Miss Rusuh

Miss Rusuh
Rumah Baru



Yugho sudah memprediksi semuanya dan semuanya benar. Dia hanya menganggap jika saat ini ayahnya hanya sedang marah saja. Semoga suatu hari nanti ayahnya bisa menerima pilihan hatinya.


Akhirnya mobil Yugho berhenti disebuah rumah mininalis 2 lantai. Dia segera turun dari mobilnya dan membuka garasi lalu memarkirkan mobil tersebut di garasi rumahnya dan menutup kembali pintu garasinya.


Dia membukakan pintu untuk Firda lalu menggenggam tangannya.


"Walaupun rumah ini tidak sebesar rumahmu namun ini adalah rumah kita. Tempat kita menghabiskan malam sampai akhir hayat kita. Semoga kamu tidak keberatan tinggal di rumah ini" ucap Yugho penuh harap.


"Aku tidak masalah mas tinggal dimanapun asal bersama kamu mas" lalu Firda mengalungkan tangannya ke leher Yugho.


Mereka berciuman ringan sambil saling memandang. Yugho nampaknya belum puas. Dia mulai menyapu dan mel*m*t kembali bibir Firda. Dengan sangat antusias Firda membalas ******n bibir Yugho dan menggig*tnya perlahan lalu mencapl*k kembali kehangatan bibir Yugho dengan mata terpejam Yugho menikmati kehangatan pag*tan bibir Firda.Yugho semakin memojokkan Firda dan mengul*m habis bibir Firda. Dengan nafas yang masih menderu dia segera mengeksplor keranuman bibir Firda. Tiba-tiba Firda menghentikan aksinya dan mengambil nafas dalam-dalam.


"Kaki aku pegel mas main di garasi sambil berdiri"


"Mas gendong ya kita lanjutkan di atas" ajak Yugho.


"Mas jangan sekarang mainnya nanti saja pas kita bukan madu beneran. Kalo sekarang kita main yang semi-semi aja ya mas gimana?"


"Kalau mas sudah tidak tahan bagaimana?"


"Pertahanan diri mas kan kuat banget aku yakin mas akan kuat"


"Kamu mau menunda bulan madu kita?" Tanya Yugho penuh selidik.


"Nggak lah mas ku sayang, cuma aku mau kita mainnya saat di hotel, di gedung pencakar langit sambil melihat pemandangan di bawahnya dan mas memelukku dari belakang...duh kebayang kan nikmatnya mas" ujar Firda membayangkan adegan yang akan dia lakukan nanti.


"Baikkah kita tunda bulan madu kita sampai besok Fir". Lalu Yugho membuka pintu samping rumahnya dan mengajak Firda masuk ke dalam rumahnya.


"Mas ini rumah kamu? Terus apartemen yang kemaren gimana nasibnya mas?" Tanya Firda


"Mas kontrakkin Fir, tidak mungkin mas diamkan begitu saja nanti kamu malah berfikir mas akan membawa wanita lain ke apartemen mas" Yugho langsung menyalakan lampu rumahnya dan menarik Firda langsung ke ruangan atas.


"Hehehehe....mas koq tau aja sih pikiran aku" Firda menggandeng tangan Yugho sambil mengikuti langkah kaki Yugho. Dan langkah itu berhenti didepan sebuah kamar.


"Kita akan tidur disini mulai malam ini sayang" Yugho mengusap-ngusap punggung jari Firda.


"Ayolah masuk mas, aku capek seharian ini" lalu Firda masuk ke dalam kamar dan langsung menggabrukkan tubuhnya di kasur empuk itu. Lalu dia berguling-guling dikasur mewah tersebut. Setelah puas dengan aksinya lalu dia mengerdipkan mata nakalnya ke arah Yugho dan melambaikan tangannya ke arah Yugho dan menepuk-nepuk kasur empuk itu. Yugho menggelengkan kepalanya lalu membuka seragamnya dan menggantungnya.


"Awww...mas, jangan buka disini celana panjang kamu, nanti aku khilaf" ujar Firda sambil cekikikan.


"Jangan menggoda mas Fir, kalau mas sudah menerjang kamu sudah tidak ada ampun lagi buat kamu" ujar Yugho sambil mengambil kaos oblong lalu memakainya. Dan mengganti celananya dengan celana pendek.


Firda menatap tubuh atletis Yugho tanpa berkedip.


"Ya ampun mas Yugho tubuhnya ideal banget, jadi pengen buru-buru diterjang.


Yugho menatap ekspresi wajah Firda dari cermin.


"Kenapa sayang, sudah tak tahan?bukannya kamu yang minta di undur besok MP kita?"tanya Yugho


"Kita lihat saja mas siapa yang lebih kuat diantara kita" selesai berkata demikian Firda melepas kebayanya dan juga kainnya. Dengan hanya memakai bra dan cd dia bergaya menantang sambil melihat Yugho dan memberinya ciuman dari jauh.


Yugho yang melihat pemandangan indah itu menatap Firda dengan garang. Perlahan dia mendekati Firda tapi dengan cepat Firda menghindar.


"Mas jangan ko*** dulu napa, aku belum siap tau"


"Sudah mas katakan jangan memancing mas, kalau mas sudah terpancing kamu yang repot Fir" Yugho menatap Firda dengan penuh gairah.


Sementara Firda melarikan diri ke pojok ruangan. Melihat Firda yang sudah terpojok lalu Yugho segera menghampirinya.


"Firda ketakutan melihat Yugho, mas aku belum siap teriaknya. Namun Yugho tidak memperdulikannya dia segera mengangkat tubuh Firda Dan menghempaskannya ke ranjang.


"Awww...pelan-pelan mass" teriaknya.


Yugho tidak memperdulikan Firda, dia langsung menindihnya dan mengunci tangannya.Firda meronta-ronta namun semakin meronta Semakin kencang Yugho mencekal tangannya.


Lalu dengan kasar dia mengeluarkan gundukan kenyal di dada Firda dan dengan tak sabar segera melah*pnya.


Yugho memainkan benda tersebut dengan bibirnya. Dia mengitarinya dengan lidahnya. Tak ayal benda lunak yang berwarna ke merahan tersebut dihis*pnya kuat-kuat.


Tangan satu lagi bergerilya memainkan gundukan sebelahnya dengan merem*s-rem*snya. Firda merintih dan mengerang terkadang Yugho menghis*pnya dengan lembut namun sebentar kemudian menariknya dengan gemas. Tubuh Firda bergolak dengan hebat. Mas Yugho benar-benar fokus dengan kegiatan mengul*m, menghis*p, merem*s, dan menjil*t bahkan menar*k dan memil*n put*ng Firda benar-benar menjadi hobi baru mas Yugho.


Setelah puas membuat kacau bra Firda lalu tangannya menjalar menyentuh bagian bawahnya. jari-jari kekar Yugho membuat beberapa pola diatas kain berbentuk segitiga itu. Dengan lembut dia menyusuri dengan jari-jarinya dan menciuminya dari luar. Firda menghempaskan wajah Yugho ke bagian intinya sambil berteriak dan mendesah.


"Maassss....cepat maassshh..ahhh" serunya frustasi.


Namun Yugho membiarkan keadaan Firda dengan rasa frustasinya dia nampak tersenyum penuh kemenangan. Semakin firda frustasi semakin ditingkatkan permainannya. Setelah puas mengeksplor ke dua bagian vit*l tersebut lalu Yugho bangkit dari tubuh Firda dan mememandang tubuh molek Firda dalam keadaan balutan yang kacau.


Yugho nampak puas dan tersenyum mengejek ke arah Firda.


Sementara Firda terus saja memanggilnya.


"Tunggu sampai besok sayang, bukankah kamu ingin kita bermain sambil melihat pemandangan dari atas hotel?" tanyanya.


"Aaahhhhh...curang mas Yugho....curaanggg masss" Firda kesal lalu dia merapikan kembali bra dan cd-nya lalu menutup tubuhnya dengan selimut tebal.


"Maass...sini gak, ayo gantian sekarang, gantiannnn" pekiknya. Yugho tersenyum lalu dia mengambil rokoknya dan pergi keluar menuju balkon rumahnya.


Dia menarik kursi dan mulai menghisap rokoknya,


mengambil ponselnya lalu mengaktifkannya kembali. Puluhan pesan dan telpon dari Firnie langsung masuk beruntun. Dia membuang dengan kasar nafasnya.


"Aku lupa menemuinya tadi dan sangat tidak sopan jika aku menjelaskannya di telpon.


Sebaiknya aku menyelesaikannya sekarang juga. Tiba-tiba Firnie menelponnya dan Yugho langsung menjawabnya.


"Kak, kerumah aku sekarang juga, aku butuh penjelasan darimu. atau aku akan menyusul ke apartemen kamu sekarang juga kak" teriaknya.


"Apa benar kakak sudah menikahi pelac*r kecil itu? jawab kaaakkkk...JAWAB" teriaknya lagi.


"Ya benar, aku sudah menikahinya Fir. Sekarang kamu harus melepaskan aku karena sudah tidak ada lagi yang bisa kamu lakukan sekarang.


"Kamu jahatnya kak..jahaattt....aku dan keluargaku tidak rela dengan semua perlakuanmu. Kamu dan pelac*r itu harus membayar semuanya. Kupastikan kalian akan sengsara nanti" ancamnya.


"Aku benar-benar membencimu kak....benci....benci...akan aku balas pec*n itu kak huhuhu..bukan hanya dia tapi aku juga akan membalas kakaknya" Firnie terus saja menangis dan menjerit histeris lalu dia menutup telponnya".


"Maafkan aku Firnie, seharusnya aku tidak membuatmu menungguku. Seharusnya dari dulu aku menyelesaikan hubungan kita.Semoga kamu segera mendapatkan laki-laki yang baik, yang benar-benar mencintaimu.


Lalu Yugho mematikan rokoknya dan membuangnya di asbak rokoknya. Dia kembali ke dalam kamarnya dan melihat Firda yang sedang tertidur sambil menutup wajahnya dengan bantal.Diambilnya bantal itu lalu diciuminya kembali bibir Firda"..cup...cup...cup" kamu ingin kita melakukannya di hotel yang paling tinggi kan sayang? maka kita akan melakukannya besok.


Tiba-tiba Firda membuka matanya dan Yugho tampak kaget lalu ditariknya Yugho dan Yugho pun jatuh terhemas diatas tubuh Firda.


"Hayooo...mau kemana lagi kamu mas?" ujarnya lalu dia berbalik langsung menindih tubuh Yugho dan duduk di atas perutnya.


"Kita akan melakukannya besok ditempat yang kamu inginkan sayang, sekarang kita istirahat untuk persiapan honeymoon kita besok" tuturnya.


Firda tidak mendengar kata-kata Yugho lalu dia menggesek-gesekkan intinya dengan benda menonjol dibalik celana pendek Yugho.


Yugho tampak memejamkan matanya dan sesekali mendesah.Firda terus saja melakukannya dan setelah semakin keras tonjolan itu Firda berhenti dan bangkit berdiri.


"Fir...firda...sssyangg....kamu mau kemana? tanyanya.


" Aku lapar mas" jawabnya.


Yugho menjadi kesal sendiri. "tanggung Fir, selesaikan dulu tugas kamu" jawabnya.


"katanya besok kita akan melakukannya di hotel yang paling tinggi sambil melihat pemandangan dari atas..hehehehe...sukurin memang enak, tadi aku dibikin tak berdaya sekarang gantian mas yang aku bikin tak berdaya" Firda tersenyum puas melihat wajah kesal Yugho.


Lalu dia membuka tas belanjaannya dan mencari daster tengtop lalu memakainya. Yugho segera bangun dan menarik tubuhnya lalu mendekapnya.


"mas..aku lapar" ucapnya.


"tunggu 5 menit lagi sampai mas melepaskan kamu" jawabnya.


"wkwkwkwk.....mas ada yang berdenyut-denyut di bok*ng aku"


"itu karena ulahmu yang sudah membangunkan garudaku" jawabnya


"hihihihi....geli mass" ujar Firda sambil cekikikan.


"biarkan sampai dia tertidur kembali" jawabYugho


"sumpah aku malah jadi takut mas sekarang"


"aku tidak perduli, aku akan menerjangmu besok"


"bodooo aahh...liat besok mas hihihi"


"siapkan staminamu buat pertempuran kita besok"


"udah ah jangan ngomong terus mas...aku lapar ini mas, besok aku gak berdaya loh" ucapnya.


Yugho mengendorkan pelukannya dan mencium tengkuk Firda lalu dia bangkit berdiri dan menarik tangan Firda mengajaknya pergi ke dapur.


***************


Elo si Fir bilang maunya main di atas hotel yang tinggi jadi gak ada MP kan sekarang😂


Siap-siap besok berhadapan dengan burung garuda ya Fir. Makan yang banyak dan jangan lupa minum vitamin penambah stamina...wkwkwkwkwk


Love you all😘😘