
"Sejak kejadian itu aku tidak bertemu Firnie selama 1 tahun....akhirnya ditahun berikutnya kami bertemu kembali"
Yugho menyesapkan rokoknya kembali.
Dan membuang asap rokoknya kesembarang arah.
Firda masih menyimak cerita Yugho dengan perasaan tak menentu.
"Teruussss....kalian pacaran begitu?"
"Sabar sayang...tunggu cerita mas dulu" ujar Yugho sambil menyelipkan rambut Firda ditelinganya.
"Saat itu umurku baru 12 tahun Fir...mas bahagia bertemu kembali dengan Firnie"
"Akhirnya kami bersama lagi dan sejak itulah mas baru tau kalau yang menarik tangan mas itu ayahnya Firnie....dan dia yang telah menggantikan nyawa mas Fir....sejak mas tau itu semua maka timbul keinginan dalam hati mas untuk melindungi Firnie"
"Kami selalu bersama sejak SD dan SMP, kami terpisah mulai SMA tetapi kami masih tetap bersama"
"Ketika menginjak bangku SMA mas mulai suka dengan wanita lain dan Firnie mengetahuinya, dia marah dan mulai mengusik hubungan kami hingga akhirnya hubungan kami putus".
"Sejak saat itu mas tidak pernah pacaran Fir...mas berusaha untuk mencintai Firnie tapi tidak pernah bisa"
"Firnie seolah menjadi bayangan mas hingga mas lulus SMA"
"Begitu lulus SMA mas mulai menghindari Firnie lalu mengambil kuliah di STIN selama 4 thn..dan selama itu mas tidak bertemu dengan siapapun karena kuliahnya diatas gunung"
"Hah?? Sekolah apa mas diatas gunung?" Tanya Firda penasaran.
"Suatu saat kamu akan tau, tapi bukan sekarang waktunya....bahkan terkadang mas takut jika harus berkeluarga, karena tugas mas bisa saja mengganggu keluarga mas"
"Mas...jangan membuatku takut memang apa sih rahasia mas?jangan-jangan Firnie tau semua tentang mas, iya kan?" Tanya Firda penasaran.
Dengan berat hati Yugho tampak menggangguk.
"Sialll....Firnie tau semua tentang mas, sedangkan aku tidak dikasih tau...sebenarnya yang pacar mas itu aku atau Firnie?" Tanya Firda dengan ketus.
"Dengar Fir mas sudah menggadaikan hidup mas untuk masyarakat...Jika berhasil tidak dipuji, jika gagal dicaci maki, jika hilang tidak dicari, jika mati tidak diakui" ujar Yugho.
"Mas, apa - apaan sih kamu tuh? Membuatku tambah bingung saja, siapa sih kamu sebenarnya?" Aku jadi takut berhubungan dengan kamu.
"Itulah mengapa mas takut menjalin hubungan serius dengan seseorang Fir...karena dia bisa saja kena imbas dari pekerjaan mas" urai Yugho memberi penjelasan.
"Au ah ...bodo, pusing aku mas" ujar Firda cemberut.
Yugho menghampiri Firda dan memeluknya dengan erat dari belakang.
Dia menghembuskan nafasnya ditelinga Firda hingga membuat Firda kegelian.
"Geli maasss ahh" ujarnya.
Yugho menciumi telinga Firda dengan intens.
Dengan cepat Yugho membalikkan tubuh Firda menghadapnya.
Dan Firda nampak pasrah menatap Yugho lalu menutup matanya menikmati permainan Yugho dari balik kaosnya.
Firda mengalungkan tangannya keleher Yugho hingga membuat ciuman mereka semakin panas.
Dengan nafas terputus-putus Yugho melepaskan kenikmatan bibir Firda.
Firda memeluk Yugho dan menyadarkan tubuhnya di dada Yugho.Dengan mata terpejam Yugho memeluk Firda dengan erat.
Lalu Yugho menarik tangan Firda menuju parkiran mobil.
Yugho membukakan pintu untuk Firda dan menyuruhnya masuk.
Lalu mereka masuk kedalam mobil dalam keheningan malam yang hanya diisi oleh suara deburan ombak.
"Fir, jangan pernah tinggalin mas ya" ujar Yugho sambil menciumi punggung tangan Firda.
"Kamu sudah berapa kali pacaran Fir?" Tanya Yugho
"SMP aku dua kali pacaran, SMA aku empat kali pacaran mas hehehe " jawab Firda polos
"Nakal juga ya kamu" ujar Yugho
"Apaan sih mas, namanya juga ABG yaaa masih cinta monyetlah hehehe"
"Alaahhh mas muna banget deh, dari SD sudah pacaran sama Firnie...sudah ngapain saja kamu mas?pasti lebih dari ciuman kan?ngaku ajalah"
"Mas pacaran baru dua kali Fir, eh tiga kali sama kamu.."
"Kamu SMA saja sampai empat kali pacaran belum lagi yang SMP sudah enam kali pacaran recordnya banyakan kamu Fir" ujar Yugho seperti tak terima.
"Aduuh...sakit tau mas"
"Pakai bibir aja cubitnya jangan pakai tangan" ujar Firda.
"SMP aku sudah ciuman sekali mas tapi cuma tempel bibir saja, belum mrngerti cara mel*m*t dan meng*l*m mas hahaha"
"Lepas SMA baru aku tau rasa bibir mas" ujar Firda sambil tetawa.
"Kelas dua SMA aku baru ngerasain ciuman mas.
"Berapa kali kamu ciuman Fir?"
"Seringlah mas...aku gak pernah ngitungin hehehe" ujar Firda.
"Sejauh mana kamu pacaran Fir?"
"Waduh...berat pertanyaannya mas" ujar Firda sambil tersenyum dan garuk-garuk kepala.
"Jawab Fir " ujar Yugho sambil menghadapkan tubuhnya ke arah Firda.
"Jawab ga yaaaa" ujar Firda menggoda Yugho.
"Siapa yang pertama kali menyentuh dada kamu?" Ujar Yugho sambil menyentuh dada Firda.
"Jangan pegang-pegang dada mas...aku gak kuat nanti" jawab Firda polos.
Yugho semakin intensif memainkan dada Firda dan semakin mendekatkan tubuhnya pada Firda.
Perlahan namun pasti tangan Yugho mulai bermain kembali didalam kaos Firda.
Malam semakin larut dan ke dua makhluk tersebut semakin terlena.
Yugho benar-benar menguasai Firda saat itu.
"Jangan mass...ak... akku..masih takut sama mama" dengan susah payah Firda mengeluarkan suaranya.
Akhirnya Yugho menghempaskan wajahnya didada Firda dengan nafas yang memburu.
"Fir, nanggung Fir kita ke hotel saja ya sayang" ujar Yugho dengan frustasi.
Firda menggeleng lemah.
Dia masih lebih takut kepada mamanya.
Dan itu membuat Yugho semakin frustasi.
"Mas, aku bantu kamu ya" tawar Firda.
"Tidak usah Fir, mas pasti hilaf nanti" setelah berkata demikian Yugho menyandarkan tubuhnya dikursi kemudi.
Dia menggeleng-gelengkan kepalanya.
Lalu tubuhnya menghadap firda lagi dan mengaitkan bra Firda yang dilepasnya tadi.
Lalu Yugho mencari kaos Firda yang dibuangnya kesembarang tempat dan memakaikan kembali kaosnya.
"Fir, walaupun mas bukan yang pertama menyentuh kamu tapi setidaknya masih ada yang pertama untuk mas" ujar Yugho sendu.
"Mas, aku makin sayang sama kamu" ujar firda sambil memeluk Yugho.
"Walau rusuh tapi aku masih perawan mas, aku pacaran hanya sampai wilayah sekwilda" ujar Firda berbisik ditelinga Yugho.
Yugho kaget mendengar pengakuan Firda walau terasa sakit hatinya namun dia tetap bangga terhadap Firda karena sudah berani berkata jujur apa adanya.
Dan Yugho semakin tak bisa berpaling dari Firda.
Ya Firda sudah mengikat semuanya bukan hanya tubuhnya namun juga hatinya.
***********
Semoga puas ya genkzz.....kita lanjut lagi besok malam.
Mamas mulai nakal untung saja firda takut sama mama Erlin jadi belum terjadi hal-hal yang diinginkan
Walaupun Firda dan mamas menginginkannya.
Kita jumpa lagi besok malam gaesss
Jangan bully Firda..namanya juga orang lagi jatuh cinta hehehe.
Maaf kalau banyak typo...ngetiknya sampai ngantuk-ngantuk๐ ๐ ๐