
Yugho dan Firda meninggalkan Pub itu. Mereka berjalan kaki menuju hotelnya.
"Pegel kakiku mas"
"Sini mas gendong"
"Gendong belakang aja mas"
Lalu Yugho berjongkok dan Firda langsung nemplok di punggungnya, sementara kakinya melingkar dipinggang Yugho. Akhirnya Yugho menggendong Firda dari belakang.
"Berat nggak mas" tanya Firda.
"Lumayan Fir, anggap saja mas sedang gendong karung beras...hahahaha" Yugho tampak tertawa.
"Apaan sih kamu mas, nyamain aku sama karung beras" Firda nampak gusar dan dia langsung mencubit pipi Yugho.
"Sayang...katakan kenapa kamu tiba-tiba mencariku" tanya Yugho.
"Sudah kukatakan mas, jika kamu macam-macam maka aku akan mengejar kamu. Meski kamu bersembunyi di lubang semut sekalipun. Dasar crocodile, baru diberi kepercayaan sedikit langsung dihianati"
"Sayang...apa yang aku lakukan, mas tidak melakukan apa-apa loh Fir" Yugho membela diri.
"Iya deehhh.. .yang kangen sama pujaan hati, begitu ketemu ditempat dugem langsung disosor. Hmmmm...sosor terus mas, goyang terus mas, tempel terus mas kalau perlu besok ajak ketemu lagi. Udah ah turunin aku mas. Aku bisa jalan sendiri" Firda segera menghentak-hentak kakinya, agar Yugho segera menurunkannya...Namun Yugho segera memegang erat bok*ng Firda dan menarik tangan Firda mengalungkannya di lehernya.
"Darimana kamu tahu kalau mas turun joget bersama Firnie sayang" tanya Yugho penasaran.
"Ka-eke-pe-opo....KEPO" jawab Firda.
"Hmmmm....apa Firnie menelpon kamu sayang?tanya Yugho lagi.
"Nggak tuh, dibisikkin sama angin aku mas. Katanya Firda suamimu yang crocodile lagi asik tuh joget-joget sama mantannya. Pokoknya gitu deh mas" jawab Firda.
"Hemmm...nti sampai hotel langsung hapus nomor Firnie, blokkir nomornya.Tidak penting kamu menyimpan nomor dia karena nanti yang ada dia akan terus mengganggu kamu sayang"
"Enak aja aku disuruh hapus nomor dia. Biar aku gak bisa lihat status dia ya kalau kalian sedang berduaan?" Firda langsung kesal dan memukul lengan suaminya.
"Coba mas lihat handphone kamu sayang"
"Nggak...nanti mas hapus nomor dia. Pokoknya mas nggak bisa buka handphone aku. Dah aku kunci handphone-nya"
"Sayang jangan simpan nomornya, bagaimana jika dia mengganggu kamu nanti?kamu tau kan sifat dia? mas cuma nggak mau ada yang mengganggu hubungan kita"
Firda diam saja, dia sedang menimbang-nimbang saran dari suaminya antara menghapus nomor Firnie atau tidak. Tapi setelah dipikir-pikir lagi akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk menghapus nomor Firnie.
Setelah dua puluh menit berjalan akhirnya mereka tiba didepan kamar hotelnya. Firda langsung turun mengambil kunci dan membuka pintu kamar mereka. Yugho langsung menghempaskan tubuhnya diranjang empuk tersebut.
"Uffft...cape juga gendong karung beras Fir hehehe" Yugho masih saja menggoda istrinya.
"Bangun mas cepetan" Firda menarik lengan Yugho.
"Mau ngapain sayang?" Tanyanya
"Pokoknya cepetan bangun sekarang mas"
Yugho segera bangkit dan berdiri.Firda memberikan bantal dan selimut kepada Yugho.
"Malam ini mas tidur diluar, ambil nih bantal dan selimutnya" Firda menyodorkan bantal dan selimut kepada Yugho.
"Sayang...apa-apaan sih kamu?" Tanyanya.
"Sebagai hukuman karena kalian berkencan dibelakang aku" jawab Firda lalu mendorong tubuh suaminya kepintu arah belakang kolam.
"Sayang aku tidak melakukan seperti yang kamu tuduhkan, bagaimana jika aku tidak mau tidur diluar?tanyanya lagi.
"Baiklah aku yang akan tidur diluar" lalu Firda mengambil bantal dan selimut dari tangan Yugho dan beranjak menuju bangku lebar dekat kolam.
"Sayang, kamu yakin mau tidur didepan kolam?"
"Ya...tentu saja aku yakin mas"
"Apa kamu tidak takut sesuatu gitu?"
"Tidak mas....aku tidak takut apapun" jawabnya percaya diri.
"Sayang hati-hati ya, kalau malam suka keluar sesuatu dari hutan itu"
"Aku nggak takut, mas gak bisa menakutiku" lalu Firda menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebal tersebut.
"Sayang...apa kamu tau leak?"
"Aku tahu, hantu yang berjalan dengan ususnya" jawab Firda.
"Hati-hati sayang, dia suka mengincar gadis-gadis yang suka ngambek lalu akan muncul dihadapannya"
"Nggak takut mas, mendingan aku tidur sama hantu daripada tidur sama crocodile" jawabnya kesal.
"Baiklah selamat tidur sayang. Jika ada angin kencang maka kamu harus hati-hati sayang itu berarti dia berada didekatmu"
"Maasss....stop jangan menakutiku terus"
"Mas tidak menakutimu sayang, hanya memberitahu keberadaannya yang tidak tampak oleh mata orang awam"
"Dasar licik, sukanya menakut-nakuti orang terus huh..."
Tiba-tiba Firda bangun dan mengangkut kembali bantal dan selimutnya langsung masuk ke dalam kamar dan menutup rapat seluruh tubuhnya dengan selimut.
Yugho pun tersenyum puas. Dia merebahkan tubuhnya disamping Firda dan memeluk istrinya yang bergelung didalam selimut.
"Istriku sayang..istriku cantik tapi sayang hobinya ngambek..sudah dong sayang jangan ngembek lagi cintaku...sayangku" Yugho terus menggoda sambil berusaha membuka selimut istrinya.Namun Firda diam saja tidak mau membalas gombalan suaminya.,
"Mas minta maaf sama kamu sayang, mas janji tidak akan macam-macam dibelakang kamu. Kalau yang tadi itu anggap saja mas sedang sial sayang. Sebenarnya mas tidak mau nemenin dia joget cuma mas kesal ditarik-tarik terus sama Firnie, akhirnya mas nemenin dia joget satu lagu sayang, beneran sayang cuma satu lagu kok. Setelah itu mas kembali duduk lagi dan nggak pernah mau diajak joget lagi sama dia Fir" Yugho panjang lebar memberi penjelasan kepada istrinya tujuannya agar Firda tidak marah lagi.
"Hemmmm....kalau kamu diam saja seperti ini, berarti sang garuda akan berada di dalam kandangnya. Kasihan dia tidak bisa terbang kemana-mana malam ini sayang.
Yugho memeluk Firda dengan tampang memelas dan akhirnya dia pun tertidur.
***********
"Aku sungguh kaget melihat Yugho seperti itu Firnie" ujar Nita.
"Aku pun baru melihatnya semarah itu dia karena istrinya diganggu" Firnie
"Tapi ini bukan ide kamu kan Fir untuk membuat istrinya celaka"
"Ya nggaklah Nit, aku baru sampai mana mungkin bisa langsung mengeksekusi dia"
"Oohhh...tapi sepertinya Yugho sangat mencintai istrinya Fir. Aku ragu jika harus memisahkan mereka "
"Kamu itu temanku atau teman dia Nit? jangan menghianatiku" Firda memandang tajam kearah Nita.
"Andi sudah mewanti-wanti aku Fir, agar jangan mengganggu Yugho"
"Lalu Untuk apa kamu memberitahu ku keberadaan mereka disini jika tidak ingin membantuku Nit?"
"Apa yang ingin kamu lakukan Firnie?"
"Tentu saja menghancurkan gadis itu, seperti dia menghancurkan aku, memang kamu pikir apa lagi Nit?"
Nita langsung diam dan tampak berfikir. Sebenarnya dia takut suaminya marah namun dia sudah terlanjur menyetujui membantu Firnie, mau tidak mau dia harus mengikuti kemauan Firnie.
"Tenang Nit, bukan saat ini aku meminta bantuanmu tapi nanti jika mereka sudah kembali ke Jakarta. Saat ini kita biarkan mereka tertawa" Firnie tersenyum licik.
"Aku akan kembali ke kamarku, besok kita akan bersenang-senang menikmati liburan kita" Firnie langsung memeluk Nita dan berpamitan.
"Baiklah sampai bertemu besok Fir" balas Nita
*************
Malam ini sang garuda diam dikandangnya😅😅 sukurin loh mas Yugho, diambek istrimu sampeyan.
Maaf ide lagi kurang berkembang.Kondisi dan waktu sedang tidak pada tempatnya 😫😫
Love you gaesss 🤗