Miss Rusuh

Miss Rusuh
Aku Sudah Kembali



Firda bingung apakah dia harus balik ke rumah atau tidak. Andai dia harus balik ke rumah dia belum siap menghadapi suaminya. Jika dia tidak pulang ke rumah maka dia harus tidur di hotel. Karena tidak mungkin juga menginap di rumah orang sampai berhari-hari.


Lenih baik aku sewa apartemen untuk sebulan pikirnya.


"Mas Yugho nyeremin juga ya kalau marah. Daripada dia tambah murka lebih baik aku pulang saja sekarang" lalu Firdapun memesan Gocar dan bermaksud kembali pulang ke rumah Yugho.


"Aku WA Pak Marcel dululah biar dia gak nyariin" Firdapun segera menulis pesan dan langsung mengirimnya.


"Pak.....aku pulang duluan ya, ada sedikit pekerjaan yang harus saya kerjakan.Terima kasih makan siangnya Pak" Firda.


Marcel membuka handphonenya dan langsung membalasnya.


"Tunggu saya 20 menit lagi" balasnya.


"Maaf pak Gocar saya sudah datang, saya tidak bisa menunggu Bapak. Saya duluan ya Pak"


Marcel tidak membalasnya,dia hanya memberikan emoticon 'marah'. Firda hanya tertawa begitu tau Dosennya kesal dengannya.


"Maaf ya Pak saya takut dengan Bapak tapi saya lebih takut lagi jika suami saya marah" Firda berbicara dalam hati.


Taklama gocar-nya datang dan dia pun langsung pulang menuju ke rumahnya.


"Ya ampun gue lupa pamit sama Angga gimana kabar dia sekarang ya, gue telpon ajalah" Firdapun segera menelpon Angga namun tidak diangkatnya. beberapa kali dia mencoba menelponnya tetap sama hasilnya.


"Koq tumben gak diangkat telpon gue, kemana tuh bocah? Apa dia lagi ngambek karena gue tinggal tadi?ya ampun sorry deh Ga, gara-gara kesel sama laki gue, jadi gue lupa sama elo. Besok gue traktir dia deh" Firda berbicara sendiri


Tidak sampai satu jam Firda sudah sampai dirumah Yugho. Dia pun segera masuk menuju kamarnya.


Sambil bersantai dia menyalakan Tv dan mencari chanel drama kesayangannya.


"Kenapa gue gelisah banget ya sekarang. Kok aneh gue makin takut ketemu suami gue. Apa gue kabur lagi yaa?" Lama Firda berfikir antara mau kabur lagi atau tidak besok. Akhirnya dia memutuskan besok akan kabur lagi dari rumah.


"Gue siapin beberapa baju yang akan gue bawa, jadi besok habis subuh gue tinggal berangkat" Firda pun segera memasukkan beberapa baju dan buku ke dalam tas nya sehingga akan memudahkan dia untuk pergi besok.


Tak lama kemudian handphone-nya bergetar, dia pun segera meraihnya dan melihat tampilan di layar kacanya.


"Pak Dosen lagi yang telpon gue, gua angkat deh langsung".


"Iya Pak...maaf saya pulang duluan, saya ada urusan Pak saya kan sudah pamit sama Bapak" Firda


"Kenapa kamu tidak bilang jika kamu tidak mau menunggu saya. Jika begitu saya tidak akan menghadiri seminar itu, kita bisa pergi ketempat lain" Marcel


"Bukan begitu maksud saya pak, beneran deh saya ada urusan sedikit pak, ini saja saya masih sibuk pak" Firda


"Baiklah lain waktu kita bisa pergi ketempat yang kamu suka" Marcel


"Hahh!!...ehhmmm...iya lain waktu pak kita akan pergi lagi. Udah dulu ya pak, saya masih sibuk..bye" Firda


"Oke..saya tunggu kabar dari kamu Fir secepatnya" Marcel


"Iya pak....oh iya, kartu bapak ada di dashboard mobil ya...saya tidak ambil kartu bapak karena saya tidak memerlukannya..bye pak" Firda


"Lain kali saya ajak kamu berbelanja Fir" Marcel


Iya pak terima kasih" lalu Firda pun menutup telponnya.


"Hadeehh.....kacau dah gue jika pak Marcel beneran suka sama gue, bisa ****** gue sama mas Yugho" Firda kemudian mengambil foto suaminya dan menatap foto suaminya dengan balutan baju dinasnya yang tampak gagah dan tampan.


"Kamu nyebelin banget tau gak sih mas....bikin hati aku panas aja, seharusnya kita masih honeymoon di lombok...tapi kamu bikin kacau semuanya. Dasar gak peka sama perasaan istri...jelek dan nyebelin itulah kamu mr. Toxic is my husband" sambil memandang foto suaminya Firda menggerutu lalu mendekap foto suami tercintanya.


Firda tiba-tiba teringat akan Angga lalu dia mencoba kembali menelpon Angga.


"Angga susah banget sih ditelponnya, pasti dia balas dendam nih sama gue. Gue telpon dari siang gak diangkat-angkat sama dia. Ya sudahlah besok aja gue temuin dia di kelasnya"


Lalu Firda melanjutkan menonton acara kesukaannya sambil memakan cemilan kesukaannya.


Taklama handphone-nya pun bergetar lagi, dia kembali meraih benda pipih itu.


"Apalagi sih, siapa lagi yang menelpon malam-malam begini...hah laki gue vcall. Gak mau gue angkat ah" Firda pun buru-buru meriject panggilan Yugho. Beberapa kali Yugho menghubunginya namun selalu diabaikan.


Akhirnya Yugho menelponnya dengan sambungan biasa dan Firda baru mau mengangkatnya.


"Ya ampun mas...satu-satu napa sih nanyanya...aku bingung jawabnya. Aku lagi dihotel nginep disini, memangnya kenapa?" Firda


"Ngapain kamu nginep disana Fir?bukankah mas sudah menyuruh kamu pulang Fir?" Ujar Yugho geram.


"Aku lagi malas pulang kerumah, malas juga melihat kamu mas. Aku tidak mau bertemu kamu dulu mas" Firda


"Apa-apaan sih kamu Fir?kamu masih memperpanjang masalah yang kemaren?" Yugho


"Iyalah...sampai aku lupa baru aku mau bertemu kamu lagi mas, selagi aku masih ingat maka aku tidak mau bertemu kamu mas" Firda


"Ya Tuhaaannnnn Firrrdaaaa" Yugho nampak putus asa tidak tau lagi bagaimana menghadapi istri abegeh-nya itu.


"Cepat terima vcall-an mas....angkat sekarang juga sayang" Yugho


"Nggak mau mas...belum siap aku-nya" Firda


"Memang kamu mau diapain pakai acara belum siap segala?angkat ya sayangku...biar kamu jelas semuanya. Mas tidak ingin menambah masalah diantara kita. Mas janji akan mengulang kembali bulan madu kita. Tapi cepat angkat vcall-an mas sayang" Yugho berusaha meredam kekesalan Firda dan mengalah padanya.


Namun Firda tetap bersikeras tidak mau mengangkat panggilan vcall-an suaminya.


"Besok mas sampai rumah dan kamu harus sudah ada dirumah Fir...mas tidak mau mendengar alasan apapun juga. Mas ingin melihat kamu dan memastikan kamu baik-baik saja" Yugho.


"Kita lihat saja nanti mas, kalau aku tidak berubah pikiran. Sudah malam aku mau bobo dulu, besok mau berenang sekalian cuci mata liat bang bule ganteng. Bye mas" ...klik.. handphone pun langsung ditutup oleh Firda.


"Firdaaaa.... jangan macam-macam kamu dibelakang mas. Sumpah...gue bingung ngadepin istri keras kepala model Firda" Yugho mengatupkan kedua tangannya dan menutup mukanya.


"Jatuh cinta berjuta rasanya ya pusing...ya kangen...ya kesel....tapi tidak bisa marah, semua jadi satu. apalagi menghadapi cewek spesial seperti Firda Go, siap-siap hati loe turun naik....hahaha" Andi puas mentertawakan temannya.


"Kak....dalam mencintai seharusnya ada kenyaman. Aku lihat kakak tidak nyaman bersama Firda" Firnie berusaha memancing, ingin tahu perasaan Yugho terhadap istrinya.


"Diamlah Fir, ini semua gara-gara kalian. Andai aku tidak bertemu kalian seharusnya aku sudah membawa istriku ke Lombok, dan melanjutkan honeymoon kami" ujar Yugho sambil memejamkan matanya.


********


"Gue harus cepat tidur biar besok bangun gak kesiangan. Gue harus bisa menghindari mas Yugho besok" lalu Firda mematikan lampu kamar dan tv. Dia pun beranjak tidur dengan harapan besok bisa bangun sepagi mungkin agar tidak bertemu dengan suaminya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi alarm yang dipasang Firda pun mulai menyapa sang empunya.


Dia mengambil handphonenya dan menonaktifkan alarmnya.


"Hoaamm....masih ngantuk lagipula masih pagi ini, santai dulu lah aku bobo sepuluh menit lagi juga lumayan" akhirnya Firda meneruskan tidurnya kembali. Jam 8 dia baru bangun dan langsung kalang kabut.Buru-buru dia lari ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


"Sial...mau tidur sepuluh menit kenapa jadi dua jam sih" gerutunya sambil membasuh tubuhnya.


"Semoga mas Yugho kejebak macet yang panjang" doanya.


selesai mandi Firda langsung berpakaian dan mulai berdandan. Selesai memoles lipstik di bibirnya tiba-tiba bunyi klakson mobil didepan rumah.


"Aduuhh....mati dah gue, mas Yugho udah pulang. Gimana ini gue mau ngumpet..sialan...sialaannn dah gue" Firda melongok dari jendela kamarnya namun tak ada mobil yang berhenti di depan rumahnya "Ahhh...syukurlah cuma mobil lewat" Firda pun merasa lega.


"Gue harus buru-buru ke kampus sebelum mas Yugho nangkep gue" Firda langsung menyambar tas nya dan bergegas turun ke bawah. Dengan pelan- pelan dan sambil mengendap-endap Firda keluar rumah. Lalu dia menutup gerbangnya.


"Aahhh.....amaannn, cuzz ah berangkat ke kampus pagi- pagi sekalian sarapan diluar sambil menatap cowok-cowok ganteng hehehe." Selesai mengunci pintu gerbang Firda berbalik arah dan alangkah terkejutnya dia, suami gagahnya sedang menatapnya sambil berkacak pinggang.


Seketika tubuh Firda langsung lemas.


"Mamp*s dah gue...kan ketahuan laki gue. Tuhan kenapa gak siang aja sih mas Yugho pulangnya.๐Ÿฅด


**********


hayo luh Firda... mr.toxic sudah kembali. rasain loh bentar lagi dihukum๐Ÿ˜‚ makanya kalau bangun tuh pagi jangan kebiasaan bangun siang๐Ÿ˜‚


Maaf gaes telat up-nya....selalu sibuk di RL๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Semoga kalian masih mau membacanya ya.


Love u all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜