziel sayang. Sudah bisa kebayang betapa kerennya acara itu" Firda membayangkan kemewahan pesta yang akan dihadiri oleh anak-anaknya.


"Pesta yang sangat membosankan" gerutu Celline.


Ihh...heran mama punya anak gadis. Gak suka banget jika diajak ke acara pesta-pesta. Kamu itu cewek atau cowok sih sebetulnya Line?" Tanya mamanya.


"Ceweklah mah...tapi aku gak suka acara pesta. Aku lebih suka mancing ikut papa"


"Sudah-sudah tidak ada batahan. Lihat tuh pangeran mama udah ganteng.Adiknya mah semangat ke acara ulang tahun. Kakaknya malah males-malesan. Ayo cepat pake baju inces mama" Firda memberikan baju Rapunzel dan menata rambut anak gadisnya itu.


"Hihihi...kakak jelek banget mah jadi rapunzel" goda adiknya.


"Diam kamu, kaya cakep aja kamu. Kamu juga jelek" balas Celline.


"Aku mah tampan kata mama sama papa" jawab Kean sambil memainkan mobil-mobilannya.


"Hayooo...mulai ribut lagi, mau mama cubitin kalian satu-satu?"


"Tidak mau" jawab keduanya.


"Pah...ayo kita berangkat, takut macet soalnya"


"Sebentar mah, papa mandi dulu" jawab Yugho


"Ya ampun papa ngapain aja sih daritadi bukannya cepat-cepat mandi" omel Firda.


"Tanya si Kean sana, papa disuruh apa sama dia"


"Mainan aku rusak mah sama kakak jadi aku minta betulin sama papa"


"Ya ampun kalian berdua tuh benar-benar bikin mama mendidih tau nggak?"


"Aku gak tau mah, kalo papa tidak boleh betulin mama harus beliin aku mobil-mobilan yang baru"


"Ya sudah...suruh ayahmu cepat-cepat mandinya"


Akhirnya merekapun tiba diacara ulang tahun Earlyn. Pesta yang sangat meriah dengan bunga-bunga dan balon menghiasi ruangan itu. Earlyn nampak cantik sebagai ratu Elsa begitu pun mami dan papinya yang menggunakan baju cinderella dan pangerannya. Nampak seperti dinegeri dongeng pesta kali ini.semua sudah berkumpul dan menikmati acara demi acara yang disajikan. Ziel memberikan kado lumayan mewah Yaitu sepeda lipat brompton yang didatangkan langsung dari luar negeri. Celline pun memberikan kado yang lumayan mewah yaitu tas keluaran Chanel terbaru. Sepanjang pesta Ziel menjaga ke dua adiknya tetapi terkadang ditarik oleh Earlyn untuk menemaninya dan tentu saja membuat Celline geram.


Ziel selalu diwanti-wanti oleh mommynya agar selalu bisa menjaga perasaan wanita dan selalu menghormati wanita. Maka tidak heran jika Ziel sedari kecil sudah mencuri perhatian para wanita tidak terkecuali teman-temannya. Terkadang mereka salah tanggap dengan kebaikan yang Ziel berikan. Mereka berharap bisa menjadi kekasih Ziel yang tampan dan baik hati itu.


Celline tidak suka Ziel menemani Earlyn maka diam-diam dia meninggalkan pesta itu dan menuju ketaman belakang hotel. Dia lebih suka melihat ikan-ikan berenang dibanding menghadiri pesta itu.


Tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya.


"Jasvier" saat Celline menoleh ke arahnya.


"Ngapain kamu disini? Yuk kita kedalam lagi" ajak Jasvier sambil menarik tangan Celline.


"Gak mau aku lebih suka disini lihat pemandangan dan ikan-ikan itu. Didalam aku seperti berhenti bernafas sesak sekali" Celline


"Ya sudah kalau begitu aku akan menemanimu disini" Jasvier


Mereka pun bermain ditaman belakang bersama.


Ziel memperhatikan sekelilingnya tak tampak Celline dan Jasvier akhirnya dia pamit pada Earlyn untuk keluar sebentar.


Ziel mencari mereka ditaman depan hingga lorong-lorong gedung namun mereka tak nampak. Akhirnya dia mencari ditaman belakang dan menemukan mereka sedang bersama.


"Haii...akhirnya aku menemukanmu" ucapnya pada Celline dan Jasvier.


"Kakak kenapa mencari kami?" Tanya Celline


"Aku tidak merasa perfect tanpa kalian" jawabnya


"Kami lebih suka disini ka, lebih fresh" Celline


"Baiklah jika kamu suka taman maka aku akan mengajakmu ketaman mommyku dirumah oke? Yuk sekarang kita masuk" ajak Ziel.


Celline dan Jasvier saling berpandang-pandangan.


"Ayolah aku akan menyuapimu kue tart nanti" Ziel tahu jika Celline mudah dipancing dan benar saja Celline segera menarik tangan Jasvier dan mereka langsung masuk kedalam ballroom tersebut sementara Ziel mengikuti mereka dari arah belakang.


Pesta sudah berakhir para tamu sebagian besar sudah meninggalkan hotel itu. Para mommy dan daddy masih tampak berkumpul sambil berbincang-bincang santai.


"Boleh aku potong sedikit cake mu Earl?" tanya Ziel


"Kamu sangat cantik hari ini" puji Ziel yang seketika membuat merah wajah Earlyn.


"Kamu juga sangat tampan Ziel" puji Earlyn


"Selalu" jawab Ziel sambil tertawa


Ziel segera memotong cake ultah itu lalu segera menghampiri Celline dan Jasvier.


"Ayo sini aku suapi kalian, aku sudah berjanji kan?" Ziel


Celline langsung mengambil piring itu dari tangan Ziel.


"Tenagaku masih kuat kak dan aku tidak lumpuh, biarkan aku makan sendiri" Celline segera memotong dan menyuap kuenya lalu diapun memberikan potongan kedua untuk Jasvier.


"Anak pintar" puji Ziel.


"Iya dong aku bukan anak manja macam tuan putri mu" Celline


"Maksud kamu?" Tanya Ziel bingung


"Tidak ada maksud apa-apa kakak Ziel" Celline


"Apa kamu kesal karena kakak Ziel menemani Earlyn cell?" Tanya Jasvier bingung.


"Dasar bodoh untuk apa aku kesal?" Tanya Celline


"Ohh...aku kira kamu kesal" Jasvier


"Kita kan bersahabat tidak boleh saling menyakiti" Ziel


"Iya kak Ziel...iya...jangan dengerin Jasvier, dia suka asal kalau ngomong" Celline


"Baiklah kalau ada apa-apa bilang sama aku ya. Aku yang paling besar diantara kalian. Aku harus menjaga kalian juga selain menjaga adik-adikku" Ziel


"Siap kakak tertua" Jasvier


Mereka tidak tahu jika daritadi tingkah mereka diawasi oleh mommy-mommynya.


"Wah....Ziel bakalan jadi paket komplit tuh. Udah ganteng, baik pengertian lagi" Firda


"Aku selalu mewanti-wanti dia agar jangan jadi cowok brengsek. Soalnya dia punya adik perempuan. Cuma kalau Axel suka tebar pesona macam daddynya beda dengan Ziel" Alma


"Hati-hati loe Ziel bikin baper anak perempuan orang" Firda


"Semoga Earlyn gak baper sama Ziel. Repot urusannya nanti hihihi" Mitha


"Aku mah bebas mereka milih siapa saja asal yang benar-benar sayang sama mereka" Alma


"Ziel jangan terlalu baik deh sama cewek. Kasihan anak perempuan orang nantinya"


Firda


"Entahlah...dari SD dia sudah sering menerima surat cinta dari cewek hihihi...aku lihat ditempat sampahnya dan aku baca kadang aku ledekin dia" Alma


"Hahaha....gue bilang apa, jangan terlalu baik ama cewek, anak orang jadi salah pengertian" Firda


"Semoga dia menjadi laki-laki yang baik dan bukan playboy" Alma


"Julukan playboy pasti nyangkut di Axel Al. Adiknya lebih bahaya daripada kakaknya hahaha" Firda


"Itu yang aku takutin. Axel type cowok casanova" Alma.


*********


Semoga saja Ziel tidak akan mematahkan hati para wanita jika sudah dewasa nantinya😌


Ada yang belum kesebut ya? Akbar kembaran Alma.


Akbar sudah menikah dengan sesama artis juga dan hidup bahagia dengan 2 anaknya. Cowok semua anaknya😂



Ketika dewasa mereka kelak.


Ziel (Darielle Abrisham Nathaniel) maaf kemaren salah ketik nama Ziel.



Jasvier (Jasver Hayden Sanjaya)



Celline



Earlyn