Fight In The Trash Game

Fight In The Trash Game
44. Pertarungan Mengguncang Dunia



Kagami bersiap menyerang kepada lucifer yang sedang kaget dengan peningkatan kekuatannya sangat tinggi melebihinya dan Lucifer hanya tersenyum bisa bersenang senang sekaligus sedikit ketakutan karena kekuatan kagami melebihi dirinya.


"Baiklah akan aku akhiri sekarang juga dengan cepat" kagami langsung melakukan kuda kuda bertarung lagi.


"Haha coba saja" lucifer yang tertawa terbahak bahak.


Kagami menyerang dengan kecepatan yang sulit di tebak hingga lucifer yang terkecoh dan lengah dengan berbagai tebasan kagami buat lalu lucifer yang kesal menebak kagami di mana langsung memancarkan serangan selanjutnya.


"Wrath Of Avenger!" Lucifer yang berubah wujud menjadi lebih menakutkan menyebab ledakan sekitar yang cukup kuat hingga kagami terkena dampaknya hingga tangan kirinya terbakar.


"Urgh sakit" kagami yang meringis kesakitan di atas langit sambil terbang lalu melindungi tangannya dengan energi kegelapan.


"Teknik terlarang pertama : Demonic Cruiser Sky Blade" kagami menyerang dengan satu tangannya lalu menebas hingga berhasil memutuskan tangan Lucifer.


"URGH SI*L*N KAU HARUS MATI SEKARANG" Lucifer yang marah lalu menyerang balik kepada kagami.


Kagami yang menghindarinya semua serangan dari lucifer dan kagami yang energinya hampir habis lalu mengubah senjata Lexalicus ke bentuk semula lalu mempercepat pemulihan tangannya sebelah kirinya.


"KEGELAPAN BERIKAN KEKUATAN UNTUK MENGALAHKANNYA SEKALIGUS MENGHUKUMNYA!" Riziel yang berbicara kepada langit.


Lalu langit berubah menjadi warna hitam dengan ada energi petir hitam yang sangat kuat lalu menyambar kepada kagami lalu semua energi terkumpul di dalam tubuh kagami yang hampir tidak bisa menahannya atau hampir meledak.


"AARRRGGHH THUNDER STROKE" kagami langsung membuat sihir ledakan dari energi yang baru di peroleh agar tidak meledak energi di dalam tubuh kagami.


"HAHH GREED BARIER" lucifer yang membuat pelindung dari dosa Greed.


Terjadilah tabrakan energi yang tidak mau saling kalah sehingga energi listrik yang mulai terlihat di atas langit sangat besar.


KRAKTRAK! PRANK!


Pelindung lucifer hancur mengakibatkan ledakan cukup besar hingga hutan di sekitarnya ikut hancur oleh serangan mematikan kagami sendiri.


Lucifer yang masih hidup dengan tubuh yang hampir hancur menjadi debu lalu kagami dan lucifer terjatuh dari ketinggian menuju hutan yang hancur.


"Berhenti kau tidak boleh menyerangnya lagi" perintah seseorang kepada kagami seperti seorang malaikat.


******Rekan lainnya POV******


Mikhaile dan rekan lainnya berada melihat langit yang berubah menjadi gelap mengakibatkan semua rekan kagami yang tersisa sehingga terkejut dengan sekumpulan energi yang sangat dahsyat.


Liyana yang melihat kondisi di sana sangat takut dan khawatir lalu pergi ke arah kagami di ikuti oleh Mikhaile tetapi saat di perjalanan di tahan oleh 4 iblis kuat yang di perintahkan oleh lucifer sebelum bertarung.


"Siapa kalian!?" Liyana yang bertanya ke 4 iblis yang menahannya.


"Kami siapa? Kalian tidak perlu lalu kami hanya di perintahkan untuk membunuh kalian semua" iblis itu berbicara kepada liyana dan Mikhaile.


"Ah Tenebris dimana kagami?" liyana yang melihat Tenebris langsung bertanya tentang kagami.


"Tuan masih sedang bertarung dan saya di kirim ke sini untuk membantu" Tenebris langsung berbicara dan berubah wujud menjadi seekor manusia dengan wujud setengah naga.


"Blood Stringer : Rapid Shot" liyana langsung membuat cambuk darah lalu langsung menyerang salah satu iblis di belakang Tenebris dan menyimpan senjata Bloody Sfraksor.


"Urgh aku lengah dan luka ini sangat menyakitkan sekali" iblis itu yang meringis kesakitan sebentar.


Dan pada saat itu juga Tenebris langsung menyerang juga mendadak menyerang balik memukul iblis di bagian perutnya hingga robek akibat pukulan Tenebris.


"Unfair Contract!" Tenebris menyerang lagi karena melindungi liyana dan Mikhaile yang jadi sasarannya.


"Water Dance Sky" iblis itu menyerang balik kepada tenebris.


"Ice Drive!" Liyana langsung membekukan serangan iblis yang ingin menyerang Tenebris sekaligus menghancurkan iblis yang sengaja ikut di bekukan.


"B*NGS*T KALIAN BERANINYA MEMBUNUH" iblis itu mengeluarkan aura kekuatan yang membuat liyana terdorong sedikit demi sedikit.


"Fire Blood : Explosion Flare!" Liyana langsung melemparkan api darah kepada iblis yang marah lalu meledakkan tubuh iblis itu sampai hancur.


"AHH MATI SAJA KALIAN" 2 iblis yang tersisa ikut marah lalu menyerang langsung kepada liyana, Mikhaile dan Tenebris.


"Absolute Luna Blade!" Seseorang yang membantu menyerang lalu berhasil membunuh 2 iblis.


"Apakah kalian baik baik saja?" Tanya orang misterius itu kepada liyana, Mikhaile dan Tenebris.


"A-apakah itu kau Gabriel?" Mikhaile yang mengenali wajah seorang malaikat itu.


"Ya ada apa dan Mikhaile ternyata kau masih hidup syukurlah" Gabriel yang sangat senang bertemu dengan teman lamanya yang menghilang.


"Bagaimana kau bisa hidup kembali?" Mikhaile yang sangat senang bisa bertemu kembali sekaligus bertanya tentang kejadian dulu.


"Ceritanya panjang nanti aku jelaskan" Gabriel berbicara kepada Mikhaile.


"Maaf tadi kau baru dari arah selatan apakah melihat laki laki yang bertarung sebelumnya?" Liyana yang bertanya kepada Gabriel.


"Ahh ada dia sekarang di bawa pergi oleh malaikat lain ke kastil malaikat untuk perawatan luka di tubuhnya yang lumayan fatal" Gabriel yang berbicara kepada liyana yang terkejut.


"Bisakah membawa kami kesana bersama yang lain?" Tanya liyana kepada Gabriel.


"Adanya saya di sini untuk mengantar kalian kesana juga dan cukup ikutiku saja" Gabriel yang mengajak sisa rekan kagami.


Tenebris pun langsung berubah sujud menjadi seekor naga sesungguhnya lalu membawa liyana dan Mikhaile pergi menuju kastil malaikat sedangkan hoaxen dan juga vortex sedang beristirahat di dalam dunia buatan liyana.