
Sepulangnya dari rumah sakit, Alma maupun Firda berusaha mendekati suami-suami mereka untuk meminta sedikit bantuan. Yugho menjewer Firda karena sudah memintanya untuk melakukan hal-hal yang tidak masuk diakal. Firda menggunakan berbagai macam cara agar suaminya mau membantunya. Namun Yugho tidak mau masuk selangkahpun keranah rumah tangga Jordan. Dengan lemas akhirnya Firda meninggalkan suaminya namun taklama kemudian dia kembali mendekati Yugho
"Mas Yugho aku janji tidak akan meminta hal-hal yang aneh lagi. Ini untuk kali ini saja mas" rengek Firda.
"Sayang....kamu minta apapun akan mas turuti tetapi tidak yang satu ini sayang" ujar Yugho sambil menarik hidung Firda dengan gemas.
"Mas kejam ih sama sahabat aku, kasihan tau dia mas...tambah kurus sekarang Mitha gara-gara suaminya yang kejam itu. Gak nyangka aku mas kalau Jordan bisa setega itu. Pernah loh waktu aku kesana aku mergokin dia sedang menatap Alma. Apa jangan-jangan dia masih cinta sama Alma ya mas?pandangannya itu loh bikin ngeri. Jangan-jangan dia menikah dengan Mitha supaya masih bisa dekat dengan Alma mas?" Firda bertanya dengan sangat heboh.
Dengan gemas Yugho kembali mendekati istrinya dan meletakkan jarinya dibibir istrinya. Seketika Firda menggigitnya. "Aauuww....sayang, kenapa digigit jari mas" Yugho mengusap-usap jarinya yang digigit Firda.
"Habis mas tidak mau bantu aku. Eehh...gimana kalau nanti malam aku kasih kamu jatah sampai pagi mas dengan 1000 gaya aku sanggup loh, mas nggak usah bayar aku, cukup bantu aku saja gimana sayang?" bujuk Firda sambil menyentuh tubuh suaminya dan menggerayanginya.
"Stop sayang...mas tetap tidak mau titik" setelah itu Yugho meninggalkan Firda dan masuk ke dalam kamar putri tercintanya.
"Ihhh....dasar mister kaku, fleksibel dikit napa sih mas" Firda menggerutu dengan sikap suaminya.
Firda masih saja berfikir bagaimana cara mengeluarkan Mitha dari cengkeraman Jordan. Bila hari ini dia gagal, maka besok dia akan memintanya lagi pada suaminya.
Taklama kemudian Alma menelponnya.
"Gimana Fir, berhasil?" tanya Alma.
"Boro-boro....belum berhasil gue menjinakkan hasben gue Al. Elo gimana, bisa nggak goyang daddy?"
"Hihihi...belum juga Fir, hubbie jeles kalau bahas Mas Jordan".
"Terus gimana dong kita Al?kasian Mitha banyak pikiran dia jadi tambah kurus. Cepetan deh loe ajak daddy main, cowel-cowel menaranya gue yakin dia langsung nurut sama elo Al" Firda berusaha membujuk Alma.
"Fir...kalau aku main sama hubbie sekarang, nanti malam baru kelar urusannya. Ziel bagaimana? tiba-tiba Ziel bangun, lagi nanggung-nanggungnya bisa nanti malam aku disuruh ngulang lagi sama hubbie, bisa ambruk aku wkwkwk"jawab Alma
"Tapi aku tetap mencoba kok, ya sudah nanti aku kabarin lagi bye" Lalu Alma menutup telponnya dan mendekati suaminya.
Alma pun berusaha membujuk suaminya agar mau menolong Mitha keluar dari cengkeraman Jordan. Tetapi Daniel tidak mau membantu istri nya. Bisa kacau jika dia membantu Alma, bukan tidak mungkin Jordan akan kembali membayangi rumah tangganya bersama Alma. Dan merebut istrinya dari sisinya. Tidak....Daniel tidak ingin hal itu terjadi. Istrinya adalah segalanya baginya, dia tidak ingin melakukan sesuatu yang pada akhirnya akan berimbas kepada rumah tangganya.
"Sayangku...mintalah yang lain tetapi jangan yang satu itu. Kenapa kamu ngotot ingin memisahkan mereka. Apa kamu ada keinginan untuk menggantikan Mitha?" tanya Daniel dengan tatapan tajam.
Alma kaget mendengarnya pertanyaan suaminya. "Hah...pertanyaan macam apa itu bie?kamu tau aku kan bie, susah payah aku mendapatkanmu masa iya aku mau berpaling darimu. Itu sangat tidak mungkin bie" Alma buru-buru mendekati suaminya sebelum cemburu suaminya semakin besar.
"Sayang aku tidak mau membahas masalah ini, close case okey?cup..cup...cup" Daniel menciumi bibir istrinya dengan penuh nafsu.
Alma nampak kesal karena tidak bisa meminta bantuan suaminya. Dia tidak bisa menggoyahkan prinsip suaminya.Dia tidak mau membalas ciuman suaminya.
Alma hanya bisa cemberut menerima penolakan suaminya, jika istrinya sedang merajuk seperti ini Daniel tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk melahap istrinya sampai habis. Dengan cepat diangkat tubuh istrinya yang putih mulus itu dan segera dibawa masuk kedalam kamarnya. Daniel segera membuka pakaian istrinya dan mulai memainkan jari, bibir dan lidahnya untuk memuaskan istrinya. Alma hanya bisa pasrah menerima kenikmatan yang diberikan suaminya.Dan merekapun berpacu dalam gelombang gairah yang sangat memabukkan. Tubuh Alma begitu nikmat hingga Daniel tidak pernah absent untuk menjamah tubuh mulus istrinya itu.
Setelah puas menikmati tubuh istrinya diam-diam Daniel menyuruh Yugho untuk mamantau Mitha dan Jordan dari jauh serta mencari tau akar permasalahan mereka.
******
Beberapa hari kemudian ayah Jordan menarik seluruh saham dari keluarga Mitha. Perusahaan ayah Mitha berada diujung tanduk bisa dipastikan jika sebentar lagi perusahaannya akan hancur. Papi dan mami Mitha sudah pasrah, keluarga Jordan benar-benar akan mengambil semuanya dari keluarganya. Mitha hanya bisa menangis, dia tidak menyangka bahwa apa yang pernah dilakukannya dulu akan berdampak hari ini.
Dia meminta maaf kepada mami dan papinya. Mereka sudah pasrah dengan nasib perusahaannya dan keluarga sudah siap membawa Mitha pulang kerumah orang tuanya. Namun Jordan menahannya, dia tidak mengizinkan Mitha kembali ke rumah orang tuanya dan dia tidak akan menceraikannya. Jordan tidak mau melihat Mitha bersama Abraham bahagia. Mitha harus membayar mahal semua kebohongannya. Abraham mendekati keluarga Mitha dan dia akan membantunya keluar dari kepailitan. Dia pun segera memanggil pengacara untuk merubah struktur kepengurusan perusahaan. Dia mengangkat Callista Earlene putrinya sebagai komisaris utama di perusahaan ayahnya Mitha.Dan meminta Mitha terjun langsung mengelola perusahaannya. Hal ini dilakukan karena dia masih warga negara asing dan dia belum mau terjun ke dalam dunia bisnis. Dia masih suka bermusik dan menghasilkan uang banyak.
Mitha memohon kepada Jordan agar segera dilepaskan belenggu yang selama ini mengikatnya. Jordan menolaknya dan jika dia tidak ingat Mitha baru saja melahirkan mungkin Jordan sudah menuntaskan hasratnya kepada Mitha sebagai pembalasan dendamnya karena telah menyerahkan kegadisannya kepada orang lain. Karena stress dengan banyaknya masalah di keluarganya akhirnya Mitha jatuh sakit dan harus di opname selama beberapa hari di rumah sakit.
Selain mendapat tugas dari big bossnya dan juga karena didesak terus oleh istrinya, diam-diam Yugho menghubungi ayah Mitha dan berjanji akan membantunya. Dia hanya membantu mencari bukti untuk menekan Jordan. Yugho hanya mencari kesalahan Jordan selanjutnya semua diserahkan kepada ayah Mitha. Ayah Mitha ingin segera memisahkan Mitha setelah mengetahui anaknya diperlakukan dengan tidak baik oleh Jordan . Entahlah siapa yang jahat disini yang jelas keluarga Mitha tidak ingin anaknya menderita lagi.
Yugho memberikan flashcard kepada ayah Mitha untuk menekan Jordan.Itu adalah hasil pantauannya selama beberapa hari.Dan dia berharap dengan bukti itu bisa membantunya.
Ayah Mitha segera pergi kerumah Jordan. Sesampainya disana dia langsung masuk kedalam rumah. Alangkah terkejutnya ayah Mitha melihat pemandangan didepan matanya.
"Jadi begini kelakuan kamu Jordan?istri kamu dirumah sakit tetapi kamu malah asik-asikan berduan dengan wanita itu. Dasar wanita *******" ayah Mitha meluapkan amarahnya melihat Jordan sedang bercumbu rayu diruang tamu dengan istri sirinya itu.
"Ini rumah saya dan saya bebas melakukan yang saya suka, kenapa papa datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu" tanya Jordan sambil mengancingkan kemejanya.
"Jika saya tahu kelakuan busuk kamu, saya tidak sudi menikahkan anak saya dengan kamu Jo" jawab ayah Mitha dengan kecewa.
"Anak anda yang salah terlebih dahulu, tanyakan padanya kenapa dia bisa mengandung anak orang, kenapa bukan anak dari suaminya sendiri" balas Jordan.
"Tetapi kamu yang telah menghancurkan anak saya Jordan. Saya tahu anak saya tidak akan seperti itu jika tidak ada sebabnya" bantah ayah Mitha. " Disini saya juga salah karena telah memaksanya untuk menikah denganmu. Sekarang saya akan mengambil anak saya kembali. Segera ceraikan Mitha karena urusan kita sudah kelar"
Tiba-tiba Jordan tertawa dengan suara nyaring."Hahaha...dia adalah istriku dan aku tidak akan melepaskannya begitu saja.Bukankah kalian yang menikahkan kami?" tanya Jordan
"Dulu aku dengan bangga menikahkan anakku denganmu tetapi ternyata kelakuan kamu tidak lebih seperti sampah Jo aku sungguh-sungguh menyesal dengan perjodohan ini" balas ayah Mitha.
"Sudahlah kamu sudah bangkrut ayah mertua jangan berlagak lagi didepanku" Jordan menatap ayah Mitha dengan sinis.
Ayah Mitha segera mengeluarkan flasdish dan memberikannya kepada Jordan.
"Segera ceraikan Mitha atau video mu aku sebarkan?" ancam ayah Mitha.
Jordan menjadi kaget segera diambilnya flashdisk itu. Betapa kagetnya dia melihat hubungan intimnya bersama Shinta ada yang merekamnya.
"Bangs*t....sial*n...siapa yang berani melakukan ini kepadaku? ini pasti kerjaanmu ayah mertua" Jordan mengangkat kerah baju Ayah Mitha hingga membuat ayah Mitha sedikit susah bernafas.
"Terserah apa katamu Jo, jika kamu ingin selamat dan tidak ingin malu segera ceraikan Mitha. Tetapi jika kamu masih tetap mempertahakan Mitha, semua teman relasi kamu akan melihat videomu yang tidak bermoral itu" ayah Mitha segera berjalan pulang menuju pintu keluar.
"Segera urus surat perceraian kalian" perintah ayah Mitha.
Jordan menahan geram dan dia menghancurkan apapun yang ada didepannya. Dia marah karena ayah Mitha berani menekannya. Dia marah kepada pembuat video itu. Ingin rasanya dia menghancurkan si perekam itu.
"Cepat temukan cctv dikamarku" teriak Jordan kepada para bodyguardnya.
Mereka saling berpandang-pandangan lalu mereka bergerak secepat mungkin sebelum bos mereka mengamuk lagi.
Shinta berusaha menenangkan Jordan namun dia segera menepisnya dan menyuruhnya keluar kamar."Jangan ganggu aku dulu, keluarlah Shin" bisik Jordan sambil menahan amarah.
Melihat keadaan suaminya membuat Shinta bergidik dan buri-buru keluar dari kamar Jordan. Dia segera mencari kamar yang kosong untuk merebahkan tubuhnya.
Jordan memijat-mijat keningnya.Video itu benar-benar menakutkannya. Jika dia ingin selamat dari rasa malu maka dia harus melepaskan Mitha. Ancaman orang tua Mitha benar-benar membuatnya putus asa.
"Aaarrggg" teriaknya lalu Jordan mengacak-ngacak rambutnya kebelakang dan membenturkan keningnya ke meja beberapa kali. Lalu dia mengambil jasnya dan segera berjalan keluar dengan mobil putihnya. Dia ingin menenangkan diri sekalian ingin menghirup udara yang segar.
******
Hehehe....galau juga ya mas, katanya nggak cinta sama Mitha kan? ya sudah nikmatilah pilihanmu mas Jordan.😌Mas Abraham pusing juga ya mas takut Jordan tidak mau melepas Mitha
.