Miss Rusuh

Miss Rusuh
Aku puas Bisa Membuatmu Marah



Andi segera membereskan semua barang-barangnya tanpa terkecuali.


"Di....kenapa dibereskan semua barang-barang kita? Bukankah masih 2 hari lagi jadwal liburan kita? Tanya Nita tidak mengerti.


"Kita harus checkout sekarang Nit. Aku akan pulang bareng Yugho"


"Kenapa kita bareng dia Di ?bukankah dia seharusnya naik pesawat? Aku tidak mengerti jika dia ingin ikut dengan kita. Seharusnya dia bisa bareng Firnie Di naik pesawat? Ujar Nita lagi.


"Yugho tidak akan bisa naik pesawat saat ini sayang. Karena semua identitas dan ATM-nya disita oleh istrinya, mengerti?dan dia hanya diberi uang saku 3jt oleh istrinya" Andi menerangkan kepada Nita sambil tertawa.


"Ya ampun gila juga ya istrinya Yugho. Wah...ini mah parah di. Lagian sih kok bisa Yugho menikah dengan gadis ambyar macam dia. Sudah cocok dengan Firnie, Yugho malah cari gadis yang liar. No comment aku Di.


"Dengar ya Nit....jangan ikut campur urusan mereka, apalagi kamu masih mau menjodohkan mereka.Yugho sudah punya istri titik dan Firnie hanya masa lalu Yugho. Semua tidak akan pernah berubah sampai kapanpun" Andi berbicara tegas kepada istrinya.


"Tapi Ndi, Yugho tidak seratus persen mencintai istrinya. Dia sedang khilaf saja menikahi Firda" Nita masih saja membela Firnie.


"Diam dan jangan banyak bicara. Cepat bereskan semuanya sebentar lagi kita berangkat" Disaat mereka bersitegang tiba-tiba Firnie datang.


"Halo semuanya....kalian mau kemana, kok sudah pada packing barang semua?"Tanya Firnie bingung.


"Kami akan pulang sebentar lagi Fir dan ini semua karena istrinya Yugho" Nita menjelaskan dengan kesal kepada Firnie.


"Kenapa bisa begitu Ndi? Apa Yugho akan menyusul istrinya?"


"Iyalah...mana mungkin Yugho akan meninggalkan istri kesayangannya sendiri" ujar Andi yang berhasil membuat Firnie panas.


"Aku akan ikut kalian juga" Firnie bergegas pergi tanpa permisi dan mulai mempacking barang-barangnya.


"Mas gemes banget sama kamu Fir, berani sekali kamu mempermainkan mas seperti ini. Awas kamu nanti, aku juga akan membuat pelajaran untukmu" Yugho masih saja kesal dengan perbuatan istrinya.


"Aku tidak suka seperti ini,di tinggal sendiri lagi. Kamu memang gadis yang nakal dan nekat Fir" Yugho memandang kembali foto istrinya.


"Aku akan segera menangkapmu mawar hitamku" Yugho tersenyum penuh arti.


Taklama Andi pun datang menemuinya.


" Apa sudah siap semua Go?"tanya nya.


"Sudah...bantu aku bawakan koper-koperku Ndi" pinta Yugho.


Lalu Andi segera membantu Yugho dan menyusun semua barang-barang bawaan mereka.


"Aku ikut kalian" teriak Firnie.


Lalu dia pun memberikan kopernya kepada Yugho untuk di tata juga.


"Sudah rapi semua kita berangkat sekarang. Wait....foto dulu sebelum kita jalan oke....Lalu Nita pun mulai membidik kameranya Firnie bersandar dilengan Yugho sambil membuat tanda piss dan 'klik' foto selfie mereka berempat tampak sangat serasi dua pria tampan dan dua wanita cantik. Bagi yang tidak tahu pasti mengira bahwa mereka adalah dua pasang suami istri yang sedang berlibur.


Akhirnya mereka pun berangkat ke Jakarta.


*******


Pikiran Firda melayang entah kemana. Bayangan foto suaminya sedang mencium Firda mengganggu pikirannya. Dia hanya mengikuti pelajaran saja tapi tak satupun pelajaran yang masuk ke otaknya.


Begitu kuliah selesai Firda langsung pergi ke kantin.


Tiba-tiba rambutnya ditarik oleh Seseorang.


"Aww....siapa sih" begitu dia menengok, Angga langsung tersenyum manis.


"Kemana aja loe, gue telpon gak pernah diangkat, malah diblokir nomor gue" ujar Angga sambil duduk didepan Firda.


"Angga jeleek dari mana saja loe.Nomor loe ilang Ga, nggak ada di gue" jawab Firda sambil membuka hanphone-nya.


"Elo blokir nomor gue Fir, coba loe cek diblokiran"


Firda langsung memeriksa tapi tetap tidak menemukan nama Angga ditempat blokiran.


"Tuhkan nggak ada coba liat nih" Firda langsung memberikan handphone-nya kepada Angga.


"Koq nggak ada nama gue ya, tapi jelas-jelas loe udah blokir nomor gue panjul" jelas Andra lagi.


"Ini nomor gue panjul, kenapa loe namain


Gue 'kera'....wah sialan loe ya nama gue bagus-bagus loe ganti 'kera'.


Firda langsung ketawa ngakak begitu tau kalau kera adalah Angga.


"Gue tau ini kerjaan siapa Ga, pasti mas gue yang ganti nama loe trus diblokir sama dia" ujar Firda sambil terus tertawa.


"Elo sama dia lagi Fir?bukannya loe udah putus dan lagi menenangkan diri di Bandung?tanya Angga.


"Eeh..gue belum cerita apa-apa ya sama elo Ga?"


"Gimana elo mau cerita, kita aja baru ketemu lagi Fir" ujar Angga lagi.


"Oh...iya ya" baru saja Firda mau menceritakan semuanya tetapi terjeda karena ada telpon masuk dari Pak Marcel..


"Firda...keruangan saya sebentar"


"Oh...iya Pak, saya segera kesana. Gue tinggal dulu Ga, si killer manggil gue" Firda pun segera bangkit dan berjalan menuju ruang dosen.


"Woyy...jangan lama-lama gue masih kangen pengen ngobrol sama elo Fir" teriak Angga.


Firda hanya menunjukkan jempol saja sebagai jawabannya.


"Tok...tok..tok...permisi Pak"


"Langsung masuk saja Fir" jawab Pak Marcel.


Firda pun segera masuk ke ruangan Dosen gantengnya itu.


"Duduk" perintahnya.


"Ada apa ya Pak" tanya nya.


"To the point aja ya Fir. Apa benar kamu sudah menikah dengan Yugho" tanya Marcel dengan wajah sedikit kesal.


"Darimana Bapak tahu?" Tanyanya.


"Kamu tidak perlu tanya darimana saya tahu, cukup jawab ya atau tidak" ujar Marcel sambil menatap Firda dengan tajam.


Dengan takut-takut Firda menjawabnya.


"Iya Pak, benar" jawabnya.


"Sial...terlambat lagi aku" gerutunya kesal.


"Kenapa kamu bisa menikah secepat itu Fir? Kenapa kamu tidak menunggu saya?" Dengan tatapan tajam Marcel terus memandang Firda dengan intensif.


"Hmmm...gimana ya, semua terjadi begitu saja Pak. Apa mungkin karena saya mencintainya jadi begitu diajak menikah langsung saya iya kan Pak" jawab Firda sedikit takut.


Marcel langsung memijit-mijit pelipisnya.


"Apa kamu tahu mereka dimana? Tanyanya.


"Mereka siapa Pak?"


"Tentu saja suami kamu Fir" jawab sang dosen gemas.


"Dia masih di Bali Pak" jawabnya.


Marcel segera memperlihatkan foto mereka berempat kepada Firda yang didapatnya dari status Firnie.


"Inikan suamimu?" Ujarnya.


"Hah...iya Pak. Darimana Bapak dapat fotonya?" Seketika panas membara memasuki hati Firda.


"Dari kawan lama" jawabnya.


"Saya permisi dulu pak, terima kasih atas infonya" lalu Firda segera bangkit berdiri dan mohon pamit padanya.


"Kamu mau menemani saya makan diluar?" Tanya Marcel.


"Sekarang Pak? Oke" jawab Firda langsung mengiyakan.


"Tunggu saya diparkiran, ini kunci mobil saya segera masuk ke dalam mobil" Marcel segera memberikan kunci mobilnya kepada Firda. Dan dia pun langsung menuju parkiran mobil.


"Kurang ajar mas Yugho, bukannya nyariin aku malah bahagia tanpa aku" Firda melangkah dengan hati yang membara seandainya suaminya ada didepannya pasti sudah diterkam suaminya itu.


"Aku meninggalkannya supaya dia bisa intropeksi diri bukannya malah membuatnya bersenang-senang tanpa aku. Apa aku salah juga ya meninggalkannya disamping macan betina yang sedang kelaparan?Benar-benar sial dan tak termaafkan perbuatannya. Aku akan membalasmu mas Yugho.


Firda pun langsung menuju parkiran dan menunggu Marcel didalam mobilnya. 15 menit kemudian Marcel pun tiba dan langsung duduk disamping Firda.


"Kita makan di Grand Hyatt ya sekalian saya ada seminar disana"


"Bapak ikut seminar saya tunggu dimana?" Tanyanya.


"Kamu bisa ke Sarinah, Thamcit, Plaza Indonesia atau ke Delta Spa. Terserah kamu" jawab Marcel. Kamu bisa gunakan kartu saya. Marcelpun mengeluarkan Platinum Card-nya dan memberikannya kepada Firda.


"Tidak usah Pak, saya tidak perlu Kartu Kredit karena uang saya masih lebih cari cukup" jawabnya.


"Kamu pegang saja terserah kamu mau gunakan atau tidak"


Lalu Marcelpun melajukan mobilnya menuju Hotel Grand Hyatt untuk menghadiri "Seminar property Indonesia"


Setibanya disana mereka menyempatkan makan siang di Fountain Lounge Grand Hyatt.


Sambil menunggu menu Firda pun mengabadikan moment mereka berdua. Dan langsung mengupload di status WA-nya dan hanya Yugho yang bisa melihatnya. Di hide semua nomor kontaknya.


"Rasain kamu mas...bukan cuma kamu yang bisa foto berdua sambil nempel sama makhluk jadi-jadian itu" Firda nampak puas melihat fotonya bersama sang dosen tampannya.


******


Andi segera memasuki Rest Area untuk beristirahan dan makan siang disana bersama teman-temannya.


Mereka pun makan bersama sambil mengobrol dan tak lupa memesan kopi.


Yugho membuka handphonenya dan bermaksud menelpon istrinya. Alangkah kagetnya saat dia melihat foto Firda bersama Marcel sedang makan siang bersama ditempat yang mewah dengan dikelilingi kaca sehingga nampaklah pemandangan sebuah kota dengan gedung-gedung pancakar langitnya.


Dengan tak sabar Yugho segera menelpon Firda, dan lagi-lagi Firda tidak mau mengangkatnya. Sehingga membuat Yugho panik dan marah.


"Angkat telponnya sekarang juga Firda atau kamu memang benar-benar ingin membuat saya marah" lalu Yugho mengirim voice note tersebut kepada Firda.


Fan Firda pun segera membuka voice note tersebut.


"Yesss....dia mulai murka" Firda tersenyum penuh kemenangan.


Lalu dia pun mengangkat telpon suaminya.


"Katakan kamu ada dimana Fir? cepat pulang kerumah dan tunggu mas pulang. Mas dalam perjalanan pulang dan tinggalkan laki-laki itu segera Firda. ini perintah mas...mengerti kamu?" Yugho langsung meluapkan amarahnya kepada Firda.


"Selow maass.....aku lagi ikut seminar bersama dosenku dan ini bagian dari skripsi ku nanti. Udahlah mas tenang saja toh ada Firnie ini disamping kamu yang selalu nemplok kaya perangko" ujar Firda kalem.


"Apa maksud kamu Fir? mas tidak ada hubungan apapun dengannya. Mas hanya fokus mencari kamu sejak kemaren. Seandainya semua identitas mas tidak kamu ambil, mas sudah menyusul kamu dari pagi tadi dan mas pasti sudah menghukum kamu"


"hehehe...yakin amat sih kamu mas aku mau kembali kepada kamu...tidak semudah itu Fergusoh" Firda terus saja memancing kemarahan suaminya.


"Firda....jangan main-main kamu sama mas...aku bisa melakukan apapun untuk menghukum kamu" Yugho mulai mengancam Firda.


"Catch me mas....jika bisa, karena aku tidak akan mau menemui kamu lagi. Sebaiknya kalian kembali saja bersama aku tidak akan menuntut apa-apa sama kamu mas" Firda merasa puas sudah bisa membuat suaminya marah dan kalang kabut.


"Shitt....jangan gila kamu Fir, kamu adalah istri aku dan jangan pernah berfikir untuk meninggalkan aku, karena sampai ujung duniapun aku akan mengejarmu. Pulang sekarang juga kerumah dan tinggalkan lelaki itu...PULANG SEKARANG " perintah Yugho dengan keras. Dan dia pun langsung menutup handphone-nya.


"Ayo cepat Di kita jalan lagi, biar aku yang bawa mobilnya" wajah marah dan merah masih tercipta diwajah Yugho sehingga membuat Andi bergidik takut melihatnya. Lalu dia pun menyerahkan kunci mobilnya kepada Yugho.


Setelah mengisi bahan bakar Full Yugho langsung tancap gas sekencang mungkin membuat yang lain berteriak-teriak mengingatkan Yugho agar berhati-hati.


"Kak....santai kenapa sih, jangan seperti ini bawa mobilnya, aku takut kak" teriak Firnie.


"Diam atau kamu aku turunkan disini" ancam Yugho.


"Hahh..kamu kenapa sih kak? sabar ya kak Yugho sayang kamu kalau marah sama dia jangan luapin ke aku dong kak. Aku anti membuatmu marah, aku selalu menjagamu dengan baik. Saat kamu bersama dia kamu jadi aneh kak, mudah marah dan mulai liar seperti gadis itu. Nampaknya Firda telah merubahmu menjadi pria yang tidak baik" ujar Firnie.


"Berhenti membicarakan istriku, dia adalah istriku seburuk apapun dia tetap saja aku akan membelanya" ujarnya sambil emosi dan melirik tajam ke arah Firnie.


Firnie yang mendapat sorotan tajam dari Yugho langsung diam dan menunduk.


Andi dan Nita tak bisa berkata apa-apa saat tau Yugho sedang marah besar.


Ya...dia sangat marah saat mengetahui Firda berjalan dengan orang yang dibencinya.


Dia memacu mobilnya seperti orang gila.


***********


Sukurin kamu mas Yugho....panaskan melihat Firda bersama Dosen tampan😂


Makanya jadi lelaki tuh harus tegas. Kamu bisa tegas ke Firda tapi nggak bisa tegas ke Firnie.


Heppy Reading gaess....🤗