
Liyana dan kagami yang langsung beristirahat dibawah pohon yang begitu besar untuk sementara sambil menunggu haoxen dan Tenebris kembali untuk memberikan informasi.
"Apa disini aman kagami?" Liyana yang masih ragu.
"Hm kalau kau masih ragu aku akan coba untuk membuat pelindung dimensi saja deh disini agar aman" kagami yang langsung mengambil keputusan.
"Kau memang mengerti hehe" liyana yang begitu senang melihat kagami mengerti.
"Terserah kau saja" kagami langsung membuat pelindung dimensi 2 lapisan untuk melindunginya.
Lalu kagami yang sudah selesai memasang di berbagai arah membuat pelindung ruang dimensi lalu liyana dan kagami langsung beristirahat.
Selama istirahat sudah melawati 1 jam belum melihat dari luar pelindung dimensi tidak melihat Hoaxen dan Tenebris kembali liyana dan vortex merasa sedikit khawatir tentang keadaan mereka berdua.
"Kira kira apa yang terjadi kenapa hoaxen dan Tenebris belum kembali aku sedikit khawatir" liyana yang tidak bisa tenang karena hatinya gelisah.
"Benar tuan, saya merasakan sesuatu telah terjadi kepada kakak pertama dan kedua bisakah kita kesana untuk memeriksa?" Vortex yang langsung muncul di hadapan kagami.
"Hm iya juga dan baiklah sekarang mulai mencari keberadaan hoaxen dan Tenebris" kagami yang langsung menghancurkan pelindung dimensi.
"Baiklah aku sudah siap" liyana yang langsung bersemangat.
"Cobalah jaga dirimu sendiri dan kita akan berpencar mencari hoaxen dan Tenebris" kagami yang memberikan perintah kepada liyana.
"Aku bersama siapa?" Liyana yang bingung.
"Bersama Vortex sekaligus menjagamu dan jangan khawatir tentangku karena aku akan pergi mencari sendiri" kagami yang langsung memberitahukan keputusannya.
"Baiklah jaga dirimu juga sampai jumpa nanti" liyana dan vortex yang langsung pergi menghilang pergi ke arah timur.
"Akan aku usahakan" kagami langsung pergi menyusuri arah selatan.
Kagami yang berpisah dengan liyana dan vortex untuk pergi mencari hoaxen dan Tenebris yang tidak kembali selama 1 jam.
****** Kagami POV *****
Kagami yang terus menyusuri ke arah selatan melihat banyak sekali pohon yang hancur akibat pertarungan dan juga daratan yang hancur.
"Apa yang sebenarnya telah terjadi?" Kagami yang terkejut dengan kondisi hutan yang hancur.
Lalu kagami mencoba mendekati tempat yang sudah hancur lalu melihat Hoaxen dengan wujud humanoid serigala penuh dengan luka yang sangat fatal.
"Hoaxen! Sadarlah!, Katakan apa yang sebenarnya terjadi?" Kagami yang langsung mencoba menyadarkan Hoaxen yang pingsan.
"Ugh ma-af saya tuan aku lemah tidak bisa kembali dengan aman dan Tolong selamatkan kakak kedua sedang di kejar oleh beberapa iblis karena menyelamatkan seorang anak iblis yang di siksa mengarah ke arah timur" hoaxen yang mengatakan dengan jujur.
"Baiklah istirahat saja di dalam dimensiku untuk memulihkan kondisimu dan sisanya serahkan padaku lalu liyana tolong bertahanlah" kagami yang langsung memasukkan hoaxen ke dalam dimensi kegelapan / (World Of Darkness).
Kagami setelah selesai memasukan hoaxen lalu melesat pergi ke arah utara menuju tempat liyana tapi saat kagami pergi lalu datang berapa iblis kuat menghalanginya.
"Hrg jangan menghalangi jalanku" kagami yang kesal di hadapkan dengan iblis kuat.
"Sepertinya kau pasti tuan dari serigala sebelumnya ya? dan juga kau terlihat kuat di bandingkan dengan serigala lemah itu" suara iblis yang meremehkan kagami.
"KAU AKAN KUBUNUH DENGAN CARA MENYAKITKAN!!" Kagami yang energi membunuhnya meluap keluar dari tubuhnya.
'THUNDER EKSPLOSION!' Kagami yang membuat ledakan petir dengan cukup kuat hingga daratan hancur.
"Ckckck kekuatan lemah ingin mengalahkan kami bertujuh itu tidak mungkin" iblis terhindar dari serangan mematikan kagami dengan Berier 4 lapisan.
"Biarku bantu tuan dan serang bersama sama" agares yang langsung muncul di hadapan kagami.
"Hahhhh baiklah" kagami yang mulai membuang nafas panjang sambil menarik pedang Guardians dari sarung pedang yang berada di pinggangnya.
Lalu kagami dan agares langsung melesat menyerang dengan melakukan kombinasi serangan secara beruntun dengan begitu cepat untuk mengecoh konsentrasi semua iblis dengan mudah.
'Darkness Creation : Thousand Shadow Slash!' kagami yang langsung memberikan tebasan kegelapan dengan begitu cepat menuju 7 iblis.
'Dark Fire : Destructive Fire Fist!' iblis yang membuat pukulan api ke arah manapun untuk membuat kagami keluar.
BAM! BAM! BAM!
"Hahaha keluar kalau tidak akan aku bakar semuanya hingga lenyap" iblis yang langsung memukul segala arah hingga hutan terbakar.
Lalu pukulan itu tanpa sadar kagami terkena pukulan karena lengah terlalu fokus menyerang membuat kagami terlempar jauh sekaligus luka yang lumayan fatal sekali di tubuhnya.
"Uhuk sial aku lengah" kagami yang mendarat di beberapa pohon yang hancur.
Lalu kagami melesat lagi untuk membantu agares yang masih bertarung disana dan kagami sengaja tidak menggunakan energi Kegelapan penuhnya karena untuk simpanan tenaga terakhir.
"Agares minggir dari sana!" Kagami yang tidak ingin agares ikut lenyap.
Lalu agares yang mendengarnya lalu pergi menghilang dari sana dan kagami bersiap untuk memberikan serangan balasan.
'THUNDERBOLT : DESTRUCTION!' Lalu kagami langsung menghantam 7 iblis kilatan petir hitam ke daratan.
"ARGH GRAA AKU TIDAK AKAN MATI!" 2 iblis mencoba menahan serangan milik kagami sebelum menghantam tanah.
"Agares sekarang giliranmu cepat!" Kagami yang berusaha menekan sihirnya agar menghantam tanah.
Agares yang langsung langsung menebas 2 iblis badannya menjadi 2 bagian hingga benar benar mati setelah itu menghindar dari sana dan tinggal tersisa 5 iblis lagi.
BAM! JDUAR!
"Tuan mereka tersisa 5 lagi" agares yang langsung muncul di sebelah kagami.
"Hahhh masih banyak ternyata dan sekarang kemana mereka?" Kagami yang tidak melihat 5 iblis yang tersisa.
"Tadi saya melihat ada 3 iblis pergi ke arah utara untuk mengejar teman sepertinya dan 2 lagi sepertinya sedang bersembunyi" agares yang memberitahukan informasi kepada kagami.
"Bagus yang tersisa hanya 2 akan aku selesaikan dengan mudah dan setelah itu pergi mencari liyana sekaligus yang lainnya" kagami yang sangat ingin cepat selesai karena firasatnya mengatakan akan terjadi hal buruk.
"Beri waktu 30 detik agares dan buatlah 2 iblis itu sibuk denganmu" kagami yang membutuhkan waktu.
"Baiklah tuan akan saya laksanakan" agares lalu pergi mengganggu 2 iblis tersisa untuk mengulur waktu.
Lalu agares yang mengurus 2 iblis sedangkan kagami mencoba mengumpulkan energi petir hitam.
Agares yang langsung langsung menebas beberapa kali di bagian kaki 2 iblis dengan cepat agar tidak bisa bergerak.
"Aarrgghh sial" iblis yang kesal kakinya berdarah mendapatkan luka fatal.
'Blood Crusher Slash!' iblis yang mencoba menyerang agares tapi agares sekejap menghilang.
Agares yang langsung muncul kembali di atas langit dengan langit yang sudah berubah hitam dan gelap.
'Lightning Creation : Falling Thunder!' kagami yang selesai mengumpulkan energi petir hitam lalu kagami langsung menghantamkannya ke daratan menuju 2 iblis berada.
BAM! DUAR!
"Hahhh apa mereka berdua sudah mati?" Kagami yang sedikit kelelahan.
"Sudah tuan dan juga 2 iblis itu sudah lenyap dengan serangan terakhir tuan" agares yang sudah tidak merasakan tanda tanda kehidupan 2 iblis sebelumnya.
"Baiklah sekarang kita pergi ke arah utara dan juga untuk menyelamatkan yang lainnya" kagami yang langsung pergi menuju arah utara.
"Tapi tuan keadaan anda tidak bagus dengan kondisi tubuh anda penuh luka" agares yang sedikit khawatir.
"Itu gampang lagi pula lukanya tidak terlalu fatal" kagami yang berterus terang.
Lalu agares langsung menghilang menjadi butiran kegelapan masuk kembali menuju tubuh kagami sekaligus menyembuhkan lukanya.