
Kagami yang memperhatikan pertarungan liyana melalui para bayangan hewannya sangat terkejut sekaligus senang melihat liyana mampu mengalahkan seekor minotaur meskipun sedikit dengan luka di kaki yang sekarang sudah sembuh.
Lalu kagami memfokuskan diri untuk bertarung dengan bos yang lebih kuat di bandingkan liyana sebelumnya.
Kagami langsung menyerang ke bagian badan minotaur langsung dengan di untuk menembus pertahanan pelindung minotaur yang sangat keras dan lebih kuat.
Lalu kagami langsung melapisi pedang Guardians dengan energi api hitam dan melemparkannya ke bagian tengah badan minotaur itu dan berhasil menembus pelindungnya dan api di dalam pedang Guardians pun langsung menyebar membakar armornya hingga meleleh.
"ARGH GGRROAARRGGHH HRRGGH" Minotaur itu sangat kesakitan sekaligus kepanasan oleh api hitam yang menyebar di tubuhnya sehingga tanpa di sadar minotaur itu memanggil bala bantuan segerombolan minotaur kecil yang menabrak kagami.
"ARGH DASAR PECUNDANG!" Kagami yang terlempar ke luar hutan sehingga terlihat oleh banyak penjaga dan petualang.
"Dark Shadow : Doppelganger" kagami langsung membuat bayangan dirinya.
"Ahh akhirnya aku bebas dan untuk apa aku disini?" Bayangan kagami bertanya.
"Cih ya bantu mengalahkan para monster dan jangan coba coba menyerangku" kagami berbicara lalu mengambil senjata Lexalicus.
"Heh kau butuh bantuan aku tidak akan menyerangmu seperti itu lalu ingat aku menyukai pertarungan 1 vs 1 saja denganmu bagaimana jika sesudah ini kita bertarung berdua?" Bayangan kagami bertanya kepada kagami sambil menarik pedang tipe bayangan Lexalicus.
"Nanti akan aku beritahukan saja sekarang cepat bantu yang lain" kagami berbicara lalu pergi menyerang.
"Bentuk ketiga : Pandarus Spengler!" Kagami dan bayangannya langsung melakukan perubahan bersama.
"Cih kau mengikuti saja" kagami yang kesal.
"Kau bodoh!" Bayangan kagami kesal.
****
"Energi yang sangat kuat muncul dari langit komandan 2 orang" penjaga memberitahukan kepada komandan.
"Heh kagami membuat kejutan selalu" liyana yang tersenyum melihat perjuangan kagami.
"Apakah 2 orang itu dia?" Shiron yang sangat tidak percaya.
"Ya dia membuat bayangan dirinya sendiri" liyana yang memberitahukan kepada shiron.
*****
"Baiklah saatnya beraksi" kagami dam bayangannya langsung melesat menyerang Monster yang berbeda.
Kagami langsung mendekati bos tersebut untuk mengambil lagi pedang Guardians di badannya yang menancap.
"HRGH HAHH!" Kagami yang menarik sekuat tenaga karena sangat keras sedangkan bosnya sedang pingsan kehabisan darah.
Setelah itu akhirnya pedang pun terlepas juga dan bos dari para monster pun terbangun dan langsung marah lalu kagami merasakan energinya menurun drastis lalu kagami memakai wujud 'Darkness Risestion + pil petir hitam' lalu langit mejadi gelap.
Petir pun langsung menyambar kagami dengan 1x sambar dengan energi yang banyak terkumpul.
"HHRRGGHH ARGH" kagami yang merasakan kesakitan ke 2x dan monster di bawah kagami habis mati menjadi abu sedangkan bosnya menjauhi kagami.
"Hahhh ternyata kau punya insting yang bagus" kagami yang terbang di atas langit sambil memegang 2 pedang.
"Lightning zab!" Kagami masih diam dan petir menyambar ke arah para bos.
"Teknik terlarang pertama : Demonic Cruiser Sky Blade!" Kagami yang langsung menebas dengan sekuat tenaga sehingga sehingga bertabrakan energi antara kagami dan senjata kapak besar seekor minotaur.
"GGRRAA GGRRHH" Minotaur itu menahan serangan kagami sekuat tenaga.
Kagami juga tidak ingin kalah sehingga bentrokan kekuatan besar bertabrakan hingga berakibat shockwave di sekitar dan juga barier pelindung juga hancur.
KRAK-TRAK! BAM! (Suara ledakan sangat besar)
Kagami akhirnya berhasil dan membelah tubuh minotaur menjadi 2 sehingga hutan hancur dan tumbang begitu luas.
"Hah hah hah sangat menyenangkan juga bertarung habis habisan" kagami yang terbang kembali lalu semua bayangan hewan berubah menjadi energi.
Bayangan hewan semuanya menghilang dan berubah menjadi sekumpulan energi kembali menuju kagami untuk mengembalikan energinya kembali terkecuali bayangan dirinya sendiri lalu kagami menyimpan pedang Guardians dan mengubah ke bentuk semula senjata Lexalicus di pinggangnya juga.
"Semuanya sudah selesai dan sisanya akan aku tunggu pertarungan kita dan jangan lama aku bosan" bayangan dirinya yang berbicara kepada kagami.
"Baiklah janji" kagami yang memberikan jotos janjinya kepada bayangannya sendiri lalu bayangannya mengerti dan berjanji dan berubah menjadi energi yang sangat kuat.
Semua orang yang melihat kejadian yang di lakukan oleh kagami sangat terkejut dan kagum dengan sikapnya yang ingin melindunginya.
"Hahhhh aku tidak pernah sesenang ini" kagami menarik nafas panjang dan melesat dengan kecepatan cahaya kembali menuju liyana untuk melihat kondisinya.
Kagami pun sampai di dalam kota melihat liyana dan petualang lainnya sangat terkejut mereka semua memperhatikan kagami tubuhnya penuh darah monster.
"Kagami akhirnya kau kembali dengan aman tapi tunggu aku bersihkan banyak sekali darah" liyana lalu membersihkan darah yang ada di tubuh dan baju kagami yang banyak sekali darah.
"Terimakasih liyana bagaimana kakimu sudah sembuh? Dan kau boleh kembali vortex" kagami yang memeriksa liyana menggunakan penglihatan api hitam masih ada luka yang belum sembuh.
"Baiklah tuan" vortex langsung menghilang masuk ke dalam dunia buatan liyana.
"Sudah kok dan kau mau apa?" Liyana yang merasa malu.
"Diam! Masih ada luka kecil" kagami langsung menggunakan 'Dark Of Fury' untuk menyembuhkan kaki liyana.
Setelah beberapa menit akhirnya kaki liyana pun sembuh total semua aliran energi pun lancar.
"Coba sekarang kakimu" kagami yang memaksa liyana memeriksanya.
"Sudah pulih kembali terimakasih kagami" liyana yang berterimakasih kepada kagami.
"Ohh ya siapa laki laki itu? Dan bisakan kita pindah tempat ke tempat yang aman aku tidak menyukai cara melihat para petualang lain?" Kagami yang berbicara sedikit kesal.
"Baiklah ikuti aku" Shiron langsung mengajak kagami dan liyana tapi mereka bertiga di tahan oleh seseorang yang penuh dengan darah dan memakai armor pelindung sangat cerah.
"Ada apa?" Kagami yang bertanya.
"Komandan kami ingin bertemu dengan kalian bertiga apakah bisa?" Tanya seorang penjaga.
"Kebetulan kami sedang mencari tempat untuk istirahat" kagami berbicara kepada penjaga itu.
"Baiklah ikuti saya" Penjaga itu langsung membawa liyana, kagami dan shiron menuju ruangan komandannya yang sudah kembali dari sebelumnya.